Hadapi Libur Lebaran, Ketepatan Waktu Garuda Indonesia Capai 96 Persen

Selama libur lebaran Garuda Indonesia angkut hingga 95 ribu penumpang
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Sambut libur Lebaran, Garuda Indonesia Group melalui penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink terus menunjukkan kinerja layanannya yang baik. Terbukti, pada puncak periode mudik kali ini operasional penerbangan berjalan dengan lancar melalui capaian rata-rata tingkat ketepatan waktu penerbangan atau On Time Performance sebesar 96%.

Untuk melayani penumpang, diproyeksikan angkutan penumpang sebanyak 95 ribu orang pada puncak periode peak season yang jatuh pada 28-29 April 2022. Namun demikian, trafik penumpang tersebut diperkirakan masih akan terus bergerak dinamis sejalan dengan antusiasme masyarakat pada momentum libur Lebaran  ini.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan, "sejalan dengan diperbolehkan perjalanan mudik pada perayaan Lebaran kali ini, Garuda Indonesia berkomitmen untuk terus mengoptimalkan aksesibilitas layanan penerbangannya baik dari segi kapasitas maupun layanan penumpang".

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (tengah) cek siatuasi di lapangan
Garuda Indonesia Group terus memastikan  kelancaran operasional penerbangan, khususnya melalui konsistensi penerapan protokol kesehatan guna menghadirkan layanan penerbangan yang aman, nyaman dan sehat  bagi masyarakat. Hal tersebut, diantaranya diterapkan melalui penyediaan layanan vaksinasi booster di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Pada Kamis (28/4), Garuda Indonesia Group mengangkut sebanyak 47.132 penumpang  dengan total penerbangan sebanyak 326 penerbangan. Total penumpang Garuda Indonesia Group tersebut meningkat hingga 65,5  persen dibanding periode awal arus mudik pada 25 April. Lalu pada Jumat (29/4), diperkirakan akan mengangkut sebanyak 48.360 penumpang dengan total sebanyak 333 penerbangan.

Unit kargo Garuda Indonesia Group juga terus berjalan. Kali ini, tonase kargo domestik maupun internasional di periode peak season Lebaran menunjukan peningkatan hingga 35% dibandingkan periode sebelum peak season (ma).

Lebih baru Lebih lama