Latihan Gema Bhakti TNI-USINDOPACOM Perkuat Sinergitas

TNI melibatkan semua matra dalam latihan ini
Jakarta (Indonesia Mandiri) – Sebanyak 110 prajurit TNI dari semua matra, Kogabwilhan, bersama USINDOPACOM (Unites States-Indo Pacific Command), mengikuti Latihan Bersama Gema Bhakti ke-10, yang berlangsung sejak 9 hingga September 2022.

Mereka menerima pembekalan dari instruktur Ltc Houston Sheets, Cdr Steven McCauley, Col Kristof Sills, Letkol Arm Fajar Catur, Kolonel Laut (E) Aab Abdul Wahab mengenai US Military History of Joint Operations, Introduction to Joint Operations, Forming the Joint Force HQ, Joint C2, Joint Fires & Targeting, Introduction to Joint Staff Functions, di Hotel Ritz Carlton Jakarta (10/9).

Latihan Bersama Gema Bhakti tahun 2022, memiliki tujuan untuk mempromosikan hubungan militer yang positif diantara kedua negara, meningkatkan kerjasama antara USINDOPACOM dan TNI, khususnya untuk proses perencanaan gabungan dalam menanggapi krisis regional dan untuk meningkatkan interoperabilitas dan profesionalisme bilateral.

Latihan ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena melibatkan Prajurit TNI dari satuan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan), sehingga dapat meningkatkan koordinasi dan interoperability antar satuan, kapasitas dan intimate cooperation respect antara kedua negara.

Paban VII/Latma Sops TNI Kolonel Inf Sri Widodo menyampaikan, peserta Latma Gema Bhakti terdiri TNI AD, TNI AL, TNI AU, Kogabwilhan TNI dan juga turut serta instruktur dari Sesko TNI. Hal ini akan membuat latihan berjalan dengan baik dan lancar, sehingga diantara personel kedua negara bisa saling menimba ilmu dan menerapkannya di satuan masing-masing.

Suasana pembekalan sebelum jalannya latihan
Latihan bersama Gema Bhakti yang dilaksanakan tahun ini memberikan arti penting, khususnya dalam hal bagaimana latihan ini menjadi wujud untuk menjaga hubungan Strategic Comprehensive Partnertship, sehingga perlu melanjutkan peningkatan kerjasama diantara kedua negara.

“Tema latihan tahun 2022 adalah perencanaan Defense LED Operation, dengan skenario yang telah disusun seluruh peserta akan berkreasi untuk berfikir melaksanakan proses perencanaan dalam menyiapkan Defense LED Operation dari pemahaman perspektif TNI,” kata Mayjen TNI Agus Suhardi, Asisten Operasi Panglima TNI (bp).
Lebih baru Lebih lama