Pramuka Saka Wanabakti dan Kalpataru Bawa Misi Baru

Gerakan Pramuka miliki peran penting pelihara lingkungan
Jakarta (Indonesia Mandiri) – "Satuan Karya merupakan peran strategis Gerakan Pramuka di dalam menyiapkan generasi unggul, kreatif, produktif dan mandiri untuk mendukung daya saing bangsa di era kompetisi global di berbagai bidang, serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045," ujar Bambang Hendroyono, Ketua Umum Pimpinan Pramuka SAKA (Satuan Karya) Wanabakti dan SAKA Kalpataru yang juga Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Bambang menyampaikan hal itu saat membuka acara Orientasi Kepramukaan dan Rapat Pimpinan SAKA Wanabakti dan SAKA Kalpataru, di Jakarta (5/10). Sekaligus diutarakan adanya revitalisasi dan akselerasi organisasi Pramuka guna mendukung lima program (KLHK), yaitu: Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, Kualitas Lingkungan Hidup, Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim dan Tata Kelola Organisasi.

Bambang melanjutkan jika komposisi peserta didik SAKA di tingkat Penegak- Pandega (usia 16 - 25 tahun) merupakan usia produktif yang akan memasuki dunia kerja dan sebagian besar merupakan generasi milenial dengan memiliki minat, aspirasi dan cara pandang khusus terhadap masa depannya.
KLHK gandengn Pramuka wujudkan lingkungan asri
Jadi, menjadi penting untuk merumuskan arah baru organisasi kepramukaan, khususnya menuju keberlanjutan sumber daya hutan dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat dalam rangka mendukung terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong.

"Tentunya arah pembinaan peserta didik anggota SAKA Wanabakti dan Kalpataru, mengacu pada visi, misi dan program prioritas yang tercantum dalam Renstra Gerakan Pramuka maupun Renstra KLHK," ungkapnya (ma).
Lebih baru Lebih lama