Cina Siap Hadirkan Kapal Induk Ketiga

Kapal Induk ketiga milik Cina siap beroperasi pada 2925
Jakarta (Indonesia Mandiri) – Pada 17 Juni 2022 Cina meluncurkan Kapal Induk ketiga atau Type 003 dan diberi nama “Fujian” dengan nomor lambung 18, bertempat di Galangan Jiangnan Changxingdao, Shanghai.

Kapal induk ini disebut sebagai jenis CATOBAR* (Catapult Assisted Take-Off But Arrested Recovery) – catapult aircraft launch system, merupakan kapal induk terbesar milik Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN).

CATOBAR dilengkapi dengan catapult electromagnetic (EMALS – Electromagnetic Aircraft Launch Systems) dan technology arresting system, teknologi terbaru seperti terdapat pada kapal induk bertenaga nuklir milik US Navy USS Gerald Ford, hanya saja pada kapal milik PLAN ini bertenaga konvensional.

Kapal induk tersebut mulai dibuat pada 2018. Fujian dikenal sebagai Type 003, memiliki flight deck berukuran panjang 316 meter dengan dua electromagnetic catapult. Senjata pertahanan anti serangan udara berupa CIWS Type 1130 (H/PJ-14) dipasang dibagian depan kapal, pada sisi kiri/port dan Sisi Kanan/starboard.

Bobot operasi diperkirakan mencapai 80.000 ton. Panjangnya melebihi kapal induk terdahulu; Liaoning dan Shandong. Memiliki tiga catapult pada flight deck-nya, sehingga dapat meluncurkan pesawat dengan bobot berat seperti Xian KJ-600. Diperkirakan kapal induk baru ini akan mulai dioperasikan oleh PLAN pada 2025 mendatang.

Superstructure kapal dipasangi dengan tiang kapal/mast yang terintegrasi dan terdiri bidang yang menghadap kesegala arah untuk mengakomodasi radar planar array. Berbeda dengan dua kapal induk sebelumnya dengan radar H/LJQ-382 berputar secara mekanikal.

Xian KJ-600 merupakan Pesawat turboprop airborne early warning bermesin dua. Dilengkapi radar jenis piringan yang dipasang dibagian atas pesawat, mirip dengan pesawat E-2 Hawkeye milik US Navy.

Pesawat tempur yang dioperasikan oleh pihak PLAN antara lain Shenyang J-15 Flying Shark – jenis Sukhoi Su-33 versi Cina. Negeri Tirai Bambu ini telah mendapatkan lisensi untuk memproduksi J-15 mirip dengan Su-33. Selain itu, dibuat juga pesawat J-15 varian untuk peperangan elektronika.

Agaknya PLAN telah menentapkan operasional kapal induk sebagai kepanjangan operasi kapal-kapal angkatan laut dengan dukungan pesawat tempur hingga pesawat pengintai jarak jauh seperti KJ-600. Atau peningkatan kemampuan Wing Udara Penerbangan Pasukan Laut Tentara Pembebasan Rakyat Cina. Ditengarai kapal induk ini juga akan membawa pesawat tempur stealth FC-31 yang telah dimodifikasi pada airframe-nya.

Kapal induk Type-003 ini akan memperkuat armada yang sudah ada seperti kapal eks- Russia dari kelas Kuznetsov yang sudah dioperasikan sejak 2012, dan di refurbish pada 2017. Kapal eks-Russia ini memiliki panjang 305 meter dengan bobot tempur mencapai 70.000 ton.

Kedua kapal tersebut diberi nama Liaoning atau Type-001 dengan nomor lambung 16 (beroperasi pada satuan Armada Laut Utara), dan Shandong atau Type-002 dengan nomor lambung 17 (Beroperasi dalam jajaran Armada Laut Selatan), tidak dilengkapi catapult namun memiliki ski ramp untuk menerbangkan pesawat bersayat tetap seperti J-15.

Masih belum diketahui apakah kapal induk ketiga Fujian akan ditempatkan di satuan Armada Laut Timur. PLAN memiliki tiga satuan Armada: Armada Laut Utara, berpangkalan di Laut Kuning dengan markas di Qingdao, Provisnsi Shandong. Armada Laut Timur, berpangkalan di Laut Cina Timur dengan markas di Ningbo, Provinsi Zhejiang, dan Armada Laut Selatan, berpangkalan di Laut Cina Selatan dengan markas di Zhanjiang, Provinsi Guangdong.

Kekuatan Berikutnya

Diperkirakan Cina akan membangun Kapal Induk berikutnya, Tyoe-004, berupa kapal induk bertenaga nuklir. Belum diperhitungkan apakah setiap Kesatuan Armada nantinya akan diperkuat dengan masing-masing dua kapal induk.

Perspektif secara teknis, apabila PLAN menghendaki adanya kesiagaan satu strike group disepanjang waktu, maka setiap armada diperkirakan akan memiliki kekuatan tiga kapal induk. Diperkirakan kapal induk berikutnya akan dibangun di galangan kapal China Shipbuilding Industry Corporation’s Dalian Shipyard.

Bila Type-003 baru akan dioperasikan pada 2025, diperkirakan kapal induk tersebut akan mengakomodasi lebih banyak pesawat-pesawat tempur dibandingkan kapal induk Type-001 dan 002. Dari pandangan pihak Pentagon, Type-003 juga akan mengakomodasi pesawat AWACS/AEW jenis KJ-600 AEW, serta pesawat tempur J-35 yang baru saja melakukan penerbangan perdananya di 2021 lalu.
Cina juga akan menghadirkan kapal induk berkekuatan nuklir
Selain itu pesawat tempur bertempat duduk tandem J-15D electronic attack, dan J-15T varian catapult. Diperkirakan Type-003 akan membawa wing udara dengan potensi kekuatan; 40 pesawat J-15, 4 KJ-600, 4 J-15D, 12 Z-20, dan tiga helikopter Z-8. Atau juga pesawat tempur siluman hasil pengembangan mereka J-20 maupun pesawat tempur generasi kelima FC-31.

KJ-600 AEW memiliki sistem radar baru yang berdaya jangkau lebih jauh serta kemampuan deteksi lebih baik dari sistem radar sebelumnya. Kecepatan jelajahnya juga lebih cepat, sehingga kemampuan tempurnya jauh lebih efektif.

Pertahanan Laut dan perairan Cina sudah digariskan dalam Buku Putih Pertahanan Negara 2015, menjaga perairan dan samudera serta melindungi hak dan kepentingan maritim China (M.ALI Haroen).

Foto: Istimewa
Lebih baru Lebih lama