Lestarikan Danau Toba, Presiden Tanam Pohon Di Desa Simangulampe

Jokowi laangsung ikut menanam pohon
Danau Toba/Sumut
 (IndonesiaMandiri) – Menteri LHK Siti Nurbaya dan Wakil Menteri LHK Alue Dohong mendampingi Presiden Jokowi melakukan penanaman pohon di Desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (3/2). Presiden melakukan penanaman ini sebagai upaya memulihkan lahan di sekitar Danau Toba, serta menjaga dari ancaman bencana banjir dan longsor.

"Kita lihat di sini tanahnya kondisinya curam sehingga kita perlu melakukan kegiatan konservasi tanah dan air berupa terasering," ucap Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Rehabilitasi Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PSDASRH-KLHK), Dyah Murtiningsih. Kegiatan penanaman pohon kali ini dilakukan di area seluas 10 hektare dengan metode teknik konservasi tanah dan air, dan agroforestri.

Dyah pun berharap melalui kegiatan penanaman pohon ini, nantinya kawasan hutan lindung yang ada di sekitar Desa Simangulampe, Kabupaten Humbang Hasundutan dapat terjaga dengan baik, termasuk mengurangi terjadinya erosi.

Presiden melakukan penanaman kacang macadamia, yang merupakan salah satu jenis tanaman hasil hutan bukan kayu, bersama dengan masyarakat. Nantinya pada areal tersebut akan ditanam pohon-pohon yang  merupakan kombinasi pohon-pohon bernilai ekonomi tinggi, seperti petai sebanyak 430 batang, durian 440 batang, alpukat 440 batang, mangga 440 batang, aren 880 batang, macadamia nut 440 batang dan pinus 880 batang. Turut serta bersama Presiden, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor

Kab Humbang Hasundutan miliki potensi strategis sebagai daerah tangkapan air di Danau Toba
Jenis pohon-pohon tersebut merupakan jenis pohon yang ditanam dengan mempertimbangkan aspek manfaat secara sosial maupun ekonomi bagi masyarakat setempat. Upaya rehabilitasi lahan dengan tanaman yang hasilnya memiliki nilai ekonomi tinggi dan sesuai aspirasi masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas lahan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga terciptalah kutub-kutub pertumbuhan wilayah.

Desa Simangulampe di Humbang Hasundutan merupakan salah satu wilayah di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba yang memiliki peran strategis. Dari sini penyuplai air dominan ke Danau Toba. Paling tidak ada sembilan sistem aliran besar di daerah ini yang mengalirkan air ke Danau Toba. Terbesar dibandingkan daerah-daerah lainnya. Dengan penanaman pohon, kedepannya diharapkan dapat memulihkan hutan di Simangulampe sebagai “Menara Air” yang mampu menyuplai air secara terus menerus dengan volume besar dan kualitas yang baik.

Untuk mendukung Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Danau Toba serta wilayah Sumut dan sekitarnya, telah juga disiapkan persemaian besar seluas 37,25 ha yang dibangun di desa Motung, Kecamatan Ajibata, yaitu  berada pada jalan lintas antara Sibisa menuju Motung, dengan jarak 2,5km dari Bandara Sibisa menuju desa Motung, Kabupaten Toba (ma).

Lebih baru Lebih lama