Home » » Empat Burung Pemangsa Dilepasliarkan Di Gunungkidul

Empat Burung Pemangsa Dilepasliarkan Di Gunungkidul

Posted by INDONESIA MANDIRI on Juli 13, 2020

Pelepasliaran satwa merupakan agenda rutin dari BKSDA Yogyakarta
Yogyakarta (IndonesiaMandiri) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta melepasliarkan empat burung pemangsa, terdiri dari dua Elang Ular Bido (Spilornis cheela) dan dua Elang Alap Jambul (Accipiter trivirgatus).

Keempat satwa burung pemangsa tersebut dilepasliarkan di komplek Stasiun Flora Fauna (SFF), yang termasuk bagian kawasan Taman Hutan Raya Bunder Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (10/7). Elang Ular Bido merupakan satwa hasil penyerahan masyarakat Sleman dan Gunungkidul pada akhir Mei 2019 silam. Sedangkan Alap-alap jambul diserahkan sekitar Mei 2020.
Burung pemangsa tersebut sebelumnya menjalani rangkaian assesment dan rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Raptor SFF Bunder, di bawah pengelolaan BKSDA Yogyakarta. Setelah melalui proses observasi dari aspek kesehatan dan perilakunya, akhirnya satwa tersebut dinyatakan siap untuk kembali ke habitatnya.
Kepala BKSDA Yogyakarta, Muhammad Wahyudi pada keterangan tertulisnya (10/07) menyebut,  pelepasliaran ini merupakan tujuan utama dari rehabilitasi satwa yakni pengembalian satwa liar ke alam. "Ini salah satu harapan dari kegiatan konservasi satwa liar, bahwa satwa dapat kembali lagi ke alam," tuturnya.
Menurut Wahyudi, kegiatan ini adalah agenda rutin dari BKSDA Yogyakarta, baik dilakukan di lingkungan SFF Bunder, di wilayah Yogyakarta maupun diluar wilayah Yogyakarta. Penilaian satwa di SFF Bunder dilakukan secara rutin untuk menilai kesiapan satwa. "Dengan dilepaskannya burung pemangsa ini, selanjutnya kandang nya dapat di isi kembali oleh burung pemangsa lainnya untuk proses persiapan lepas liar berikutnya," ungkap Wahyudi (bp).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala