Home » » Anggota DPRD Timika Sebut KSB Kelompok Teroris

Anggota DPRD Timika Sebut KSB Kelompok Teroris

Posted by Indonesia Mandiri on April 23, 2021

Kelompok Separatis Bersenjata di Papua sudah sepantasnya ditindak tegas oleh negara 
Timika/Papua (IndonesiaMandiri) – “Ini bukan perjuangan murni. Tapi mereka teroris punya kerja yang begini, bunuh sembarang-sembarang yang melanggar HAM. Saya akan sampaikan ke dunia,” ucap Alminus D Mom, anggota DPRD asal Timika (23/4). Ia juga masih keluarga dari Ali Mom, siswa SMAN 1 Ilaga yang ditembak dan dibacok KSB di wilayah Distrik Beoga, Kabupaten Puncak (15/4/).

Kebiadaban dan kekejaman yang dilakukan oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Papua dengan membunuh masyarakat sipil, guru, anak sekolah dan pemerkosaan serta merusak fasilitas umum seperti sekolah, telah membuat warga Papua marah kepada kelompok bersenjata tersebut dan menilainya sama dengan teroris.

Menurutnya, jika benar KSB adalah pejuang Papua merdeka, seharusnya berjuang sesuai dengan aturan yang berlaku dan bukan asal membunuh masyarakat sipil. “Mereka berjuang untuk Papua, tapi mengapa bunuh orang Papua? Harusnya mereka melindungi masyarakat Papua. Ini perjuangan tidak benar dan ilegal,” kritik Ali. 

Selanjutnya, disampaikan jika pihak KSB tak dapat membuktikan keterlibatan Ali Mom sebagai mata-mata seperti dituduhkannya, maka pihaknya akan menempuh jalur adat maupun jalur lain untuk menuntut pelaku pembunuhan yang dilakukan KSB.

Rentetan kebiadaban dan kekejaman KSB juga mendapatkan kecaman keras dari Ali Wanggai Kabiay (Tokoh Pemuda Papua) dengan membuat petisi, dialamatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia dari Aceh sampai Papua, BNPT, DPR RI, Presiden, serta TNI-Polri.

Dalam petisi (https://www.change.org/p/masyarakat-indonesia-dari-aceh-sampai-papua-dan-bnpt-dpr-ri-presiden-pemerintah-tni-polri-merubah-status-tpn-pb-opm-kkb-menjadi-teroris) itu, Ali Wanggai Kabiay menilai, karena aksi kekejaman yang selama ini dilalukan KSB di Papua, maka sudah sepantasnya organisasi perjuangan TPN PB, OPM, dan KKB dinaikkan statusnya sebagai organisasi atau kelompok teroris. Sehingga layak ditindak dengan tegas olehn aparat keamanan sesuai aturan yang berlaku.

Karena, tambah Ali Wanggai Kabiay, akselarasi pembangunan di Papua di berbagai sektor harus berjalan dengan baik. Karena rakyat di Papua ingin hidup dalam tingkat kenyamaman dan Kamtibmas yang baik (bp).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri