Transjakarta-Serikat Pekerja Teken Perjanjian Kerja Bersama

Manajemen Transjakarta terus melakukan pembenahan untuk kesejahteraan karyawannya
Jakarta (IndonesiaMandiri) – "Ini adalah sejarah baru bagi Transjakarta,“ ucap Direktur Utama Transjakarta M. Yana Aditya, usai tercapainya kesepakatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mengatur hak serta kewajiban dan memiliki jangka waktu dengan periode 2021-2023, antara Transjakarta dengan Serikat Pekerja (21/12).

 

Menurut Yana, ini pertama kalinya PKB Transjakarta dengan Serikat Pekerja diteken dengan seluruh pemangku kepentingan. PKB juga dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah, Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Riden Hanam Aziz.

 

Kesepakatan ini mulai digodok sejak 2020 IaIu, mempertemukan berbagai aspirasi. Proses panjang ini akhirnya menghasilkan titik temu. Komitmen Transjakarta pada kesejahreraan karyawan juga dirumuskan dalam poin-poin PKB dengan Serikat Pekerja. Capaian PKB ini sangat diapresiasi Pemprov DKI.

 

Peningkatan kreativitas dan produktifitas kerja serta keberlangsungan bisnis perusahaan secara berkesinambungan terbentuk melalui hubungan kerja yang dinamis, harmonis, selaras, serasi dan seimbang antara perusahaan dan pekerja. Iklim positif sektor transportasi sangat membantu menggairahkan perekonomian nasional, khususnya di DKI Jakarta

 

Pimpinan Transjakarta saat teken PKB dengan Serikat Pekerja
Kesejahreraan karyawan Transjakarta diharapkan memacu meningkatnya kinerja pelayanan kepada masyarakat. PKB Transjakarta dengan Serikat Pekerja dilandasi dasar hukum, seperti UU Ketenagakerjaan No 13/2003, UU Serikat Buruh 21/2000, dan Permenaker 28/2016, yang diharapkan menghasilkan perubahan positif bagi para pekerja transportasi (ma).

Lebih baru Lebih lama