Lebih 855 Ribu Kursi Garuda Indonesia Sambut Libur Lebaran

Arus mudik dengan jasa layanan penerbangan udara bakal meningkat
Jakarta (IndonesiaMandiri) – “Kami memproyeksikan terdapat peningkatan trafik penumpang sebesar 35 persen  pada periode Peak Season Lebaran mendatang. Tentunya potensi peningkatan tersebut akan terus bergerak dinamis sejalan dengan demand masyarakat untuk kembali melaksanakan perjalanan mudik,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Garuda Indonesia Group serta anak usahanya Citilink, menyiapkan sedikitnya 855.119 kursi penerbangan, baik untuk rute domestik dan internasional, sebagai upaya memfasilitasi kebutuhan aksesibilitas udara masyarakat selama periode Peak Season Lebaran 2022. Optimalisasi ketersediaan kursi tersebut dilakukan melalui pengoperasian pesawat berbadan lebar serta penambahan frekuensi rute dengan permintaan tinggi (high demand) periode 25 April – 10 Mei 2022. 

Selama periode tersebut, Garuda Indonesia kerahkan sedikitnya 288.219 kursi dengan sejumlah pesawat berbadan lebar, seperti A330-300 dan A330-200, serta narrow body B737-800 NG. Adapun Citilink menyiapkan hingga 566.900 kursi yang akan dilayani dengan armada A320-200 dan ATR72-600. 

“Kami memahami momen libur hari raya ini memiliki arti tersendiri di tengah antusiasme masyarakat, khususnya mereka yang telah menantikan kesempatan mudik sejak dua tahun lalu untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga di kampung halaman. Untuk itu, penting bagi kami untuk memastikan tersedianya layanan penerbangan yang aman dan nyaman,” tambah Irfan. 

Garuda Indonesia kerahkan pesawat berbadan lebar penuhi layanan libur Lebaran
Optimalisasi kapasitas penerbangan Garuda Indonesia di antaranya akan dilaksanakan di sejumlah rute penerbangan dengan demand tinggi, seperti Jakarta – Denpasar, Jakarta – Surabaya, Jakarta-Medan, Jakarta – Jogja, Jakarta – Padang, Jakarta – Pontianak, Jakarta – Solo, Jakarta-Banjarmasin, Jakarta – Semarang, dan Jakarta – Balikpapan.  

“Kami akan terus memantau situasi dan perkembangan kebutuhan penerbangan masyarakat demi memastikan layanan penerbangan dapat senantiasa terpenuhi. Kami juga secara intensif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kelacaran arus mudik dan arus balik selama periode tersebut, " jelas Irfan (ma).

Lebih baru Lebih lama