Bali Kebut Persiapan Infrastruktur Venue G20

Berbagai persiapan sarana infrastruktur telah siap sambut ajang G20
Bali
 (IndonesiaMandiri) – Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan dan jajarannya meninjau sejumlah titik di Pulau Bali, guna melihat persiapan sambut ajang G20 (31/1). Lokasi pertama yaitu Garuda Wishnu Kencana/GWK, sebagai Venue pertemuan utama bagi para delegasi dalam KTT. Lokasi ini memiliki lanskap yang indah dan alami, bernuansa Bali yang cukup kental. Terdiri dari beberapa lapangan yang diapit oleh tebing-tebing. GWK direncanakan dapat digunakan sebagai tempat makan malam dan acara puncak.

Lalu ke Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) sebagai alternatif venue kedua. Berbagai ruang rapatnya dianggap mumpuni untuk diadakan acara pertemuan bertaraf internasional.  Selain itu, lokasi ini dan juga Apurva Kempinski direncanakan menjadi salah satu lokasi charging station mobil listrik yang dapat menampung 20 mobil per stasiun. Di hari sebelum KTT, mobil akan diisi penuh hingga 200 KW yang dapat menempuh jarak hingga 300-400 KM. Sehingga pemakaian pada hari betikutnya tak perlu diisi dari nol.

Rombongan kemudian bergerak ke Apurva Kempinski dan melalui jembatan Sawangan I,II, dan III. Tiga jembatan ini merupakan upaya peremajaan akses perjalanan yang tengah digarap jelang G20 ini. Luhut menggaris bawahi empat poin utama, yaitu pembebasan lahan, penguatan jembatan, penggunaan aspal dan beautifikasi.

Di Apurva Kempinski, adalah tempat menginap para delegasi. Pada proses kedatangan, para delegasi pemimpin dunia nantinya, waktu tunggu per pemimpin dari yang pertama hingga terakhir bertotal 1.5 jam. Untuk itu, Luhut meminta agar dapat diantisipasi tempat menunggu yang nyaman dan terkendali.

Dari Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dan General Manager Airnav Denpasar Riza Fahmi turut memaparkan kesiapan dan hambatan pembangunan dan skema penerbangan Bandara I Gusti Ngurah Rai sampai Januari 2022 ini. Secara total, ada 20 pesawat diperkirakan akan datang. Untuk antisipasinya, akan disiapkan 63 parking stand, dengan 11 lokasi pelandasan.

"Gedung VVIP akan direnovasi dan ditambahkan di lahan seluas 2000 meter akan langsung berkoneksi dengan runaway pesawat. Gedung ini akan dibuat dengan dana APBN Kementerian PUPR. Beautifikasi bandara ini juga akan ditekankan pada eco-living technology dan produk dalam negeri," urai Faik Fahmi. Selain itu Faik juga menambahkan akan disediakan Screening PCR akan dilakukan dalam 1 jam, yang dapat langsung mendeteksi 930 pasien dalam satu waktu papar.

Sedangkan General Manager Airnav Denpasar Riza Fahmi menambahkan, pihaknya antisipasi beberapa potensi erupsi dari lima gunung berapi. "Selain itu Bandara Lombok dan Surabaya akan dijadikan bandara cadangan parkir pesawat delegasi," tambahnya.

Menko Luhut melihat Mangrove Tahura dekat Bandara I Gusti Ngurah Rai
Luhut sempatkan melihat Kura-Kura Bali dan Indonesia Coral Reef Garden (ICRG), memantau perkembangan pengelolaan restorasi terumbu karang dari Program ICRG) di Bali yang telah dilaksanakan sejak 2018 dan 2020. ICRG sendiri merupakan Program restorasi terumbu karang nasional yang menyinergikan unsur ilmiah dan Sosial-Ekonomi dalam pengelolaan sumber daya pesisir-laut untuk  kelestarian dan pemanfaatan yang berkelanjutan terutama untuk Edukasi-Ekologi-Ekonomi. Proses ini telah berhasil melalukan restorasi terumbu karang seluas 75,3 hektar (753.000 meter persegi) yang merupakan terbesar saat ini di dunia.

Ada Mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai turut ditengok Luhut. Mangrove Tahura ini telah disepakati untuk menjadi showcase mangrove bagi para Leaders di sela-sela rangkaian acara KTT G20 di November 2022. Kelebihan lokasi ini adalah strategis, dekat dengan pusat kota, mudah diakses, memiliki area mangrove yang luas (1.373 Ha), dan fasilitasnya memadai (lw).

Lebih baru Lebih lama