Pelajaran Berharga Dari Konflik Sambas Dan Sampit

Pasca konflik berdarah antar etnis di Sambas dan Sampit, Kalimantan, semua pihak mengambil pelajaran yang sangat berharga. Khususnya bagi etnis Madura

Konflik etnis di Kalimantan menjadi pelajaran berharga merajut persatuan
Jakarta (Indonesia Mandiri) – Pasca konflik berdarah antar etnis di Sambas dan Sampit, Kalimantan, semua pihak mengambil pelajaran yang sangat berharga. Khususnya bagi etnis Madura. Hal itu dinyatakan oleh Dr. Rosadi Jamani, dosen UNU (Universitas Nahdlatul Ulama) Kalimantan Barat, dalam Webinar di Jakarta (2/2).

Webinar itu diadakan oleh Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA, yang diketuai Denny JA. Diskusi Satupena itu dipandu oleh Swary Utami Dewi dan Karyani Tri Tialani. Menurut Rosadi, seusai konflik itu pelan-pelan mulai tumbuh perkumpulan atau paguyuban-paguyuban. Seperti MABM (Majelis Adat Budaya Melayu), IKM (Ikatan Keluarga Madura), dan perkumpulan etnis-etnis lain seperti Tionghoa, Bugis. Mereka juga melakukan hal yang sama.

“Organisasi-organisasi ini menjadi sarana dialog antar etnis yang ada di Kalimantan Barat. Kalau ada acara-acara tertentu, diundang itu semua tokoh-tokohnya. Jangan sampai konflik-konflik antaretnis itu terulang lagi. Konflik itu sangat menyakitkan. Saya ketika masih mahasiswa, terjadi konflik. Kami waktu itu tidak bisa keluar gang,” kisah Rosadi.
Dr Rosadi Jamani, Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
Merespon pertanyaan dari peserta webinar tentang Singkawang sebagai kota paling toleran se-Indonesia, Rosadi bercerita, dulu pernah ada konflik antara etnis Melayu dan Tionghoa di kota tersebut.

Orang Melayu berdemo dan memprotes keberadaan patung Naga di tengah kota Singkawang, yang didirikan oleh etnis Tionghoa. Tapi etnis Tionghoa tetap membela keberadaan patung itu. Etnis Dayak mendukung etnis Tionghoa.

“Kini patung Naga itu tetap bertahan kokoh dan malah menjadi ikon pariwisata di Singkawang,” papar Rosadi. Walikota Singkawang membangun tiga gerbang terpisah ke area patung, yakni gerbang untuk orang Tionghoa, Dayak, dan Melayu.

“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada lagi konflik yang besar. Kalau pun ada konflik, sangat mudah dilokalisir dan didamaikan,” jelas Rosadi. Ini adalah cara pemerintah untuk membuat akur tiga etnis itu. “Kalau kita sekarang ke Singkawang, akan terasa keakuran dan berbaurnya etnis-etnis itu,” ungkap Rosadi (ma).

Foto: Istimewa
Nama

Advertorial,13,Alutsista,261,Arsip,87,Artikel,2,ATHG,394,Bela Negara,343,Bencana Alam,1,Berita Duka,3,Bilateral,15,Bisnis,135,Budaya,4,Covid-19,22,Daerah,4,Ekonomi dan Bisnis,192,Ekonomi Politik,4,Ekraf,23,Energi,1,Footer,3,Gaya Hidup,70,Gotong Royong,2,Hankam,1,Hidup Sehat,133,Hipertensi,6,Internasional,498,IPTEK,19,Jendela Nusantara,243,Kata Bijak,7,Kegiatan Sosial,3,Kode Etik,1,Lingkungan,343,Literasi,2,Logika Berfikir,11,Maritim,5,Militer,62,Obat Alami,6,Olahraga,32,Opini,12,Pahlawan Kemerdekaan,2,Pariwisata,10,Pendapat,2,Pendidikan,10,Pesona Nusantara,440,Politik,1,Ragam,318,Sastra Budaya,7,SDA,8,SDM,425,Sehat,55,Sejarah,28,Seni Budaya,11,Sosial Budaya,2,Sosok,12,Tani Darat,123,Tani Laut,94,Teras Indonesia,531,TNI-POLRI,17,Transportasi,217,UMKM,3,Wacana,2,Wawancara,4,Wisata,11,
ltr
item
INDONESIA MANDIRI | Berita Indonesia Mandiri: Pelajaran Berharga Dari Konflik Sambas Dan Sampit
Pelajaran Berharga Dari Konflik Sambas Dan Sampit
Pasca konflik berdarah antar etnis di Sambas dan Sampit, Kalimantan, semua pihak mengambil pelajaran yang sangat berharga. Khususnya bagi etnis Madura
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNHVKBQbMRZECwxN95lu67EtIbyTg8lyvtquzmVoXNdvpvlBNisdVvau7JENfedX4hG_-qZ2msw3CBTLiFNz2WdHa3_aHBNoLwNgmHQwFLYzaatnw62CJ_B8jWnIbXAZdOGpmd8xOLWTTb-Qb9xv08Nn6eqFF9s0f-NqOhT9OFABV7NHhJjxlNoe20/w640-h360/Indonesia%20Mandiri-%20Konflik%20etnis%20di%20Kalimantan%20menjadi%20pelajaran%20berharga%20merajut%20persatuan.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNHVKBQbMRZECwxN95lu67EtIbyTg8lyvtquzmVoXNdvpvlBNisdVvau7JENfedX4hG_-qZ2msw3CBTLiFNz2WdHa3_aHBNoLwNgmHQwFLYzaatnw62CJ_B8jWnIbXAZdOGpmd8xOLWTTb-Qb9xv08Nn6eqFF9s0f-NqOhT9OFABV7NHhJjxlNoe20/s72-w640-c-h360/Indonesia%20Mandiri-%20Konflik%20etnis%20di%20Kalimantan%20menjadi%20pelajaran%20berharga%20merajut%20persatuan.jpg
INDONESIA MANDIRI | Berita Indonesia Mandiri
https://www.indonesiamandiri.web.id/2023/02/pelajaran-berharga-dari-konflik-sambas.html
https://www.indonesiamandiri.web.id/
https://www.indonesiamandiri.web.id/
https://www.indonesiamandiri.web.id/2023/02/pelajaran-berharga-dari-konflik-sambas.html
true
8310179826723655374
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy