Selasa, 14 Agustus 2018

unjungan Presiden Jokowi ke Lombok Percepat Recovery Pariwisata

Lombok (IndonesiaMandiri) - Kunjungan Presiden Joko Widodo bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja melihat langsung korban gempa di Lombok membawa dampak positif pada percepatan recovery pariwisata di Lombok. Presiden Jokowi yang sempat bermalam di lokasi gempa (13-14/8),memberikan arahan kepada para pejabat terkait agar penanganan purna gempa dapat berjalan baik dan perekonomian wilayah setempat segera pulih.

Menpar Arief Yahya memuji langkah cepat Presiden untuk recovery kepada masyarakat, seperti pembenahan rumah sakit, perumahan, infrastruktur dasar dan utilitas dasar yang kesemuanya berkaitan langsung dengan ekosistem pariwisata. “Semua yang disentuh Pak Presiden Jokowi itu akan mempercepat ekosistem pariwisata di Lombok, NTB  sebagai salah satu destinasi pariwisata terbaik dunia,” kata Menpar Arief Yahya, usai memantau perkembangan terkini di Tim Crisis Center Kementerian Pariwisata di Gedung Sapta Pesona Jakarta (14/08).

Menpar Arief Yahya menjelaskan, industri pariwisata itu tidak bisa berdiri sendiri karena untuk unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) harus melibatkan banyak pihak lain antara lain airlines, airport, authority, security, healty and hygiene, environment sustainability, maupun ICT dan lainnya. “Semua yang disentuh Presiden impact-nya sangat besar dalam recovery pariwisata Lombok,” jelas Menpar Arief Yahya.

Dalam kunjungannya ke korban gempa Lombok, Presiden Jokowi juga menyinggung gempa yang terjadi di Rinjani pada 29 Juli 2018 lalu yang sempat berdampak pada wisman Thailand dan Malaysia. Presiden mengatakan, masih ada tiga desa yang belum terjangkau karena posisinya menuju ke puncak Gunung Rinjani yang sulit dicapai oleh motor apalagi mobil. "Saya sudah perintahkan kepada Panglima TNI supaya diselesaikan masalah yang ada karena di sini sebenarnya _stand by_ empat heli yang bisa digunakan," tegas Presiden Jokowi.

Sementara itu Tim Crisis Center Kemenpar hari itu juga memastikan ke dermaga Gili Trawangan dan Gili Air. “Saat ini bersama Yon Zipurmar sedang mempercepat berfungsinya dermaga pariwisata di teluk Nare,” ungkap Kadispar NTB Lalu M Faozal melaporkan lewat video conference dengan Menpar Arief Yahya di Cricis Center Kemenpar.  

Menpar Arief Yahya mengatakan, permintaan dari wisatawan mancanegara (wisman) diantaranya dari Australia mulai banyak, mereka meminta Kemenpar memberi kepastian kapan Lombok siap menerima kunjungan wisman lagi. “Mereka meminta agar ada percepatan recovery sehingga bisa dibuka bagi wisman. Saya sedih sekaligus gembira dan senang. Sedih karena belum berani membuka karena masih proses recovery, senang karena publik dunia meyakini bahwa proses recovery bisa cepat,” ungkap Menpar Arief Yahya (aa/ab).

Foto: Dok.Kemenpar


Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kunjungi Pengungsi di Lombok

Lombok (IndonesiaMandiri) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mendampingi Presiden Joko Widodo mengunjungi langsung para tenda pengungsi di tiga titik yaitu Desa Pemenang Barat, Pemenang Timur dan Bangsal Kecamatan Pemenang. 

Rombongan Presiden yang sempat bermalam di Lombok, Setibanya di titik pengungsi, membagikan bantuan langsung kepada warga korban (14/8).

Menurut data sementara Badan Penanggulangan Bencana Nasional, jumlah korban jiwa akibat gempa bumi di Lombok terus bertambah menjadi 436 orang hingga Senin (13/8).

Turut hadir pada kegiatan tersebut, diantaranya Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kabasarnas Marsdya TNI Muhammad Syaugi, Gubernur NTB TGB Muhammad Zainul  Majdi, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmad Juri, Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo (ar/ab).

Foto: Puspen TNI


Akselerasi Rehabilitasi Terpadu Bagi Personil Disabilitas Kodam XVI/Pattimura

Ambon (IndonesiaMandiri) - Kegiatan Akselerasi Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas Personel Kementerian Pertahanan dan TNI di Wilayah Kodam XVI/Pattimura secara resmi dibuka oleh Wadan Rindam XVI/Pattimura Kolonel Inf Lubis bertempat di Baileo Slamet Riyadi Korem 151/Binaiya, Jln. Ahmad Yani Kec. Sirimau, Ambon (14/8).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada para penyandang disabilitas. Akselerasi rehabilitasi terpadu juga bertujuan untuk membentuk penyandang disabilitas menjadi insan yang mandiri dan produktif dengan penguasaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Keterampilan, diharapkan dapat melaksanakan pekerjaan sesuai bakat, minat dan tingkat kemampuan masing-masing serta dapat melaksanakan fungsi sosial secara wajar dalam masyarakat.

Pangdam XVI/Pattimura dalam amanat yang dibacakan Kolonel Inf Lubis mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim Akselerasi Rehabilitasi beserta anggota, karena telah meluangkan waktunya untuk datang di Kodam XVI/Pattimura dalam rangka memberikan latihan dan keterampilan bagi penyandang disabilitas personel TNI di Wilayah Kodam XVI/Pattimura.

Kegiatan Akselerasi rehabilitasi terpadu dihadiri oleh 60 orang disabilitas terdiri dari personel Kemhan dan TNI khususnya wilayah Kodam XVI/Pattimura. Kegiatan pelayanan rehabilitasi terpadu ini dilaksanakan selama tiga bulan, mulai 15 Agustus hingga November 2018 (fm).

Foto: Pendam 16
Kaskoarmada II Sambut Satgas Yonif Raide 515/UTY Dari Maluku

Surabaya (IndonesiaMandiri) - Kepala Staf Koarmada (Kaskoarmada) II Laksamana Pertama TNI I N.G. Sudihartawan mewakili Pangkoarmada II menerima kedatangan Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Marga Taufiq dalam rangka penyambutan Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Raider 515/Ugra Tapa Yudha/UTY Kostrad di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung Surabaya (14/8).

Kedatangan Satgas Yonif Raider 515/UTY/9/2 yang telah purna tugas melaksanakan pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) Maluku/Maluku Utara ini, diberangkatkan sejak 27 Agustus 2017 bermarkas di Tanggul, Jember, Jatim dipimpin Letkol Inf Syafruddin.

Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan ucapan selamat datang dan tiba kembali di pangkalan serta terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya atas hasil pelaksanaan tugas dan pengabdian selama di daerah penugasan.

“Kurang lebih sembilan bulan melaksanakan tugas di daerah rawan konflik Maluku/Maluku Utara cukup untuk memberikan pengalaman yang sangat berharga, hendaknya pengalaman penugasan ini dapat dijadikan pembanding dan pemikiran positif sebagai bekal dalam membina dan meningkatkan kemampuan para prajurit Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad guna mempersiapkan diri dalam melaksanakan tugas-tugas ke depan”, pesannya.

Pangdivif 2 Kostrad berharap dengan keberhasilan yang telah dicapai di daerah operasi jangan membuat sombong dan bersikap tinggi hati, yang pada akhirnya dapat merugikan nama satuan. “Jaga kehormatan dan jati diri kalian sebagai prajurit Kostrad sehingga pada pelaksanaan tugas ke depan nama satuan Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad akan lebih baik,” tegas Pangdivif 2 (sat).

Foto: Dispen Armada II


Lanal Dumai Gagalkan Penyelundup 20 Ton Tekstil Dan 584 Dus Miras Ilegal

Dumai/Riau (IndonesiaMandiri) - Pangkalan TNI AL Dumai berhasil menggagalkan beberapa kasus penyeludupan di wilayah kerjanya, dimana terakhir adalah keberhasilan penangkapan tiga kapal yaitu KM. Rena GT 25 membawa muatan 20 ton Tekstil illegal, KM. Pazri III GT 3 dan KM. Alni GT 3 ber mmuatan Miras di Sungai Enok Dalam, ujar Danlanal Dumai Ltk Laut (E)  Yose Aldino saat jumpa pers di Dermaga KAL Sungai Dumai (13/8).

Danlanal Dumai menjelaskan, keberhasilan tersebut diawali penangkapan Miras pada Sabtu (28/7) oleh Anggota Pos Angkatan Laut (Posal) Tanjung Datuk Lanal Dumai bersama Kodim 0302/Inhu yang menangkap satu unit Truk dengan No.Pol. BD 8713 AO membawa muatan 456 kardus berisi minuman Keras (Miras) illegal di daerah Kempas Jaya Inhil Riau. Kasus ini diserahkan ke Reskrimsus Polda Riau untuk proses hukum lebih lanjut. 

Selanjutnya pada hari Rabu (1/8), Lanal Dumai telah menggagalkan penyelundupan Kepiting Petelor yang dibawa menggunakan speedboat 200 PK, diduga akan diselundupkan ke Malaysia. Proses hukum diserahkan ke Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Riau.

Lalu Sabtu (4/8), di Perairan Pulau Cawan, Lanal Dumai telah menangkap KM. Rena GT 25 membawa muatan Tekstil dari Batam. Selang beberapa hari tepatnya pada hari Kamis (9/8), di Sungai Enok Dalam, Lanal Dumai menangkap KM. PAZRI III dan KM. ALNI dengan muatan ratusan kardus Minuman Keras (Miras) berbagai merek.

Menurut Danlanal, kasus penyelundupan minuman keras illegal dengan berbagai merek yang digagalkan didaerah Kempas Jaya Inhil dan terakhir di daerah Sungai Enok total berjumlah sekitar 1.040 kardus miras illegal yang diperkirakan seluruhnya bernilai ± 3,64 miliar, serta penyelundupan ekspor Kepiting tanpa dilengkapi dokumen dan perijinan dengan berat sekitar 800 kg kepiting bernilai ±  50 Juta, sedangkan penyelundupan Tekstil dari luar negeri tanpa bea masuk jumlahnya sekitar 20 ton nilainya diperkirakan mencapai ± 600 Juta. Jadi, Lanal Dumai telah berhasil menyelamatkan negara dari total kerugian yang diperkirakan senilai lebih dari Rp 4,5 miliar rupiah.

Keberhasilan ini juga berkat peran serta dari masyarakat sekitar yang telah memberikan informasi tentang kegiatan ilegal atau kegiatan melanggar hukum kepada pihak Lanal Dumai yang membuka hotline/pusat aduan untuk menerima segala bentuk laporan kejadian di laut mulai dari keamanan, keselamatan navigasi maupun pelayaran, pencurian di laut, kecelakaan laut, hingga kegiatan penyeludupan/illegal ataupun pelanggaran laut lainnya.

“Untuk itu masyarakat kapanpun dapat menghubungi atau memberikan laporan kepada Lanal Dumai melalui Layanan ‎Hotline Lanal Dumai via Telpone : 0812-7707-9060/WA : 0812-6855-0008. Nomor ini 24 jam ada operatornya dan selalu siap menerima informasi/laporan terkait bidang Maritim/Kelautan di wilayah kerja Lanal Dumai. Kami senantiasa berharap kerjasama dan bantuan dari masyarakat maupun stakeholder di laut untuk bisa memberikan informasi ke Lanal Dumai demi keamanan laut di wilayah kerja Lanal Dumai“, tegas Danlanal (lw).

Foto: Dispen Armada I


Festival Danau Sentarum Bakal Tarik Wisatawan Dari Perbatasan Negara

Jakarta (IndonesiaMandiri) - “FDS/Festival Danau Sentarum 2018 menjadi salah satu even untuk memicu masuknya wisman cross border melalui Pos Lintas Batas Negara/PLBN Badau. Untuk menarik wisman cross border Kemenpar menggelar festival FDS dan Festival Perbatasan,” ujar Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti didampingi Bupati Kapuas Hulu A.M. Nasir dan Ketua panitia FDS 2018, H. M Sukri dalam jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (13/08).

Lokasi Danau Sentarum di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, memang tak terlalu jauh dari PLBN Badau, yakni sekitar dua jam perjalanan darat menuju negara sahabat Malaysia. Demikian pula Brunei bisa dijangkau dari perbatasan darat Kalbar.

Di Kapuas Hulu, menjadi kian menarik para wisatawan nusantara (wisnus) dan mancanegara (wisman) untuk berkunjung karena di dalamnya ada dua Taman Nasional yang menyimpan segudang keanekaragaman hayati sekaligus pesona ekowisata, yaitu Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) dan Taman Nasional Betung Karihun (TNBK),
Bupati Kapuas Hulu A.M. Nasir mengatakan Kabupaten Kapuas Hulu memiliki 3,1 juta ha hutan sebanyak 51,56% di antaranya dijadikan sebagai kawasan konservasi yaitu TNDS seluas 800 ribu ha, TNBK 132 ribu ha, dan hutan lindung lainnya.

“Event FDS 2018 kami jadikan sebagai sarana melestarikan budaya dan alam yang selaras dengan status Kapuas Hulu sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) serta Heart of Borneo (HoB), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sebagai Kabupaten Konservasi, dan Kawasan Perbatasan Negara (KPN) yang berbatasan langsung dengan Sarawak- Malaysia,” jelas A.M. Nasir.

A.M. Nasir menjelaskan, pengembangan pariwisata di Kapuas Hulu sudah lama menjadi prioritas karena dengan memanfaatkan kawasan konservasi sebagai ekowisata menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat dan daerah dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi.

“Kita sadar pengembangan kepariwisataan bukan hal yang mudah, butuh waktu dan kerjasama para pihak. Oleh karena itu, kami terus mendorong dan memacu kerjasama dengan para pihak baik itu dalam lingkup nasional seperti Kementerian Pariwisata, Kementerian LHK melalui Balai Besar TNBKDS, dan Kementerian terkait lainnya, serta para NGO yang bekerja di Kapuas Hulu yang memiliki konsen terhadap pengembangan wisata, khususnya ekowisata,” papar A.M. Nasir.

Penyelenggaraan festival budaya yang mengangkat tema ‘Memacu Ekowisata Lintas Batas di Jantung Borneo’ ini akan berlangsung pada 25-28 Oktober 2018 mendatang di empat tempat berbeda yaitu Putussibau sebagai kota Kabupaten Kapuas Hulu, Lanjak sebagai kecamatan yang berada dalam Kawasan Danau Sentarum, sebagai pusat kegiatan, Badau sebagai kota diperbatasan antara Indonesia dan Malaysia, serta Sriaman sebagai kota _starting point_ kegiatan bersepada di Jantung Borneo.

Seperti diketahui kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kapuas Hulu menujukkan tren meningkat. Tahun 2018 jumlah kunjungan wisatawan ke Kapuas Hulu sebanyak 16.702 wisatawan terdiri atas 3.816 wisman dan 12.806 wisnus. Kunjungan wisatawan tahun ini diproyeksikan akan meningkat dengan adanya event FDS 2018 yang mentargetkan kunjungan 7.000 wisnus dan 800 wisman (pn/ab).


Foto: Dok.Kemenpar


Lantamal I Selamatkan Sembilan ABK Kapal Terbakar Di Perairan Belawan

Belawan/Sumut (IndonesiaMandiri) - Unsur kapal Satuan Patroli/Satrol KAL Viper Satrol Lantamal I menyelamatkan ABK (anak buah kapal) KM. Aries GT 28 yang mengalami kebakaran saat melaut untuk mencari ikan pada posisi 04° 01’ 278” U - 098° 47’ 832” T, (9 mil arah utara Bui 2)  di Perairan Belawan (13/8).

Kejadian kebakaran bermula saat salah satu ABK melihat api yang berasal dari ruang mesin, dan mencoba memadamkan nya dengan menyiram menggunakan air laut. Karena angin bertiup kencang maka api kian membesar, sehingga seluruh ABK berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Kebakaran tersebut memicu baterai accu kapal meledak disusul dengan ledakan pada tangki bahan bakar. Akibat ledakan tersebut, menimbulkan asap yang semakin mengepul ke udara dan hal ini dilihat secara visual oleh KAL Viper Lantamal I yang sedang melaksanakan patroli laut disekitar Perairan Belawan.

Komandan KAL Viper Mayor Laut (P) Firman memerintahkan kapal menuju lokasi asap yang mengepul. Setiba dilokasi ternyata ditemukan kapal nelayan yang tenggelam setelah mengalami kebakaran. KAL Viper langsung memberikan pertolongan dengan mengevakuasi terhadap tujuh orang dari sembilan ABK KM. Aries yang selamat dan mengapung dipermukaan laut, sedangkan dua ABK lainnya sampai saat ini belum diketemukan.

ABK yang selamat dievakuasi KAL Viper ke Dermaga Mako Lantamal I, dan salah seorang ABK yang mengalami luka bakar langsung dibawa menuju Rumkital Komang Makes. Tim SAR Lantamal I terus melanjutkan pencarian terhadap dua ABK KM. Aries yang belum ditemukan (rm).

Foto: Dispen Armada I


Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kunjungan Kerja ke Lombok

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo melaksanakan kunjungan kerja meninjau langsung ke lapangan akibat gempa bumi Lombok 5 Agustus lalu yang telah menimbulkan banyak kerusakan dan menelan korban jiwa.

Rombongan Presiden menuju Posko Penanganan Darurat Bencana Gempa di Lapangan Tioq Tata Tunaq, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara (13/8). Panglima TNI bersama Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menerima paparan dari Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani selaku Komandan Penanganan Darurat Bencana, diantaranya data terkini di lapangan meliputi bangunan perkantoran, sekolah, rumah dam jumlah korban, pendistribusian logistik, bantuan kesehatan dan langkah-langkah penanganan yang sudah dilaksanakan beberapa hari terakhir ini.

Selanjutnya rombongan meninjau pasien yang dirawat di Rumkitlap (rumah sakit lapangan) TNI yang berada di halaman Kantor Bupati Lombok utara. Turut hadir pada kegiatan tersebut, diantaranya Menteri PUPR Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., Kabasarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, S.Sos., M.M., Gubernur NTB TGB Muhammad Zainul  Majdi, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmad Juri, S.H., M.Hum, Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo (ar/ab).

Foto: Puspen TNI