Garuda Indonesia Kembali Buka Rute Jakarta-Melbourne

Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (baju biru) hadiri pembukaan rute Jakarta-Melbourne
Jakarta (Indonesia Mandiri) – “Kembali beroperasinya rute penerbangan ini diharapkan tidak hanya memberikan pilihan dan kemudahan bagi wisman asal Australia untuk mengunjungi berbagai destinasi eksotis di Indonesia melalui aksesibilitas penerbangan langsung dari hub Jakarta, namun juga diharapkan dapat turut berkontribusi terhadap percepatan pemulihan pariwisata nasional,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Penerbangan ini resmi dibuka pada Rabu (23/11), dilayani dengan armada Airbus A330-300. Australia dinilai sebagai salah satu negara penyumbang angka kunjungan wisatawan mancanegara terbesar bagi Indonesia, sekaligus pasar yang potensial bagi Garuda Indonesia.

“Melalui rute penerbangan Jakarta – Melbourne pp, para wisatawan akan terkoneksi langsung dengan berbagai destinasi wisata unggulan nasional seperti Yogyakarta, Surabaya, Lombok, Pekanbaru, Denpasar, hingga Jayapura", tambah Irfan.

Menurut Irfan, “peresmian penerbangan Jakarta – Melbourne pp ini juga menjadi momentum tersendiri atas kiprah Garuda Indonesia sebagai national flag carrier, yang telah menghubungkan Indonesia dan Australia selama lebih dari 50 tahun.”

Penerbangan Jakarta – Melbourne beroperasi sebanyak dua kali per minggu, yaitu setiap hari Rabu dan Sabtu, dengan GA-716 berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 21:00 LT dan tiba di Melbourne Airport keesokan harinya 07:35 LT. Adapun penerbangan Melbourne – Jakarta dengan GA-717 setiap hari Kamis dan Minggu pukul 09:10 LT, dan tiba di Jakarta pada pukul 12:15 LT.
Garuda Indonesia telah miliki sejarah 50 tahun terbang ke Australia
Dengan dioperasikannya kembali rute Jakarta – Melbourne pp, Garuda Indonesia saat ini melayani sedikitnya 10 penerbangan dari dan menuju Australia per minggu, di mana Garuda Indonesia sebelumnya juga telah mengoperasikan kembali layanan penerbangan “Jakarta – Sydney” pp sebanyak 2 (dua) kali per minggu serta “Denpasar – Sydney” pp sebanyak 1 (satu) kali per minggu (ma).

Foto: Istimewa
Lebih baru Lebih lama