Home » » Festival Budaya Isen Mulang&Babukung Jadi Andalan Daya Tarik Wisata Kalteng

Festival Budaya Isen Mulang&Babukung Jadi Andalan Daya Tarik Wisata Kalteng

Pemda Kalteng promosikan festival budaya Isen Mulang&Babukung di Jakarta
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Provinsi Kalimantan Tengah/Kalteng miliki 167 kegiatan wisata sepanjang 2019. Dan diantaranya, yang diunggulkan adalah Festival Budaya Isen Mulang/FBIM serta Babukung, dimana pihak Pemda Kalteng melakukan jumpa pers di Kementerian Pariwisata, Jakarta (19/3).

FBIM yang akan digelar pada 18-24 Mei di Palangkaraya, menjadi ajang budaya yang menonjolkan kearifian lokal Dayak, sangat dinanti karena keunikannya sehingga dapat terus berjalan hingga kini memasuki tahun ke-26. “Salah satu syarat sebuah festival budaya dapat berkembang dan bertahan lama antara lain karena memiliki keunikan yang tidak ditemukan di tempat lain. Ini dimiliki FBIM,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Rizky Handayani saat hadir di jumpa pers FBIM 2019 dan Festival Babukung bersama Sekwilda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng Guntur Talajan, dan sejumlah bupati dan wakil bupati se-Kalteng.

Aneka topeng memukau wisatawan saat Festival Babukung
Dengan mengangkat tema “Eksistensi Kearifan Lokal Menuju Kalteng Berkah” kedua festival ini memiliki keunikan tersendiri. Festival Babukung sebagai upacara ritual kematian (Upacara Tiwah) Suku Dayak akan berlangsung di Kabupaten Lamandau pada 18-22 Juli 2019.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan menjelaskan, FBIM 2019 merupakan satu-satunya event yang masuk dalam 100 Calender of Event Wonderful Indonesia (CoE WI). “FBIM 2019 akan dijadikan momentum untuk mempromosikan potensi wisata budaya serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kalteng yang tahun ini ditargetkan mencapai 553.000 wisatawan,” harap Guntur Talajan (ma).

Foto: Dok. Kemenpar/Pemda Lamandau

Thanks for reading & sharing Indonesia Mandiri

Previous
« Prev Post

Menuju Indonesia Mandiri

Populer