Sejarah Kelam Jalan Raya Pos (Daendels)

Jalan Daendels dulu dan sekarang
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Jalan Raya Pos (bahasa Belanda: De Grote Postweg) adalah jalan yang panjangnya kurang lebih 1000 km yang terbentang sepanjang utara Pulau Jawa, dari Anyer sampai Panarukan. 
Dibangun pada masa pemerintahan Gubernur-Jenderal Herman Willem Daendels. Pembangunan jalan raya ini dimulai pada 29 April 1808 dan rampung pada 25 Mei 1808. Jalan tersebut dinamai demikian karena Daendels membangun sebanyak 50 kantor pos di antara Batavia dan Surabaya untuk mempercepat komunikasi dengan para pejabatnya.

Jalan tersebut dibangun sebagai langkah Hindia Belanda untuk menjaga Pulau Jawa dari serangan Inggris. 
Sedangkan Panarukan dipilih karena dekat daerah lumbung gula di Besuki dan dengan tanah-tanah partikelir yang menghasilkan produk-produk tropis penting.

Beberapa Daerah yang Dilalui Jalan Pos, antara lain:

- Anyer
- Tangerang
- Jakarta
- Bogor
- Cianjur
- Bandung
- Sumedang
- Cirebon
- Tegal
- Pekalongan
- Semarang
- Demak
- Kudus
- Rembang
- Tuban
- Gresik
- Surabaya
- Probolinggo dan 
- Panarukan

Dampak positif dari pembuatan jalan raya dari Anyer hingga panarukan yaitu, dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan perjalanan, serta dijadikan sebagai objek pariwisata.

Sedangkan dampak negatifnya adalah dalam pembuatan tersebut menimbulkan banyak korban karena dipaksa kerja rodi.

Kini, jalur pesisir utara yang menghubungkan antar wilayah di Pulau Jawa tersebut masih berfungsi penting, khususnya sebagai jalur mudik dan distribusi barang serta jasa. (FM)

Lebih baru Lebih lama