KSBN Siap Kawal Peradaban Nusantara

Keberadaan aset seni dan budaya nusantara perlu dipelihara
Jakarta (Indonesia Mandiri) – “Kami belum melihat baik Pemerintah maupun masyarakat menjalankan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 secara konsisten dan berkelanjutan,” ujar Hendardji Soepandji, Ketua Umum Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN), dalam siaran persnya saat pengukuhan DPP KSBN 2022-2027 di Hotel Kartika Candra, Jakarta (28/10).

Hendardji yang purnawirawan perwira tinggi jenderal bintang du aini menyampaikan, “oleh karena itu KSBN telah melakukan berbagai tindakan nyata. Ikut menangani berbagai kegiatan budaya secara lebih sistematis sejak dan setelah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan disahkan.”

KSBN sejak berdirinya pada 2017, langsung tancap gas membawa misinya memperkenalkan seni dan budaya nusantara di seantero dunia. Berbagai negara telah didatanginya, seperti Amerika Serikat, Amerika Latin, Eropa Timur, Eropa Tengah, Eropa Barat, Afrika Utara, Afrika Barat serta beberapa negara di Asia.
Pengurus DPP KSBN saat dilantik ketuanya Hendardji Soepandji 
Dengan diisi 127 pengurus tersebar di 12 perwakilan provinsi, KSBN terus berupaya mengawal beragam aset peradaban nusantara untuk terus eksis dan dikenal dunia. Pada 2023, rencananya KSBN akan menggelar Hari Musik Nasional (Maret di Kota Tua Jakarta), Hari Tari Sedunia (April, membawa 10 ribu penari nusantara), Festival Budaya Nusantara (Juni di Kep Seribu) serta aneka lomba yang mengedepankan aset seni dan budaya (ma).

Foto: abri
Lebih baru Lebih lama