Luhut Dukung TNI AL Pelihara Laut Bersih

Masyarakat berperan penting menjaga kebersihan laut
Jakarta (Indonesia Mandiri) – “Pencemaran akibat sampah plastik di laut merupakan isu krusial yang sedang kita hadapi bersama. Bahkan ini sudah menjadi perhatian global sehingga kita harus kompak dan cermat dalam menanganinya,” ucap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan saat menghadiri Gerakan Laut Bersih Nasional 2022, di Tanjung Priok, Jakarta (7/9).

Acara ini bagian dari rangkaian HUT TNI AL ke-77, sebagai aksi konkret TNI AL untuk menjaga, memperbaiki kondisi lingkungan dan ekosistem laut. Terlebih, 75 persen dari negara ini terdiri dari lautan. kegiatan digelar serentak di 77 lokasi di Indonesia, diharapkan mengajak masyarakat maupun stakeholders lainnya untuk lebih peduli, berperan aktifmengatasi masalah sampah di Indonesia.

Sepakat dengan Luhut, Kepala Staf TNI AL/Kasal Yudo Margono juga menilai laut sebagai peradaban masa depan bangsa perlu kita jaga. “Acara ini kita adakan sebagai upaya menyadarkan sekaligus mengajak masyarakat Indonesia tentang pentingnya hal tersebut,” jelas Kasal.

Menko Marves Luhut B. Panjaitan bersama Kasal Laksamana TNI Yudo Margono
Luhut menambahkan, “dalam tiga tahun terakhir telah terjadi pengurangan sampah laut sekitar 28.5 persen. Namun, ini masih jauh dari target kita di 2025 yang ingin mengurangi sampah plastik laut sebesar 70 persen.” Ditambah lagi, Indonesia juga berambisi menuju bebas sampah plastik di lautan pada 2040, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018.

“Perlu menjadi perhatian, upaya terbesar penanganan sampah laut sebenarnya dengan memitigasi kebocoran sampah dari darat,” papar Luhut. Karena, lebih dari 80 persen sampah laut berasal dari darat yang terbawa ke laut dari sungai-sungai. Upaya pengelolaan sampah yang lebih baik dan kolaboratif akan mewujudkan ekosistem laut yang lebih bersih dan sehat (ma).

Foto: abri/istimewa
Lebih baru Lebih lama