Bukan Terkini tapi Penting

Pangkolinlamil Lepas KRI Banda Aceh-593 Ikuti Pameran LIMA

TNI AL kirim kapal perang KRI Banda Aceh di Pameran Malaysia/LIMA
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pameran Maritim dan Kedirgantaraan Internasional Langkawi atau Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2019 di Malaysia, akan digelar pada 26 – 30 Maret yang dihadiri puluhan negara dalam perhelatan dua tahunan ini. Tak ketinggalan Indonesia khususnya TNI AL mengirimkan KRI Banda Aceh 593 yang merupakan unsur Kolinlamil dipercaya untuk mengemban misi pameran bendera dan unjuk kemampuan alat utama sistem persenjataan/alutsista.

Terpilihnya KRI BAC-593 tak terlepas karena kapal tersebut adalah buatan putra/i terbaik bangsa ini. Panglima Kolinlamil Laksda TNI Heru Kusmanto saat melepas keberangkatan di dermaga Kolinlamil Tg. Priok, Jakarta Utara, menyatakan rasa bangga atas terpilihnya KRI Banda Aceh 593 untuk mewakili bangsa khususnya TNI AL dalam even internasional tersebut.

Selain KRI Banda Aceh 593,  KRI Halasan  630 unsur Koarmada I juga menjadi bagian dari Satgas TNI AL. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan antar bangsa-bangsa khususnya Angkatan Laut di dunia. Delegasi TNI AL akan ikut serta di berbagai kegiatan diantaranya Fleet Review, Open Ship, Demo Visit Board Search and Seizure (VBSS).

Pada kegiatan festival budaya, para prajurit akan menampilkan Tari Saman dari Aceh dan Tari Gabu-gabu dari Maluku, sedangkan festival makanan akan menyajikan berbagai makanan tradisional Indonesia. Kegiatan LIMA ini akan diakhiri dengan Farewell Pass Kapal Perang negara-negara peserta pameran (bp).

Foto: Penkolinlamil
Share:

Garuda Indonesia Resmi Layani Rute Jakarta - Nagoya pp

Pasar penumpang ke dan dari Jepang terus digarap Garuda Indon

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Garuda resmi melayani rute penerbangan langsung Jakarta - Nagoya pp dengan pesawat jenis Airbus 330 kapasitas 222 tempat duduk 36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi sejak Sabtu (23/3), sebanyak empat kali dalam seminggu (Selasa, Jumat, Sabtu, dan Minggu).

“Layanan penerbangan ini turut menjadi langkah positif perusahaan dalam mempertahankan pangsa pasar sektor penerbangan Jepang - Indonesia yang terus tumbuh dan semakin menjanjikan”, kata Ari Ashkara Direktur Utama Garuda Indonesia. Selain Nagoya, Garuda Indonesia juga melayani rute penerbangan dari Jakarta ke kota-kota di Jepang lainnya seperti Osaka, Narita, dan Haneda.

Pembukaan rute tersebut ditandai dengan acara pelepasan penerbangan perdana oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Ashkara di Gate 10 Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3, Sabtu malam. (23/2).
Penerbangan Jakarta - Nagoya merupakan wujud dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah, yaitu peningkatan investasi di industri manufaktur sebagai program percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Ini bagian upaya kemudahan akses transportasi udara khususnya Indonesia - Jepang, sebagai langkah mendorong pemerintah dalam peningkatan potensi pariwisata di Indonesia, dengan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara di 2019.

"Kami tentunya berharap dengan dibukanya rute penerbangan Jakarta - Nagoya ini dapat semakin menunjang upaya akselerasi pertumbuhan investasi antar Indonesia dan Jepang, mengingat saat ini Jepang merupakan negara dengan nilai investasi terbesar kedua terbesar di Indonesia", ungkap Ari (lw).

Foto: abri
Share:

Potensi Wisata Golf Indonesia Jadi Magnet Besar Sedot Wisatawan

Wisata golf Indonesia kian tenar di mancanegara

Singapura (IndonesiaMandiri) - “Nantinya, Indonesia akan dikembangkan menjadi destinasi golf yang sejati, sekaligus menjadi kompetitor utama Thailand dalam bisnis ini. Untuk itu kami hadir promosikan golf Indonesia dalam ajang Singapore Press Holdings (SPH) Golf Travel Fair 2019, agar pegolf Asia datang menjajal golf di Indonesia,” tutur Kepala Bidang Pengembangan Area III Regional I Florida Pardosi saat SPH di Takashimaya Shopping Center, Singapura (24/3).

Saat ini negara di kawasan Asia berlomba mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) lewat wisata golf ke negaranya. Termasuk Indonesia gencar garap pasar yang saat ini didominasi Thailand sebagai kompetitor utamanya. Merry Kwan, salah satu pelaku usaha golf Indonesia, usulkan langkah strategis bagi promosi wisata golf kepada wisatawan. “Pertama, adalah penyelenggaraan turnamen internasional di Indonesia. Di tengah isu politik dan bencana, turnamen golf internasional bisa menjadi _awareness_ para pegolf asing untuk datang. Hal itu jadi salah satu kebanggaan pegolf untuk menjajal lapangan yang dijadikan turnamen internasional itu. Dan turnamen internasional itu minimum return media valuenya 20 kali lipat dari nilai investasinya, ” katanya.

Kedua, lanjut Merry, mengadakan pameran wisata khusus golf di Indonesia. Hal itu bisa membuat pegolf jajal lapangan berkelas internasional di Indonesia yang tak kalah dengan negara lain. Hal itu juga sudah dilakukan Indonesia melalui Kemenpar beberapa tahun belakangan melalui Sales Mission dan mengikuti travel mart di originasi pegolf di Asia.

Di Indonesia paket wisata golf juga lebih murah dengan cuaca yang lebih bersahabat karena hanya ada dua musim. Rate harga saat weekdays untuk sekali bermain golf berkisar Rp500 ribu - Rp1 juta dan saat weekend di bawah Rp2 juta.
“Itu sekali bermain sudah termasuk layanan caddie dan golf car. Kalo di luar negeri belum termasuk itu semua,” jelasnya. Seorang pegolf asing umumnya rela mengeluarkan US$5.000 hingga US$6.000 dalam setiap kunjungannya ke Indonesia (fm/pn).

Foto: Dok Rainbowhillsbogor


Share:

KRI Sultan Hasanuddin-366 Open Ship Di Lebanon


Prajurit TNI AL dengan KRI Hasanuddin bersama masyarakat di Lebanon
Beirut/Lebanon (IndonesiaMandiri) - Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh/DBLP RI Untuk Lebanon Hajriyanto Y. Thohari beserta 50 siswa setingkat sekolah menengah atas di Lebanon ikut kegiatan open ship di KRI Sultan Hasanuddin-366 di Dermaga Beirut, Lebanon (21/3). Acara ini digelar Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut untuk Lebanon.

Diantara kegiatan di atas kapal perang ini adalah, paparan mengenai kebudayaan Indonesia dan destinasi wisatanya serta mengenai TNI AL, penjelasan singkat tentang KRI Sultan Hasanuddin-366 dalam melaksanakan tugas Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil.

Saat berada di KRI, para siswa juga dipandu berkeliling kapal sembari menerima penjelasan oleh perwira kapal dan masuk ke dalam helikopter, melihat berbagai peralatan yang dimiliki KRI.
Rombongan siswa sangat antusiasme saat ditampilkannya pentas kesenian budaya oleh prajurit satgas diantaranya Tari Jaranan, Brambangan Cakil, Rampak Gendang yang diiringi Melody Garuda band, dimana penampilan ini sebagai misi diplomasi untuk memperkenalkan dan mempromosikan budaya Indonesia.

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/Unifil Letkol Laut (P) Cecep Hidayat menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan kehadiran Dubes serta siswa sekolah di Beirut. “Ini merupakan suatu kegiatan yang sangat baik dalam rangka meningkatkan persahabatan tentang Indonesia khususnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di Beirut dan juga satgas MTF dengan masyarakat umum yang ada di Lebanon," jelas Letkol Cecep (ma).

Foto: Dispen Koarmada II
Share:

Pesona Wisata Alam dan Orang Utan Tanjung Puting Terus Dikembangkan

Menikmati alam Tanjung Puting dengan susuri Sungai Suluh

Kotawaringin Barat/Kalteng (IndonesiaMandiri) - Habitat Orang Utan yang tumbuh dan berkembang secara alami di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Kotawaringon Barat, Kalimantan Tengah/Kalteng, terus menunjukkan pesona keindahannya. Para wisatawan bakal dimanja dengan menawarkan sensasi susur sungai layaknya Amazon di pedalaman Amerika Selatan. Hal ini tentu saja menambah kuat sekaligus menjadi magnet pariwisata di taman nasional yang juga menjadi lokasi konservasi Orang Utan terbesar di dunia ini.

“Atraksi utama yang ada di Tanjung Puting adalah melihat langsung kehidupan orang utan di alam liar, sambil menyusuri sungai, menikmati asrinya kehidupan di hutan Kalimantan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat, Wahyudi. Di TNTP, terdapat tiga lokasi feeding (pemberian makan) orang utan yang bisa disambangi wisatawan, yaitu Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakei. Namun jika wisatawan ingin menikmati sensasi lebih, mereka bisa masuk melalui susur Sungai Buluh.

Jika di tiga lokasi ini wisatawan harus turun ke darat dan treking menyusuri hutan selama kurang lebih 45 menit untuk melihat langsung satwa orang utan. Nah, melalui Sungai Buluh, kita bisa melihat dari dekat dari perahu saat orang utan diberi makan. Lebar sungai yang tidak terlalu besar membuat wisatawan bisa sangat dekat dengan orang utan yang hidup di pepohonan pinggir sungai. Bahkan tidak jarang orang utan akan “menyapa” wisatawan dari sarang alami mereka yang besar di atas pohon.

Terdapat dua jadwal pemberian makan orang utan, yakni pukul 9 pagi dan 3 sore. Menuju lokasi ini wisatawan bisa berangkat dari Pelabuhan Kumai yang merupakan pusat titik keberangkatan wisatawan. Perahu bermesin tempel dengan kapasitas 4 orang akan membawa wisatawan menuju Sungai Buluh. Lokasinya tidak terlalu jauh, sekitar 40 menit dari Pelabuhan Kumai. Melewati patung orang utan yang berada di bibir sungai Sekonyer. Kemudian belok kiri menuju Sungai Buluh. Di sinilah petualangan dimulai ke TNTP yang memiliki luas 4.105 km (fm/pn).

Foto: Dok.Kemenpar


Share:

Arsip