Membahayakan Perairan Internasional, Bakamla RI-TNI AL Usir Kapal Tanker Asing

Kapal tanker MT Chemstar Sapphire berbendera Marshall islands
Selat Malaka
 (IndonesiaMandiri) – Bakamla RI bersinergi dengan TNI AL usir kapal tanker berkebangsaan Marshall Islands yang sedang drifting di jalur internasional Selat Malaka (11/2). Kejadian bermula saat Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla RI mendeteksi sebuah kapal mencurigakan di perairan Selat Malaka.

Kapal tersebut kemudian diidentifikasi sebagai kapal tanker MT Chemstar Sapphire berkebangsaan Marshall Islands. Saat dideteksi, MT Chemstar Sapphire tak bergerak dengan waktu yang cukup lama di tengah jalur internasional Selat Malaka. Tindakan ini dinilai mencurigakan dan membahayakan pelayaran bagi kapal lain.

Temuan ini dilaporkan kepada Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Bambang Irawan, guna menggerakan unsur patroli Bakamla terdekat, guna memeriksa MT Chemstar Sapphire. Namun karena alutsista Bakamla RI masih sedang beroperasi di lokasi yang agak jauh, lalu dihubungi armada TNI AL, yakni KRI Kartoang-872.

Dengan Sinergi yang kuat, KRI Kartoang-872 langsung meluncur ke perairan Selat Malaka mendekati target MT Chemstar Sapphire pada koordinat 04 11,380 U - 099 37,095 T, melaksanakan shadowing dan melakukan komunikasi menggunakan gelombang radio.

Dari hasil komunikasi, KRI Kartoang-872 mendapat informasi MT Chemstar Sapphire mengaku drifting sejak 9 Febuari 2022 malam dengan alasan menunggu perintah gerak lebih lanjut untuk sandar di Belawan, Sumatera Utara.

Lokasi kapal tanker membahayakan lalu lintas kapal lain
Komandan KRI Kartoang-872 perintahkan MT Chemstar Sapphire untuk menuju area lego jangkar di perairan Belawan dengan pertimbangan, drifting di perairan internasional sangat membahayakan pelayaran kapal lainnya. Setelah koordinasi dengan pihak agen, MT Chemstar Sapphire langsung bergerak menuju daerah lego di perairan Belawan (ma).

Lebih baru Lebih lama