Peran Strategis Peta Laut Dukung Pelabuhan

Mendirikan Pelabuhan perlu didukung data dari Pushidrosal
Jakarta (Indonesia Mandiri) – Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat menekankan, Peta Laut Indonesia produksi Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL atau Pushidrosal dapat secara sah ditetapkan sebagai pendukung konsesi penyelenggaraan Pelabuhan. Ini karena Pushidrosal telah ditunjuk pemerintah menangani hidrografi nasional, khususnya dalam penyediaan peta laut untuk kepentingan navigasi.

Hal tersebut disampaikan Komandan Pushidrosal Laksdya TNI Nurhidayat dalam paparannya sebagai narasumber dalam Seminar Nasional ABUPI bertema “Implementasi Tata Kelola Kepelabuhanan Menuju Indonesia Emas 2045”, diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta (10/8).

Seminar ini membahas mengenai Konsesi Bidang Usaha Pelabuhan, guna mewujudkan pelaksanaan pengadaan Badan Usaha Pelabuhan yang memenuhi tata Kelola Pemerintahan yang baik, dihadiri seluruh Pengurus dan Anggota ABUPI, pemangku kepentingan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Asosiasi/organisasi terkait dengan jasa kepelabuhanan.
Danpushidrosal (kedua dari kiri) beri masukan dalam seminar kepelabuhanan
Menurut Danpushidrosal, data kepelabuhanan yang tergambar di Peta Laut Indonesia, baik peta kertas/paper chart dan peta digital/ENC – Electronic Navigational Chart, seperti kondisi batimetri Pelabuhan, informasi pengembangan pelabuhan, Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), alur pelayaran menuju pelabuhan, data oseanografi dan arus serta gelombang, serta fasilitas pelabuhan.

Peta Kertas dan ENC Pushidrosal adalah produk resmi, memenuhi standar dan spesifikasi International Hydrographic Organization (IHO) yang digunakan oleh seluruh kapal-kapal nasional dan internasional yang bernavigasi di perairan Indonesia (ma).

Foto: istimewa
Lebih baru Lebih lama