Lulusan Politeknik Pariwisata 100 Persen Terserap

Mau cepat kerja, Poltekpar menjadi alternatifnya
Jakarta (IndonesiaMandiri) – “Catatan yang kami kumpulkan sekitar 70 persen langsung terserap, dan 30 persen memulai usaha sendiri. Saya bangga dan salut, Ini suatu kebanggan juga bagi kami bahwa lulusan Poltekpar (Politeknik Pariwisata) yang 30 persen bukan mencari kerja malah menciptakan lapangan kerja,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Menparekraf Sandiaga Uno, saat jumpa pers mingguan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta (4/4).

Ini membuktikan, 100 persen lulusan dari mahasiswa lulusan Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf terserap di industri pariwisata tanah air bahkan banyak di antaranya mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Yang membuat hebat lagi, sebagian bekerja di industry parekraf di berbagai negara asing.

Kemenparekraf kini memiliki enam Poltekpar, berada di Medan, Palembang, Bandung, Bali, Makassar dan Lombok. “Mereka memulai usaha di bidang hotel, restoran, kafe. Ini yang terus akan kami tingkatkan. Kami berharap, lulusan SDM Poltekpar menjadi center of excellent” jelas Sandiaga.

Sementara Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Faisal, menambahkan keenam Poltekpar membuka pendaftaran untuk Tahun akademik 2022/2023 bagi Mahasiswa Baru melalui 2 jalur, yaitu Seleksi Bersama Masuk (SBM) dan Seleksi mandiri masuk (SMM).

“Dari data yang kami himpun, sudah ada 7.513 peminat. Namun baru 1.444 peserta mendaftar. Untuk mendapatkan informasi lengkap dan terkini mengenai penyelenggaraan SBMTNP T.A. 2022/2023, para calon mahasiswa dapat mengakses langsung situs https://sbmptnp.kemenparekraf.go.id,” papar Faisal.

Program studi tata boga kini banyak diminati
Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani yang juga salah satu lulusan dari Poltekpar Bali menambahkan, ada beberapa Program Studi (Prodi) kini menjadi unggulan dan banyak diminati para calon mahasiswa.

“Pertama, Diploma 3 Manajemen Tata Boga/ Kuliner. Prodi ini banyak diminati bagi yang ingin berwirausaha dibidang kuliner. Kedua, prodi Diploma 4 Administrasi Perhotelan, prodi ini diminati karena peminat ingin mendalami hospitaliti di perhotelan, Ketiga prodi Diploma 4 Kepariwisataan, prodi ini diminati untuk mengembangkan destinasi pariwisata. Dan yang keempat Diploma 4 Manajemen Perhelatan/Event dan MICE, lantaran saat ini adanya kebijakan pariwisata berbasis event, ” terang Gusti Ayu (ma).

Lebih baru Lebih lama