Persatuan Pensiunan Indonesia Resmi Berdiri

Para pensiunan perlu perhatian khusus terkait nasibnya
Jakarta (Indonesia Mandiri) – Nasib para pensiunan di Tanah Air kita punya wadah yang dapat menjembatani apabila ada masalah yg timbul. Nama lembaganya Persatuan Pensiunan Indonesia (PI). “Ini yang pertama di Indonesia. Kita akan melayani para pensiunan,” ucap Prof. Dr. Ermaya Suryadinata, mantan Gubernur Lemhannas RI.

Lembaga ini langsung mengadakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) pada 10-12 Oktober lalu di Hiotel Millenium Jakarta, dihadiri lebih dari 120 orang dari 30 Provinsi. “Sebentar lagi perwakilkan provinsi yang lain akan menyusul,” jelas Ermaya, saat jumpa pers beberapa waktu lalu.

PI sebenarnya resmi berdiri sejak Juli lalu, oleh 24 orang pensiunan yang berasal dari Pemerintah Provinsi, Kementerian dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berkeinginan adanya perubahan dalam pengelolaan pensiunan di Tanah Air. Jadi, PI sebagai wadah berkumpulnya parfa pensiunan dari PNS/ASN, BUMN, BUMD, DPR/DPD dan pejabat negara.

Menurut Ermaya, lembaganya sifatnya melayani. “Kesejahteraan para pensiunan di Indonesia masih banyak yang perlu diperhatikan,” tambahnya. Oleh karenanya, lembaga yang sudah mendapat dukungan dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi ini, segera melakukan berbagai programnya.
Pengurus PI (Ermaya Suryadinata, tengah berjaket)
PI hadir sebagai pendamping, pelayan, para pensiunan. Lembaga ini akan membantu anggotanya dari soal kesejahteraan hingga ke soal pemakaman. “Kira juga berkerja sama dengan lembaga tertentu untuk memberdayakan kemampuan anggota,” ungkap Ermaya (ma).

Foto: Istimewa
Lebih baru Lebih lama