Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata Perkuat Standar Kompetensi ASEAN

Kualitas SDM dari PTNP siap bersaing dalam industry pariwisata ASEAN
Jakarta (IndonesiaMandiri) –  "Negara-negara anggota ASEAN berusaha meningkatkan kerja sama di bidang pariwisata dalam mewujudkan kawasan Asia Tenggara sebagai tujuan wisata terbaik dan berkualitas,” kata Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kemenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, saat membuka Rapat Koordinasi Bersama Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata/PTNP di Poltekpar Bali (4/2).

Rakor ini memang fokus untuk penerapan Mutual Recognition Arrangement For Tourism Professional (MRA -TP) di lingkungan Asia Tenggara , agar kompetensi sumber daya manusia dari PTNP mendapat pengakuan bersama dari negara anggota ASEAN.

“Ini merupakan momentum bagi kita semua untuk bersama-sama mendiskusikan MRA-TP ASEAN PTNP menuju Perguruan Tinggi Vokasi Global,” jelas Giri. Kemenparekraf memiliki enam PTNP, yang tersebar di Medan, Palembang, Bandung, Bali, Lombok dan Makassar.  

Salah satu kesimpulan dari rakor, adalah menghasilkan lulusan-lulusan yang dibutuhkan pasar (industri pariwisata) ke depan. ASEAN MRA-TP sendiri merupakan perjanjian di antara negara-negara ASEAN untuk memfasilitasi pergerakan tenaga kerja bidang pariwisata yang berkompeten dan bersertifikat di kawasan ASEAN.

Sekretaris Kemenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani (kanan)
Menurut Giri, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Pusbang SDM Parekraf) Kemenparekraf dan PTNP harus terus bersama-sama menjalankan program-program yang dapat menciptakan SDM Parekraf yang unggul, profesional, dan berdaya saing (ma).

Lebih baru Lebih lama