Transjakarta Izinkan Pelanggan Buka Puasa Di Bus

Pembagian takjil di sejumlah halte Kerjasama Transjakarta dan Baznas DKI Jakarta 
Jakarta (IndonesiaMandiri) – “Kami memperbolehkan bagi pelanggan untuk membatalkan puasa namun harus tetap dengan aturan yang berlaku. Hal ini untuk keamanan dan kenyamanan bersama,” ujar Angelina Betris Plt. Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Transjakarta di Halte Harmoni (4/4).

Selama berbuka puasa, tambah Betris, pelanggan hanya diperkenankan membatalkan puasa selama maksimal 10 menit sejak adzan Magrib berkumandang. Adapun pelanggan hanya diperbolehkan mengkonsumsi air minum, kurma dan makanan ringan lainnya serta dilarang berbuka dengan makanan lauk pauk, siap saji dan menyengat yang dapat mengganggu kenyamanan pelanggan lain.

Selain itu, pelanggan hanya diperbolehkan membuka masker pada saat berbuka puasa dan tidak diperkenankan untuk berbicara baik secara langsung ataupun melalui sambungan telpon. “Kami menghimbau agar seluruh pelanggan untuk mematuhi semua aturan yang berlaku,” jelas Betris.

Di bulan suci Ramadhan 1443H, Transjakarta kembali menerapkan kebijakan layanannya, agar pelanggan masih tetap beraktivitas dengan nyaman meski tengah menjalankan ibadah puasa. Waktu layanan tak mengalami perubahan,beroperasi mulai pukul 05.00 – 21.30 WIB.  

Anak-anak yang menerima takjil sebelum menaiki bus Transjakarta
Selain itu, tambah Betris, Transjakarta bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) DKI Jakarta berkolaborasi dalam menyediakan takjil kepada seluruh pelanggan melalui program berbagi makanan gratis kepada masyarakat bertajuk ‘Semua Bisa Makan’. Harapannnya, agar di bulan Ramadhan ini Transjakarta bisa berbagi kebahagiaan kepada seluruh pelanggan setia.

“Untuk menikmati takjil ini, kami menggunakan media aplikasi serta menggunakan voucher yang dapat ditukarkan disebanyak 150 halte di 13 koridor utama. Syarat dan ketentuan bisa diakses melalui media sosial resmi kami,” ungkapnya (ma).

Lebih baru Lebih lama