Jumat, 16 November 2018

Traveloka Gabung Co Branding Promosikan Wonderful Indonesia
Singapura (IndonesiaMandiri) - Kampanye #DiscoverWonderfulIndonesia kian berbuah. Kali ini giliran Traveloka secara resmi bergabung sebagai co-branding Wonderful Indonesia. Kolaborasi ini akan optimalkan informasi pariwisata lengkap dengan program Hot Deals-nya. Penandatanganan kerjasama ini dilakukan di Kantor Traveloka Singapura, langsung oleh Co-Founder Traveloka Albert Zhang, sedangkan Kemenpar dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya (15/11).

“Kami sangat bangga dan terhormat karena bisa bekerjasama dengan Kemenpar RI. Bagaimanapun, kami ingin mendukung program Wonderful Indonesia. Melalui Traveloka, ada banyak kemudahan yang bisa diakses wisatawan dalam memesan amenitas dan atraksi. Kami sudah ada di 6 negara, dan kami siap mempromosikan Wonderful Indonesia,” ungkap Albert.

Target besar dimiliki Wonderful Indonesia di 2019 bidik jumlah kunjungan 20 Juta wisman. Secara kapasitas, platform Traveloka merupakan sistem besar. Dirilis sejak 2012, Traveloka telah beroperasi di
enam negara, Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Aplikasi Traveloka juga sudah diunduh lebih dari 40 Juta pengguna.

Menjadi platform besar, Traveloka menawarkan banyak kemudahan. Ada pemesanan online untuk tiket pesawat, hotel, kereta api, tiket pesawat plus hotel, hingga aktivasi lengkap dengan rekreasi. Selain itu, ada juga konektivitas, transportasi bandara, direktori kuliner, customer service bisa dihubungi 24/7 dalam bahasa lokal. Informasi lanjutan klik www.press.traveloka.com (pn/ab).

Foto: Dok. Kemenpar 
Koarmada II Bantu SAR Kapal TB Fortunisius Tenggelam Di Kaltara
Pulau Bunyu/Kaltara (IndonesiaMandiri) - Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Koarmada II bantu mencari Kapal Tug Boat/TB. Fortunisius 101 tenggelam di perairan Pulau Bunyu Kalimantan Utara , dua kilometer dari Dermaga Garda 7 Buana Pulau Bunyu, Kaltara (12/11).

Patkamla Sekatak, unsur Lantamal XIII dari Koarmada II yang dapat informasi musibah kapal TB Fortunisius, bergerak dari Pelabuhan umum Malundung menuju Pulau Bunyu tempat kapal tersebut tenggelam dengan membawa 10 personel terdiri dari, 3 ABK Patkamla, 3 Penyelam, 1 personel Intel, 1 personel Dinas penerangan dan 1 personel kesehatan.

Selanjutnya tim Penyelam meninjau kapal TB. Meteor yang telah sandar di dermaga Compeyor untuk Loading Batu bara, mengingat Kapal TB. Fortunisius 101 bentuk dan ruangan kapal sama dengan TB. Meteor untuk memudahkan pencarian korban yang di duga masih berada di dalam kapal tersebut.

Proses evakuasi Tim Penyelam Lantamal XIII mengalami kesulitan karena akses masuk ke dalam TB Fortunisius-pun belum berhasil dibuka disebabkan karena pintu tertimpa dampra (ban besar) sehingga menyulitkan Tim Penyelam masuk dan air laut keruh. Informasi dari nelayan setempat telah melihat mayat terapung di Pantai Nibung Pulau Bunyu. Dugaan awal, jenazah tersebut bernama Nasir, merupakan ABK dari TB Fortunisius. Sementara untuk ke 6 korban yang selamat di bawa ke Lantamal XIII Tarakan oleh Dirpolair (lw).

Foto: Dispen Armada II 
Lantamal XII Pontianak Tanamkan Jiwa Bahari Kepada Pelajar
Pontianak/Kalbar (IndonesiaMandiri) - Lantamal XII perkenalkan kesempatan kepada pelajar Taman Kanak/TK Karya Yosef Pontianak mengunjungi dan melihat dari dekat salah satu Unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol), yakni KRI Siribua-859 di Dermaga Mako Lantamal XII, Jalan Kom Yos Sudarso No.1 Jeruju, Pontianak (15/11).

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XII diwakili Pjs. Kadispotmar Letkol Laut (S) Anwar Sanjaya menerima rombongan TK Karya Yosef Pontianak menyebutkan, ini dalam rangka Wisata Bahari di Lantamal XII bertujuan menambah wawasan Cinta Bahari Indonesia sekaligus pengenalan kapal perang TNI AL, baik peralatan alutsistanya khususnya, juga alat teropong lensa yang digemari anak-anak saat berkunjung ke kapal.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Karya Yosef Maria Mui Lie, S.E., M.Pd., mengucapkan terima kasih kapada Lantamal XII yang telah menyambut rombongan berjumlah 47 siswa dan didampingi 6 guru serta dipandu Prajurit Lantamal XII selama kegiatan wisata bahari di Kapal perang TNI AL KRI Siribua-859. “Anak didik kami merasa sangat senang dan bangga dapat berkunjung dan melihat secara langsung Kapal Perang, bahkan ada yang tidak mau turun dari kapal,” ujarnya (rm).

Foto: Dispen Armada II 
Latihan Antar Kecabangan Asah Kemampuan Tempur Prajurit TNI AD
Baturaja/Sumsel (IndonesiaMandiri) - Lebih 4000 prajurit TNI AD mengikutinLatihan Antar Kecabangan (Latancab)2018 di daerah latihan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur), Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan (15/11).
Pada Latancab ini, jajaran Brigade Infanteri (Brigif) 13/Galuh Kostrad dan satuan perkuatannya yang merupakan bagian dari Divisi Infanteri (Divif) 1/Kostrad ditunjuk sebagai pelaku latihan.

Pada latihan tersebut, TNI AD menunjukkan kekuatan alat utama sistem senjata (Alutsista) yang dimiliki, guna mengetahui kemampuan serta kolaborasi taktik antar kecabangan dalam wadah Brigade Tim Pertempuran (BTP). Alutsista modern dan terbaru yang dilibatkan dalam Latancab meliputi pesawat Helly MI 35, Helly Bell 412, Tank Leopard, Meriam 155 mm Caesar, Roket Astros, serta Rudal Mistral. Kali ini, Latancab tidak lagi menggelar demo pertempuran seperti waktu-waktu sebelumnya, tetapi murni melaksanakan latihan pertempuran.

Kasad Jenderal TNI Mulyono yang turut hadir mengatakan, Latancab diselenggarakan untuk meningkatkan akumulasi kemampuan tempur tingkat perorangan hingga satuan setingkat Brigade, yang dilakukan baik secara teknis maupun taktis, melalui penyelenggaraan operasi tempur (Opspur), yang didukung oleh operasi intelijen (Opsintel) dan operasi teritorial (Opster).

“Tujuan dari diselenggarakannya latihan ini, agar seluruh prajurit bisa merasakan seperti apa bergerak dalam hubungan Brigade, serta mengerahkan Alutsista yang canggih, sehingga kita dapat mengevaluasi seperti apa manuver Brigade itu," ungkap Kasad (bp/ded). 
Menko Perekonomian Puji KLHK Benahi Reforma Agraria
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Sampai saat ini total telah diidentifikasi dan verifikasi diberbagai provinsi kurang lebih 2,3 juta hektar luasan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA). Lalu di Desember atau awal Januari 2019, TORA seluas 84.000 ha segera dapat diredistribusi dan dilakukan legalisasi aset untuk masyarakat.

Menteri Koordinasi/Menko Perekonomian Darmin Nasution puji upaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)!yang berani mengajukan konsepsi menyelesaikan masalah reforma agraria melalui usulan kepada presiden berupa Peraturan Presiden No. 88 Tahun 2017 tentang Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan

"Pasti tiap daerah tidak sama dinamikanya, tapi kita ingin bangun model yang bisa diacu sebagai dasar rujukan berbagai dinamika kasus yang dihadapi di masing-masing daerah" ujar Menko Perekonomian, Darmin Nasution saat membuka Workshop Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan Pada Lokasi Percontohan, di Hotel Crown Plaza, Jakarta (15/11).

Kemudian Menteri LHK, Siti Nurbaya menyatakan bahwa proses pelaksanaan TORA hingga keluar sertifikat ini tidaklah mudah, tetapi tetap dapat berjalan dengan dukungan semua pihak. Pelepasan kawasan hutan yang kemudian akan diterbitkan sertifikat ini merupakan sebuah proses yang panjang dan perlu koordinasi lintas kementerian juga perlu dukungan stakeholder terkait (dk).

Foto: abri 
Danyonif Para Raider 434/JS/3 Divif 3 Kostrad Diserah Terimakan
Maros/Sulsel (IndonesiaMandiri) - Komandan Brigade infanteri (Danbrigif) Para Raider 3/TBS Kolonel Inf Josep Tanada Sidabutar pimpin Serah Terima Jabatan Danyonif Para Raider 433/JS, Divif 3 Kostrad di Maros, Sulawesi Selatan (8/11). Pergantian ini dari Letkol Inf Syamsul Alam kepada Mayor Inf Yudy Ardiyan Saputro.

"Dalam konteks pembinaan personel, diprioritaskan untuk lebih memantapkan kualitas manajerial dan kepimpinan, memperluas wawasan, dan memperkaya pengalaman bagi para pejabat yang menjalaninya," pesan Kolonel Yosep Tanada Sidabutar.

Letkol Syamsul Alam selanjutnya akan menempati jabatan baru sebagai Dandim 0203/Langkat Rem 022/PT Kodam I Bukut Barisan. Sedangkan Mayor Inf Yudy Ardiyan Saputro sebelumnya menjabat sebagai Kasiops Divif 3 Kostrad (zik/ab).

Foto: Istimewa