Bukan Terkini tapi Penting

Bali Declaration Mendapat Apresiasi Global pada COP 24

Upaya pelestarian laut di Indonesia dipuji dunia 
Katowice/Polandia (IndonesiaMandiri) - Permasalahan lingkungan laut kian menjadi perhatian masyarakat internasional. Pertemuan IGR-di Bali akhir Oktober 2018, misalnya, telah menghasilkan kesepakatan antar negara perlindungan lingkungan laut dari aktivitas-aktivitas berbasis lahan, mendapat apresiasi berbagai negara.

Dalam High Level Dialog on The Integrative Glogal Agenda to Protect The Marine Environment From Land-Based Activities di Paviliun Indonesia pada COP 24 UNFCCC di Katowice Polandia, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK mengatakan, “kesepakatan hasil pertemuan IGR-4 atau Bali Declaration ini sangat strategis, mengingat semakin meningkatnya kompleksitas tekanan terhadap lingkungan laut yang bersumber dari kegiatan di daratan, dan telah menimbulkan pencemaran dan kerusakan lingkungan laut, seperti meningkatnya nutrien, air limbah (waste water), dan sampah laut (marine litter).”

Bali Declaration berisi kesepakatan dua agenda utama IGR-GPA. Pertama, pengarusutamaan perlindungan ekosistem pesisir dan laut, khususnya dari ancaman lingkungan yang disebabkan oleh peningkatan nutrisi, air limbah, sampah laut dan mikroplastik. Kedua, meningkatkan pengembangan kapasitas, pengetahuan dan berbagi pengetahuan melalui kolaborasi dan kemitraan yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil dan para ahli di tingkat regional dan global dalam perlindungan ekosistem pesisir dan laut dari kegiatan berbasis lahan dan sumber polusi.

UN Assistent Secretary-General, Satya S. Tripadi, mengapresiasi kinerja dan kepemimpinan Indonesia di bidang perlindungan lingkungan laut. “Kami berterima kasih kepada Indonesia, yang telah mengawali pertemuan penanganan sampah di laut dan menghasilkan Bali Declaration”, ucap Satya.

Setelah 23 tahun pelaksanaan GPA di tingkat global, regional dan nasional, maka pada pertemuan antar pemerintah yang ke-empat (IGR-4) di Indonesia, negara-negara menyepakati hasil review pelaksanaan program aksi di tingkat global, regional dan nasional selama periode tahun 2012-2017, Future of the Global Programme of Action pada periode tahun 2018–2022, dan program aksi yang akan dilaksanakan pada periode tahun 2018–202, yang dituangkan dalam Bali Declaration (dk).
Share:

Lanal Dabo Singkep Sosialisasikan Keselamatan Pelayaran

TNI AL selalu beri sosialisasi keselamatan pelayaran
Dabo Singkep/Kepri (IndonesiaMandiri) -Pangkalan TNI AL (Lanal) Dabo Singkep bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Laut Provinsi Kepulauan Riau dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lingga melaksanakan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran kepada nelayan dan masyarakat pengguna laut setempat, di Gedung Pertemuan Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (10/12).

Para pengguna laut tradisional banyak yang belum memahami tentang pentingnya keselamatan berlayar. Itu sebabny salah satu misi Lanal Dabo Singkep dalam pembinaan potensi maritim melalui komunikasi sosialnya kepada nelayan.

Tujuan kegiatan ini untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat pengguna laut akan pentingnya keselamatan pelayaran serta kelengkapan dokumen kapal.

Sosialisasi ini disampaikan Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Arif Rahman, narasumber dari Dinas Perhubungan Laut Provinsi Kepri Basri Yasin, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lingga Ilyas. Selain sosialisasi keselamatan pelayaran tersebut, Lanal Dabo Singkep juga melakukan peluncuran dan pembagian sticker Hotline Lanal Dabo Singkep serta pembagian life jacket kepada 50 nelayan Penuba dan sekitarnya (bp).

Foto: Dispen Armada I 
Share:

Garuda Indonesia Bakal Layani Penumpang Dari Bandara Kertajati

Bandara baru Kertajati mulai ramai 
Cengkareng (IndonesiaMandiri) - MaskapainGaruda Indonesia resmi mengumumkan pengoperasian layanan penerbangan dari bandara internasional baru, Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, ditandai dengan pengoperasian layanan rute penerbangan Kertajati - Tanjung Karang - Palembang pp mulai 18 Desember 2018 dan Kertajati - Balikpapan - Tarakan pp pada 21 Desember 2018 mendatang.

Pengoperasian layanan penerbangan Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Kertajati ditandai dengan kegiatan bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di acara “Ngariung Bareng BIJB” di Hotel Merlyn Park, Jakarta, dihadiri Dirjen Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti, Direktur Utama Bandara Internasional Kertajati Virda Dimas Ekaputra (11/12).

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menyambut baik dan menyebut, “hadirnya Garuda Indonesia sebagai National Flag Carrier di Bandara Internasional Kertajati tersebut merupakan momentum tersendiri dalam upaya pengembangan jaringan penerbangan yang dilayani oleh Bandara Internasional Kertajati”.

Sementara itu, Direktur Layanan Garuda Indonesia Nicodemus P. Lampe mengatakan, “sejalan dengan komitmen pengembangan jaringan penerbangan nasional yang dilaksanakan Garuda Indonesia Group, hadirnya layanan penerbangan rute Kertajati - Lampung - Palembang pp dan Kertajati - Balikpapan - Tarakan pp tersebut tentunya kami harapkan dapat mendukung upaya percepatan peluang kawasan ekonomi baru di wilayah Jawa Barat bagian Timur dan sekitarnya” (ma).

Foto: Dok. HumasGA 
Share:

KLHK Hibahkan Alat PESK Ke Pemda Lebak

Pemerintah serius berantas penggunaan merkuri 
Lebak/Banten (IndonesiaMandiri) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK hibahkan alat Pengolahan Emas Skala Kecil (PESK) kepada Pemda Kabupaten Lebak, Banten, terkait pengurangan sekaligus pelarangan penggunaan merkuri (11/12).

Sejak 2017, Pemerintah Indonesia melalui KLHK sudah teken tentang Konvensi Minimata mengenai merkuri, terutama dalam hal penambangan emas. Karena penggunaan merkuri sangat membahayakan kesehatan dan lingkungan.

Oleh karenanya KLHK sebagai yang dimandati jalankan Konvensi Minanata, gencar melakukan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya melalui pemberian alat PESK berkapasitas 1500 kg batuan emas per batch (satu kali proses) memakai sianida selama tiga hari melalui lima tahapan proses.

Proses tersebut lebih ramah lingkungan, yaitu kominusi, penindian, recovery emas, peleburan emas dan pengolahan limbah. Pada akhir proses sisa sianida diolah sebelum dibuang ke tempat aman. KLHK juga melibatkan BPPT (Badan Pengkajian Penerapan Teknologi) dan stake holder lainnya untuk membuat teknologi ramah lingkungan guna memberantas bahaya merkuri (dk).

Foto: Dok. KLHK 
Share:

Seribuan Warga Padati Bakti Sosial Kesehatan Di Hari Nusantara

Masyarakat sedang diperiksa tim kesehatan TNI AL
Banggai/Sulteng (IndonesiaMandiri) -Dalam memaknai Hari Nusantara/Harnus pada 13 Desember, TNI AL jalankan bakti sosial kesehatan. Satgas Harnus 2018 mendapat respon luar biasa dari masyarakat Banggai, yang dipadati lebih 1.200 orang di Puskesmas Desa Uling,  Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, dan “kapal rumah sakit” KRI dr. Soeharso-990 (11/12).

Dibawah pimpinan Kadiskes Koarmada II Kolonel Laut (K) dr. Andi Abdullahas Kesehatan Koarmada II (Diskes Koarmada II) sebagai pelaksana sekaligus penanggung jawab kegiatan, bekerja sama dengan personel RSUD Banggai, Dinkes, PMI dan BKKBN setempat, dan juga perangkat Desa Uling, melayani serbuan masyarakat yang ingin memeriksa kesehatannya.

Ada sembilan pelayanan kesehatan diberikan kepada  masyarakat setempat, seperti Pelayanan Umum, Gigi, Khitan, KB, Donor Darah, Radiologi (Rontgen), Poli Mata, Operasi Katarak, dan Pelayanan Apotek. Pelayanan kesehatan selama dua hari (11-12/12) ini dipenuhi pasien baik dari usia balita hingga lansia.

Hari Nusantara yang jatuh pada 13 Desember di Luwuk dan rencananya akan dihadiri Presiden Jokowi, telah digelar beberapa kegiatan melibatkan masyarakat Banggai, dan juga masyarakat umum. Kegiatan tersebut antara lain Mancing Mania, Pameran dan Penyuluhan, dan baksos Kesehatan (ma).

Foto: Dispen Armada II 
Share:

Geliat Wisata NTT Terus Meningkat Signifikan

Labuan Bajo jadi primadona wisman kunjungi NTT 
Kupang/NTT (IndonesiaMandiri) - Lonjakan arus wisatawan melalui transportasi udara ke sejumlah kota di Nusa Tenggara Timur/NTT terus tampak. Ini dibahas oleh pengelola bandara Indonesia Tengah dan Timur, Angkasa Pura/AP I, saat Talkshow tentang “Exploring The Amazing Destination at East Nusa Tenggara, di Hotel Aston, Kupang (11/12).

Kegiatan Focus Group Discussion yang digagas AP I sejak 2015 bertujuan mendongkrak keunggulan daerah dengan potensi pariwisata dan bisnisnya dengan cara kolaborasi pemerintah daerah, maskapai, hotelier, pelaku UKM, serta stakeholders pariwisata lainnya. Ini sejalan program pemerintah yang gencar jadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan.

"Kota Kupang adalah gerbang utama bagi NTT baik dalam mendukung kegiatan ekspor-impor maupun sebagai hub pariwisata dimana konektivitas udaranya dikontribusi oleh penerbangan perintis intra 13 bandara. Per Desember 2018, setidaknya terdapat 258 penerbangan per minggu (outbound) dari Kupang dengan kapasitas sebesar 24.255 kursi," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi.

Daerah NTT lainnya yang kini populer adalah Pulau Komodo, Danau Kelimutu di Ende, dan juga beberapa destinasi pantai lainnya. Adapun jumlah Wisatawan domestik di wilayah NTT masih didominasi oleh Kota Kupang sebesar 50%, sementara wisatawan mancanegara (wisman) dikontribusi oleh Kabupaten Manggarai Barat (Labuan Bajo) sebesar 62%, Ende 8%, Sikka (Maumere) 8%, dan Kota Kupang 7%. Dari data Balai Taman Nasional Komodo, kunjungan wisman Januari-Agustus 2018 mayoritas dari Australia (8.100 orang). Inggris (7,300), Spanyol (6.900), Jerman (6.400), dan Amerika Serikat (6.000).

AP I beri insentif full berupa bebas biaya landing fee kepada maskapai yang membuka rute baru selama enam bulan serta bebas biaya promosi di bandara selama satu bulan. Insentif full biaya landing fee juga diberikan kepada maskapai yang membuka rute baru di Bandara Pattimura Ambon dan Bandara Frans Kaisiepo Biak (ma).

Foto: abri 
Share:

Arsip