Konferensi AVPN Jadi Solusi Dan Peluang Investasi Sektor Parekraf

Para dermawan, pengusaha dari berbagai negara, akan memberi stimulus di sektor parekraf Indonesia
Nusa Dua (Indonesia Mandiri) – “Acara ini bertujuan untuk memberikan solusi dan peluang dalam hal ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, untuk menciptakan lingkungan yang aman, meningkatkan produktivitas, stabilitas dan keamanan, dan juga untuk memperkuat kepemimpinan global khususnya di Asia,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga hadir dalam acara Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) Conference di Bali International Convention Centre, Nusa Dua Bali (21/6). Dampak yang dirasakan sektor parekraf karena pandemi Covid-19 begitu besar. Dan kini, saatnya untuk bangkit untuk menjadi lokomotif utama dalam pemulihan ekonomi.

Penguatan investasi di sektor ini akan meningkatkan peran parekraf dalam kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja. Banyak sektor lain yang bergantung pada kinerja parekraf seperti ritel, akomodasi, makanan dan minuman, logistik, dan angkutan.

Jadi, ucap Sandiaga, event internasional AVPN yang berlangsung pada 21 hingga 24 Juni akan menegaskan peran Indonesia khususnya, Bali sudah siap menyambut berbagai event internasional untuk diselenggarakan di Pulau Dewata dengan keindahan alam dan budaya.

“Event ini tentunya membuat persepsi yang baik tentang ketahanan ekonomi Indonesia terhadap krisis, kemudian menunjukkan kesiapan dan kepemimpinan Indonesia kepada dunia, khususnya dalam hal pemulihan ekonomi global, serta mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat internasional untuk mengadakan kegiatan MICE di Indonesia,” terang Sandiaga.

Tahun ini, Kemenparekraf fasilitasi lima brand social enterprise untuk berpartisipasi dalam kegiatan Impact Live dan Impact Showcase. Merek-merek ini berasal dari subsektor kuliner, fesyen dan kriya, seperti Tenoon, MCL (Mycotech Lab), Liberty Society, Timurasa dan KaIND.

Sementara CEO AVPN Naina Subberwal Batra menambahkan, Konferensi Global AVPN mempertemukan berbagai filantropis, investor, dan pembuat kebijakan terkemuka dunia untuk mengumumkan aliansi baru, meluncurkan potensi pendanaan baru, dan membentuk kemitraan strategis untuk membantu negara-negara Asia mengatasi kekurangan pendanaan dalam memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB/SDGs).

Hasil Konferenwsi APVN menjadi masukan untuk acara G20 
Hasil dari pertemuan AVPN akan menjadi masukan bagi agenda utama KTT G20 sehingga memungkinkan diambilnya tindakan nyata untuk menyertakan sumber daya dan modal agar mendatangkan dampak yang lebih besar di Asia.

Dengan lebih dari 600 organisasi/perusahaan anggota yang tersebar di 33 negara, AVPN memiliki peran unik untuk menghubungkan pemimpin negara-negara di Asia guna mengkolaborasikan modal, bantuan teknis, dan pengaruh kebijakan mereka untuk mengkatalisis modal yang dimiliki kantor, keluarga, yayasan, dan perusahaan-perusahaan di Asia (dh).
Lebih baru Lebih lama