Mahasiswa Poltekpar Bali Dilibatkan Sebagai Liaison Officer Di G20

Mahasiswa Poltekpar Bali Bersama Menparekraf Sandiaga Uno (batik merah)
Benoa/Bali (Indonesia Mandiri) – Sebanyak 15 mahasiswa Politektik Pariwisata (Poltekpar) Bali dilibatkan untuk mendukung sejumlah acara di KTT G20. Poltekpar Bali yang berada dibawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), memang dikenal luas sebagai salah satu kampus pariwisata negeri terbaik di nusantara.

Saat memberi pembekalan Mahasiswa Poltekpar Bali sebagai Liaison Officer (LO), Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno berpesan agar 15 mahasiswa yang bertugas dalam rangkaian acara KTT G20 untuk menerapkan konsep "Tri Hita Karana" dalam menjalankan tugasnya.

"Konsep ‘Tri Hita Karana’ dikembangkan oleh Pak I Gede Ardika (almarhum, mantan Menteri Pariwisata) ini adalah bagaimana kita memiliki hubungan yang baik kepada Sang Pencipta, dengan sesama manusia, dan memberikan kontribusi yang positif kepada keberlanjutan lingkungan, menjaga kelestarian alam dan budaya yang harus kita utamakan,” jelas Sandiaga.

Salah satu falsafah hidup dipegang teguh masyarakat Bali adalah Tri Hita Karana, sebagai ajaran dalam agama Hindu yang memiliki tiga subsistem utama, yaitu Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan.
Sebanyak 15 mahasiswa Poltekpar Bali bertindak sebagai LO di G20
Parhyangan merupakan hubungan manusia dengan Tuhan dapat diartikan sama dengan pola pikir/konsep/nilai. Pawongan yang artinya hubungan manusia dengan sesamanya sebagai elemen sosial. Kemudian, Palemahan yaitu hubungan manusia dengan alam sekitar sama dengan elemen artefak.

"Kalian harus menunjukkan bahwa kita memiliki kemampuan kelas dunia kalau berbicara tentang hospitality. Budaya kita itu budaya ramah tamah. Jadi kita jangan pasif, kita harus selalu aktif bertanya apa yang bisa dibantu. Jadi kita harus menampilkan keramahtamahan yang sudah menjadi trademark dari Bali," pesan Sandiaga.

Sementara Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Suja menyampaikan, mahasiswanya telah terlibat sebagai supporting team di beberapa hotel bintang selama rangkaian KTT G20. “Disamping sebagai LO, juga menjadi model (Spouse Program) afternoon tea Global Modest Fashion Week dalam pelaksanaan Perayaan Puncak World Tourism day yang bertepatan dengan G20 di Grand Hyatt Bali,” terang Suja.

Disamping itu, Mahasiswa Jegeg Bagus Poltekpar Bali terlibat di Kegiatan WCCE (World Conference on Creative Economy pada Oktober 2022, Mahasiswa/i Prodi MKH (Manajemen Konvensi dan Hotel) menjadi LO dalam G20 Tourism Working Group (ma).
Lebih baru Lebih lama