Penginapan Model Bobocabin Hadir Di Kintamani

Bobocabin Kintamani gairahkan peluang usaha di daerah
Kintamani/Bali
 (IndonesiaMandiri) – "Kita bisa lihat sendiri ke-30 unit kabin yang ada di sini sudah terpesan jadi antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tentunya ini membuka peluang usaha dan lapangoan kerja bagi masyarakat sekitar," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, saat mengunjungi penginapan Bobocabin Kintamani, di Kabupaten Bangli, Bali (14/5).

Sandiaga menyempatkan diri berkeliling melihat-lihat fasilitas yang tersedia di penginapan, akan dibuka pada 17 Mei. Usai berkeliling, Sandiaga mengungkapkan kehadiran Bobocabin diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Kintamani dan sekitarnya.

Selain itu, Sandiaga juga mengapresiasi keberanian Bobobox selaku pengelola Bobocabin Kintamani yang membuka penginapan ini di tengah masa pandemi COVID-19. Ia menilai hal ini merupakan bukti keyakinan pelaku usaha terhadap kebangkitan ekonomi Indonesia pascapandemi COVID-19.

Menparekraf Sandiaga melihat langsung fasilitas Bobocabin
"Saatnya Indonesia untuk bangkit, dan mulai memulihkan ekonomi. Menggerakkan dengan penuh inovasi," serunya. Kehadiran Bobocabin Kintamani merupakaninovasi baru dalam hal penginapan di destinasi wisata. "Tren pariwisata tidak lagi resort-resort dengan gedung besar dan tinggi, tetapi lebih ke bangunan kecil yang ramah lingkungan," jelas Sandiaga.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Bobobox, Indra Gunawan, menyebut kehadiran Bobocabin Kintamani merupakan suatu solusi dalam upaya pemulihan sektor parekraf di Indonesia. "Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan exposure bagi teman-teman di wilayah Kintamani karena Indonesia itu luar biasa indahnya," ungkap Indra (dh).

Lebih baru Lebih lama