Nongsa Digital Park Siap Bersaing Di Pasar Global

Menparekraf Sandiaga Uno (kedua dari kiri) meninjau Nongsa Digital Park
Batam/Kepri
 (IndonesiaMandiri) – "KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Nongsa ini membawahi sejumlah sektor ekonomi kreatif/ekraf seperti film, animasi, aplikasi digital, dan game development. Kami mendorong (pengembangan ekraff) melalui konsep 3G, Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama) dan Gaspol (garap semua potensi lapangan usaha baik secara online virtual maupun off-line) untuk menghadirkan kebangkitan ekonomi, sinergi, serta terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Mernparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga melihat langsung potensi Nongsa Digital Park yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (31/5). Keberadaan Nongsa Digital Park diharapkan dapat mendongkrak kontribusi sektor ekraf dalam Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

"Ini adalah bagian dari ekonomi kreatif yang menyumbang lebih dari Rp 100 triliun terhadap PDB indonesia," jelas Sandiaga. Indonesia merupakan negara dengan kontribusi ekraf nasional nomor tiga terbesar di dunia. Di mana peringkat pertama diduduki oleh Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan di peringkat kedua dengan K-Pop.

Potensi ekraf Indonesia terbesar ketiga di dunia

Jadi, Nongsa Digital Pasrk miliki peluang besar untuk bersaing di pasar global, dengan didukung oleh kemampuan sumber daya manusia yang terlatih (ma).

Lebih baru Lebih lama