Senin, 19 November 2018

Menteri Pariwisata Hadir&Yakinkan Wisman Di Pameran Pariwisata Tiongkok
Shanghai/Cina (IndonesiaMandiri) - Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut China International Travel Mart/CITM di Shanghai New International Expo Center (SNIEC) pada 16-18 November 2018. Kehadiran sang menteri juga untuk menambah keyakinan wisatawan mancanegara/wisman dan pegiat industri pariwisata Tiongkok bahwa pasar Indonesia sangat aman.

“Saya terbang ke Beijing untuk melobi dan menjelaskan ke media di sana bahwa Bali aman. Mengumpulkan sekitar 400-an pelaku industri pariwisata Tiongkok, tour agent, tour operator, business gathering, untuk kembali menjual paket wisata ke Bali, sampai-sampai dalam satu hari ada sembilan meetings,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya juga berusaha meyakinkan China National Tourism Administration/CNTA bahwa Bali aman. “Saat itu, saya langsung terbang dari Beijing ke Kunming, lanjut ke Chiang Mai, dan merancang pertemuan khusus dengan CNTA di sela-sela ATF 2018, pertemuan antar menteri Pariwisata se ASEAN. Saya masih ingat, di situlah bertemu Mr Du Jiang, Vice Chairman of CNTA, 25 Januari 2018,” papar Menpar Arief Yahya.

Arief Yahya didampingi Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok/RRT Djauhari Oratmangun dan Konsul Jenderal RI di Shanghai Siti Mauludiah juga bertemu dengan Wakil Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Tiongkok Yu Qun di pavilion Wonderful Indonesia Hal E-5, SNIEC, Shanghai. Yu Qun apresiasi kehadiran Wonderful Indonesia di CITM dan mendorong masyarakatnya berwisata ke Indonesia. “Kami masih tetap akan menganjurkan masyarakatnya untuk berwisata ke Bali, Indonesia,” ucap Yu Qun, di Paviliun Wonderful Indonesia di CITM Shanghai (pn/ab).

Foto: Dok. Kemenpar 
TNI AD Sabet Bersih Medali Emas Hari Pertama AARM
Malaysia (IndonesiaMandiri) - Baru di hari pertama lomba menembak antara Angkatan Darat, Asean Armies Rifle Meet/AARM ke-28 di Lapangan Terendak Camp, Melaka Malaysia, kontingen TNI AD telah sabet seluruh medali emas (18/11). “Hari Minggu ini, tim TNI AD yang bertanding di AARM ke- 28, berhasil mempersembahkan 7 medali yaitu 4 emas, 1 perak dan 2 perunggu," urai Kadispenad, Brigjen TNi Candra Wijaya.

Menurutnya, dalam cabang lomba pistol putri, match 1 individual putri seluruh medali diborong oleh TNI AD yaitu Sertu Pratiwi nilai 294,15, disusul Sertu Karlelis dan Serka Eva sebagai juara kedua dan ketiga.

'Raihan prestasi tersebut, tidak hanya menjawab tantangan Kasad atau Wakasad saja, namun juga membuktikan bahwa TNI AD akan senantiasa memberikan segalanya yang terbaik demi rakyat dan bangsa Indonesia," tegas Candra.

Dengan raihan medali tersebut, Kontingen TNI AD yang dipimpin Mayor Inf Amril Haeruman Tehupelasury ini kokoh di urutan teratas klasemen sementara dan disusul Kontingen Thailand dengan 3 perak dan 1 perunggu, serta Kontingen Malaysia diurutan ketiga dengan 1 perunggu. “Kita semua berharap dan berdoa, semoga Kontingen Indonesia mampu meraih prestasi yang membanggakan dan melanjutkan tradisi sebagai juara umum", ungkap Candra (ab/ded).
Forum Komunikasi Staf Ahli Sinergi Strategj Majukan Pariwisata
Jakarta (IndonesiaMandiri) - “Pariwisata menyentuh langsung perekonomian masyarakat. Maka perlu perhatian khusus dalam pengembangannya. Untuk itu kerjasama dengan berbagai pihak harus dilakukan dengan baik," ujar Ukus Kuswara, Sekretaris Kementerian Pariwisata, saat berbicara dalam Forum Komunikasi Staf Ahli lintas kementerian (Kemenhub, Kemenpar, Kemenlu, Kemenkomaritim), di Grand Sahid Hotel, Jakarta (15/11).

Semua pihak sepakat, Kementerian/Lembaga melalui para staf ahli memberikan dukungan lintas sektor terhadap pembangunan pariwisata di Indonesia. Selain itu, lahirnya sebuah wadah/forum khusus staf ahli kementerian/lembaga memudahkan komunikasi untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Berbeda dari 2018, porsi pemasaran tahun ini mencapai angka 50% dari kegiatan utama yang dilakukan oleh Kemenpar. Selebihnya adalah advertising dan branding sebanyak 30 dan 20%.
Program penjualan dilakukan antara lain melalui even cross border atau misi penjualan yang dilakukan dengan menyasar pada pasar potensial di pusat keramaian dengan melibatkan industri, travel agent, tour operator, termasuk pemerintah daerah yang memiliki potensi besar untuk dijual.

Para stakeholder dipertemukan, pembeli bertransaksi langsung dengan travel agen dan industri di sejumlah negara ‘origin’ (negara yang menyumbangkan inbound terbesar). Misalnya China, Malaysia, Singapura, Australia, dan India. Kelima negara inilah yang pertumbuhan wisatawannya bagus (pn/ab).

Foto: Dok. Kemenpar 

Minggu, 18 November 2018

Kementerian Pariwisata Resmikan Perwakilan VITO Singapura
Singapura (IndonesiaMandiri) - “Kantor ini merupakan kantor resmi pertama kali di dunia, sebagai tempat bekerjanya Visit Indonesia Tourism Officer/VITO yang merupakan perwakilan Kemenpar. Program utama VITO yang harus dijalankan adalah hot deals dan kerjasama airlines,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya saat meresmikan kantor VITO Singapura (15/11).

Menpar Arief Yahya menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan pariwisata tercepat nomor 9 di dunia, di Asia nomor 3, dan ASEAN nomor 1. Sementara itu media Inggris The Telegraph mencatat Indonesia sebagai salah satu dari 20 negara dengan pertumbuhan pariwisata tercepat. "Bahkan mereka menilai pertumbuhan pariwisata Indonesia empat kali lebih tinggi dibanding pertumbuhan regional dan global. Data memang membuktikan klaim tersebut," ungkap Menpar Arief Yahya.

Plt Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani didampingi Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi I Hariyanto menjelaskan, “secara wilayah, Singapura dekat dengan Indonesia, seperti Kepulauan Riau (Kepri) yang memiliki Great Batam.

“Bukan hanya orang-orang Singapura yang bisa dijaring, ekspatriat yang bekerja di sana juga masuk dalam target, baik dari China, India, maupun negara lain di dunia. Ini merupakan alasan pentingnya Kepri untuk menjaring wisatawan asal Singapura,” terang Ni Wayan Giri (aa/fm).

Foto: Dok. Kemenpar 
Potensi Kuliner Indonesia Siap Tanding Di Pasar Dunia
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata/Kemenpar Rizki Handayani Mustafa menilai pameran internasional makanan (international foood exhibitions) seperti SIAL INTERFOOD 2018 mendorong kebangkitan industri kuliner Indonesia yang harus diikuti dengan peningkatan kualitas standar internasional.

“Penyelenggaraan SIAL INTERFOOD 2018 yang diikuti 1.000 peserta dan 75.000 pengunjung mancanegara tidak hanya sebagai even wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition/Event),  tapi juga sebagai event culinary tourism yang mendorong kebangkitan industri kuliner Indonesia dengan diiringi meningkatnya standar kualitas internasional,” jelas Rizki Handayani Mustafa dalam jumpa pers SIAL INTERFOOD 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar (15/11/l).

Rizki didampingi Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Vita Datau Messakh, chef William Wongso, pengusaha kuliner dan artis Titik Kamal, Daud Dharma Salim dan Kristine W Krista dari Krista Exhibition, serta para pengurus GAPMMI pada kesempatan itu menjelaskan, “Industri kuliner kita tumbuh pesat. Dikota-kota besar dan kecil sekarang mudah ditemukan restoran/cafe/resto maupun gerai kopi dengan sajian modern. Kebangkitan kuliner juga tidak lepas dari besarnya devisa dari industri ini yang mencapai 30% dari total pengeluaran wisatawan.”

Chef William Wongso yang juga sebagai penasehat Tim Percepatan Wisata Kuliner mengatakan, belakangan ini terjadi pergeseran dalam industri kuliner dunia khususnya untuk citarasa dari Eropa ke kawasan Asia Tenggara, ternasuk dari Indonesia. Peluang ini yang harus dimanfaatkan kuliner Indonesia untuk tampil (aa/fm).

Foto: Dok. Kemenpar
Belitung Fokus Kembangkan Sektor Pariwisata Sebagai Andalan
Belitung (IndonesiaMandiri) - “Sekarang, buat Belitung pariwisata bisa menjadi nomer satu. Kesadaran masyarakatnya untuk membangun dan fokus terhadap pariwisata pun kian tumbuh. Sebagai indikatornya, PAD Provinsi Bangka Belitung sebesar 43 persen dari sektor pariwisata. Pun begitu dengan pertumbuhan wisatawan asing (wisman) mencapai 83 persen, dan wisatawan nusantara tumbuh sebesar 11 persen," ungkap Haryoso Staf Ahli Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Bangka Belitung,

Festival Tanjung Kelayang misalnya, even tiap tahun (15-19/11) yang telah dilaksanakan dua kali ini, juga telah mengundang banyak wisman dan wisman datang. Dan festival ini sedang dirancang naik kelas ke level internasional.

"Target utama event ini ke lokal dahulu kemudian dilakukan evaluasi soal kepedulian masyarakat khususnya pada wisatawan bahari," ungkap Sahani Saleh, Bupati Belitung, saat pembukaan event Festival Tanjung Kelayang di Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung (15/11).

Pariwisata menuru Sahani, menjadi sektor andalan Kabupaten Belitung. Dengan pariwisata kini banyak investor yang masuk, mulai dari perhotelan dan rumah makan. "Dengan menjadikan Pariwisata sebagai sektor unggulan, pertumbuhan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Belitung sudah hampir 70 persen. Pertumbuhan ini dapat dilihat dari hotel dan rumah makan yang terus tumbuh. Sektor pertambangan mulai terkikis," aku Sahani (ft/ab).

Foto: Istimewa