Sinergi Industri Hotel-UMKM Labuan Bajo Perkuat Sektor Parekraf

Kemampuan Pelaku UMKM di Labuan Bajo terus ditingkatkan
Labuan Bajo/NTT (Indonesia Mandiri) – "Kemenparekraf memiliki link jaringan hotel yang sangat luas, sehingga dengan kegiatan ini akan membuka peluang bagi pelaku UMKM di Labuan Bajo untuk dapat menyuplai kebutuhan dari hotel, baik dari hotel di sekitar wilayah Labuan Bajo maupun secara nasional," kata Shana Fatina, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF).

Hal ini diutarakan Shana, dalam kegiatan "Temu Bisnis Penguatan Rantai Pasok Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DPSP Labuan Bajo", digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kemenparekraf kolaborasi dengan Pertamina, Telkom, BPOLBF, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, serta asosiasi pariwisata (PHRI dan IHGMA) di kawasan obyek wisata Batu Cermin, Desa Batu Cermin, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur/NTT (9/9).

Momen ini menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk dapat memenuhi kebutuhan hotel. Bukan hanya hotel di Labuan Bajo, namun berpotensi juga untuk memenuhi kebutuhan jaringan hotel secara nasional. Karena dengan sinergi tersebut, bisa memperkuat rantai pasok industri parekraf dengan nilai komitmen kerja sama senilai Rp2,5 miliar.

Dalam kegiatan ini hadir 70 pelaku UMKM unggulan dari DPSP Labuan Bajo yang terdiri atas 45 UMKM Kuliner serta 25 UMKM Fashion dan Kriya.

"Diperlukan langkah afirmatif guna menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang industrialisasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, oleh karena itu Deputi Bidang Industri dan Investasi melaksanakan program ini dalam upaya memperkuat rantai pasok bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Henky Manurung, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf.

Sinergi ini terdiri dari beberapa kegiatan seperti pendaftaran perusahan sektor parekraf melalui sistem OSS oleh Direktorat Manajemen Investasi, Temu bisnis penguatan rantai pasok industri parekraf dengan para UMKM oleh Direktorat Manajemen Industri, Sosialisasi SNI 9042021 dari Direktorat SSU, lalu Coaching Clinic Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Direktorat Akses Pembiayaan.
Shana Fatina, Direktur Utama Badan Pelaksana otorita Labuan Bajo Flores
Dalam kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi aplikasi startup Jatis Mobile dalam mendukung kapasitas UMKM oleh Direktur dan CEO Jatis Mobile, serta penandatanganan kesepakatan bersama antara UMKM dan hotel.

Manager SMEPP PT Pertamina, Rudi Arifianto menambahkan, pihaknya memiliki program UMK Academy yang bertujuan mendorong UMKM agar dapat naik kelas. "Program UMK Academy yang bertujuan untuk mendorong UMK dapat naik kelas. Pertamina juga mendukung UMKM mulai dari pendampingan sampai dengan fasilitas pendanaan UMKM," ulas Rudi (ma).
Lebih baru Lebih lama