Wisatawan Domestik Sumbang Geliat Ekonomi Nasional

Pemerintah begitu serius mendorong sektor pariwisata tumbuh pesat, berkaitan dengan beralihnya era pandemi menjadi endemi. Potensi pariwisata nasional

Wisatawan domestik kini menjadi andalan pertumbuhan sektor pariwisata
Jakarta (Indonesia Mandiri) – Pemerintah begitu serius mendorong sektor pariwisata tumbuh pesat, berkaitan dengan beralihnya era pandemi menjadi endemi. Potensi pariwisata nasional terbukti sangat besar dan masih banyak yang dapat ditingkatkan guna menggerakkan wisatawan nusantara (wisnus) maupun mancanegara (wisman).

Baru-baru ini IndonesiaMandiri (IM) melakukan wawancarai Rustam Efendi (RE), Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves). Di bawah Kemenko Marves, salah satunya ada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yang membidangi secara langsung sektor pariwisata.

Berikut petikan wawancara bersama Rustam, didampingi Evi Marya Deswita Siburian, Tim Teknis Program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dan Fadhila Ulfa Pratiwi di kantor Kemenko Marves Jalan MH Thamrin, Jakarta:

IM. Apa garis besar tugas dari unit Bapak?

RE. Secara umum, berdasarkan Permenko Marves Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemenko Marves, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bertugas menyelenggarakan koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan serta pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/ Lembaga yang terkait dengan isu di bidang parekraf.

IM. Apa yang melatarbelakangi lahirnya program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI)?

RE. Latar Belakang BBWI: Seiring kondisi Covid-19 yang semakin membaik, pemulihan kunjungan wisman mulai terlihat. Namun, berdasarkan data World Tourism Barometer UNWTO (United Nations World Travel Organization) Januari 2023, pemulihan kunjungan wisman di Asia Tenggara merupakan salah satu paling lambat di dunia.

Oleh karena itu, perlu penguatan pariwisata yang bersumber dari wisatawan domestik untuk mendukung akselerasi pemulihan pariwisata. Hal ini sejalan dengan studi WTTC (World Travel Tourism Council) yang menemukan, semakin tinggi pangsa wisatawan domestik, semakin cepat pemulihan pendapatan pariwisata. Mendukung peningkatan wisatawan domestik, akan dioptimalkan jumlah kelas menengah Indonesia mencapai 65% dari total penduduk.

Untuk akselerasi pemulihan pariwisata dan mendukung ketahanan ekonomi ditengah potensi krisis global, pada 29 September 2022, Presiden memberikan arahan mengajak masyarakat untuk berwisata di dalam negeri saja. Untuk itu, optimalisasi wisatawan nusantara (wisnus) dilakukan melalui penetapan target kunjungan 1,2-1,4 miliar pada 2023 dan dengan implementasi program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

Program ini telah diluncurkan secara resmi pada 13 Desember 2022. Dalam rangka mencapai target tersebut, dilakukan empat strategi yakni: a. Memperkuat kampanye dan citra program Bangga Berwisata di Indonesia b. Integrasi kampanye dengan paket pariwisata c. Penyediaan transportasi yang efisien dan terjangkau d. Penguatan aspek keberlanjutan dalam aktivitas pariwisata.

Kedepannya, diharapkan Program BBWI mampu mendorong peningkatan kunjungan sekaligus peningkatan pengeluaran untuk belanja terkait wisata. Pengeluaran kunjungan wisata nusantara saat ini tercatat sebesar Rp 2,8 juta per kunjungan. Dengan tingkat pengeluaran tersebut dan target kunjungan wisatawan nusantara menjadi 1,2 - 1,4 miliar pada 2023 akan mendorong total pengeluaran kunjungan sebesar Rp 2.851 triliun - Rp 3.332 triliun atau setara dengan dampak ekonomi kisaran 18% dari nilai PDB nominal Indonesia.

Nilai dampak ekonomi tersebut cukup signifikan dan berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Untuk mendukung target BBWI dan penyetaraan dampak ekonominya ke seluruh daerah, Menko Marves telah menetapkan target per-provinsi sebagaimana disampaikan arahan Menko Marves pada 5 Desember 2022. Masing-masing provinsi diberikan target di 2023 dengan kisaran 2x lebih besar dari capaian 2022 untuk menjadi referensi penetapan strategi BBWI 2023, dengan konsentrasi terbesar pada Provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera.

Diperkirakan, dengan capaian itu, masing-masing provinsi dapat meningkatkan nilai dampak ekonomi pariwisata menjadi kisaran 15% - 20% pada 2023. Tentunya hal ini akan turut berdampak pada peningkatan penyerapan tenaga kerja dan peningkatan permintaan UMKM pariwisata di masing-masing provinsi.
Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas
IM. Apa kaitannya dengan konsep Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP)?

RE. DPSP merupakan konsep pengembangan destinasi pariwisata yang diprioritaskan Pemerintah Indonesia. Tujuannya untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi di wilayah tersebut. Beberapa konsep pengembangan DPSP dan dapat menjadi pilot project percontohan bagi pengembangan destinasi wisata lainnya selama ini kami lakukan adalah: a. Identifikasi potensi unik: DPSP dipilih berdasarkan potensi unik yang dimiliki oleh suatu wilayah. Ini bisa berupa keindahan alam, warisan budaya, sejarah, kuliner khas, atau kombinasi dari beberapa faktor tersebut. Destinasi memiliki daya tarik yang kuat, unik memiliki potensi menarik perhatian wisatawan. b. Investasi dan infrastruktur: Pemerintah berkomitmen mengalokasikan investasi yang signifikan untuk pengembangan DPSP.

Ini termasuk pembangunan infrastruktur seperti bandara, pelabuhan, jalan, pengembangan akomodasi, fasilitas pendukung, dan peningkatan aksesibilitas transportasi. Infrastruktur yang baik akan mempermudah wisatawan datang. c. Pengelolaan/Konsep DPSP juga mencakup pengelolaan destinasi yang berkelanjutan. Ini termasuk perlindungan lingkungan, konservasi alam, pengelolaan limbah, dan keterlibatan komunitas lokal. Pendekatan berkelanjutan akan membantu menjaga keindahan dan keaslian destinasi serta meningkatkan pengalaman wisatawan.

d. DPSP juga melibatkan pengembangan produk dan atraksi wisata yang menarik. Ini melibatkan pengembangan aktivitas wisata yang unik, seperti wisata petualangan, olahraga air, seni dan budaya, atau kuliner khas. Produk dan atraksi yang beragam akan memperkaya pengalaman wisatawan dan meningkatkan daya tarik destinasi. e. Pemerintah dan pemangku kepentingan terlibat dalam upaya pemasaran dan promosi yang intensif untuk DPSP. Ini melibatkan kampanye pemasaran yang kuat di tingkat nasional dan internasional, partisipasi dalam pameran pariwisata, dan kerjasama dengan media dan influencer untuk meningkatkan visibilitas destinasi. f.DPSP dianggap sebagai pilot project percontohan bagi pengembangan destinasi wisata lainnya di Indonesia. Evaluasi terus-menerus dilakukan untuk memahami keberhasilan dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan DPSP. Hasil pembelajaran dari DPSP dapat diterapkan dalam pengembangan destinasi wisata lainnya di masa depan.

IM. Transportasi laut dalam menunjang pengembangan pariwisata domestik masih kurang dioptimalkan.

RE. Kegiatan Di Indonesia Travel Fair (DIATF) 2023 berlangsung dengan partisipasi dari lima perbankan, enam maskapai penerbangan, 25 travel agent, sebelas industri terkait, dan satu jasa telekomunikasi, yang dikoordinasikan oleh Astindo bersama Injourney. Sebagai kegiatan yang baru pertama kali dilakukan, capaian DIATF 2023 dapat dikatakan cukup baik dengan jumlah pengunjung mencapai 10.583 dari target 20.000 pengunjung dan nilai transaksi mencapai Rp7 miliar dari target Rp10 miliar.

Animo masyarakat terlihat cukup baik untuk mengetahui berbagai destinasi pariwisata selain Bali. Mengingat ini adalah pelaksanaan travel fair pertama, kami mempertimbangkan efisiensi dan efektifitas acara untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sehingga yang dapat kami lakukan awal adalah dengan mengoptimalkan moda transportasi udara.

Rencananya kami akan melaksanakan DIATF ke 2, menjelang akhir tahun. Kami akan memperluas kerja sama kedepannya dengan pelaku bisnis transportasi laut dan darat (Organda). Untuk transportasi laut akan memanfaatkan pelabuhan-pelabuhan, memperkuat wisata antar pulau. Peminat untuk transportasi laut kami nilai cukup tinggi, namun memang pengembangan paket wisata untuk laut perlu kita kuatkan, agar sesuai dengan kelompok utama wisata yakni family dan milenial.

Adapun untuk jalur darat, kami sedang mengembangkan konsep overland tourism memanfaatkan jalan tol trans jawa dan sumatera, kami berharap dapat meningkatkan mobilitas wisnus tidak hanya Sumatera ke Jawa namun juga sebaliknya, sehingga dapat tercapai target perjalanan wisnus sebagaimana yang sudah ditentukan.

IM. Apa lagi yang akan dikembangkan guna mendatangkan wisman ke Indonesia?

RE. Untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Indonesia, ada beberapa strategi yang dapat diterapkan: a. Pemasaran internasional yang terarah: Melakukan kampanye pemasaran yang kuat dan terarah di pasar internasional. Ini melibatkan promosi melalui saluran media global, partisipasi dalam pameran pariwisata internasional, dan kerjasama dengan agen perjalanan dan operator tur internasional.

Pemasaran digital juga dapat dimanfaatkan dengan menggunakan platform media sosial dan situs web yang dioptimalkan untuk menarik perhatian wisatawan mancanegara. Fokus pada segmentasi pasar: Mengidentifikasi dan fokus pada segmen pasar potensial yang sesuai dengan daya tarik unik Indonesia. Misalnya, wisata alam, budaya, sejarah, kuliner, atau petualangan. Memahami minat dan preferensi wisatawan mancanegara akan membantu dalam pengembangan produk dan paket wisata sesuai kebutuhan mereka.
Akses kemudahan transportasi memiliki peran penting
Kerjasama dengan maskapai penerbangan dan operator tur: Membangun kemitraan dengan maskapai penerbangan internasional dan operator tur untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan perjalanan ke Indonesia. Ini dapat mencakup penawaran paket wisata yang terintegrasi dengan penerbangan, diskon khusus, atau kerjasama dalam kampanye pemasaran bersama. Memastikan adanya fasilitas dan infrastruktur yang memadai untuk menerima wisatawan mancanegara. Ini termasuk keberadaan bandara internasional yang baik, akomodasi berkualitas, transportasi dalam negeri yang nyaman, serta pelayanan dan fasilitas pendukung lainnya seperti pusat informasi pariwisata, penerjemah, dan ketersediaan Wi-Fi.

Peningkatan keamanan dan keselamatan: Meningkatkan keamanan dan keselamatan di destinasi wisata penting untuk membangun kepercayaan wisatawan mancanegara. Pemerintah perlu berfokus pada keamanan publik, perlindungan lingkungan, dan pengawasan yang ketat untuk menjaga keamanan dan kelestarian destinasi wisata. Pengembangan infrastruktur digital: Memastikan konektivitas internet yang baik di destinasi wisata untuk memenuhi kebutuhan wismana yang mengandalkan teknologi selama perjalanannya. Ini akan membantu dalam memfasilitasi aksesibilitas informasi, pembayaran online, dan keterlibatan media sosial. Dengan menerapkan strategi ini secara efektif, diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia dan memajukan industri pariwisata negara ini (abriyanto).

Foto: abri
Nama

Advertorial,13,Alutsista,261,Arsip,87,Artikel,2,ATHG,394,Bela Negara,343,Bencana Alam,1,Berita Duka,3,Bilateral,15,Bisnis,135,Budaya,4,Covid-19,22,Daerah,4,Ekonomi dan Bisnis,192,Ekonomi Politik,4,Ekraf,23,Energi,1,Footer,3,Gaya Hidup,70,Gotong Royong,2,Hankam,1,Hidup Sehat,133,Hipertensi,6,Internasional,498,IPTEK,19,Jendela Nusantara,243,Kata Bijak,7,Kegiatan Sosial,3,Kode Etik,1,Lingkungan,343,Literasi,2,Logika Berfikir,11,Maritim,5,Militer,62,Obat Alami,6,Olahraga,32,Opini,12,Pahlawan Kemerdekaan,2,Pariwisata,10,Pendapat,2,Pendidikan,10,Pesona Nusantara,440,Politik,1,Ragam,318,Sastra Budaya,7,SDA,8,SDM,425,Sehat,55,Sejarah,28,Seni Budaya,11,Sosial Budaya,2,Sosok,12,Tani Darat,123,Tani Laut,94,Teras Indonesia,531,TNI-POLRI,17,Transportasi,217,UMKM,3,Wacana,2,Wawancara,4,Wisata,11,
ltr
item
INDONESIA MANDIRI | Berita Indonesia Mandiri: Wisatawan Domestik Sumbang Geliat Ekonomi Nasional
Wisatawan Domestik Sumbang Geliat Ekonomi Nasional
Pemerintah begitu serius mendorong sektor pariwisata tumbuh pesat, berkaitan dengan beralihnya era pandemi menjadi endemi. Potensi pariwisata nasional
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjApyh__FUqKdU4CKf2Ep4iRhGV9_JZMN7BOqojQT8cXqg3QQ6CQnx94Hrlv-GkPSK9Y0bEfteNe7ik9IwQAFseAMJND_RNtd69kSoHnsBrN1Rp2jtPLycWhiK9WfWfjcNSZbwRdysHrYhlOdBTa5oDjKI-foL3nGQPjVG4Js0Q4m-jAQlAjarOoWhLt2Y/w640-h480/Indonesia%20Mandiri%20-%20Wisatawan%20domestik%20kini%20menjadi%20andalan%20pertumbuhan%20sektor%20pariwisata.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjApyh__FUqKdU4CKf2Ep4iRhGV9_JZMN7BOqojQT8cXqg3QQ6CQnx94Hrlv-GkPSK9Y0bEfteNe7ik9IwQAFseAMJND_RNtd69kSoHnsBrN1Rp2jtPLycWhiK9WfWfjcNSZbwRdysHrYhlOdBTa5oDjKI-foL3nGQPjVG4Js0Q4m-jAQlAjarOoWhLt2Y/s72-w640-c-h480/Indonesia%20Mandiri%20-%20Wisatawan%20domestik%20kini%20menjadi%20andalan%20pertumbuhan%20sektor%20pariwisata.jpg
INDONESIA MANDIRI | Berita Indonesia Mandiri
https://www.indonesiamandiri.web.id/2023/07/wisatawan-domestik-sumbang-geliat.html
https://www.indonesiamandiri.web.id/
https://www.indonesiamandiri.web.id/
https://www.indonesiamandiri.web.id/2023/07/wisatawan-domestik-sumbang-geliat.html
true
8310179826723655374
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy