Transjakarta Perketat Pengawasan Kinerja Operator Bus

Peringatan dan sanksi tegas dilakukan Transjakarta kepada mitra operator yang lalai
Jakarta (IndonesiaMandiri) – ”Berdasarkan hasil evaluai,i maka bus yang sama dan model yang sama dari Mitra (operator) kita berhentikan sementara untuk mencegah dampak yang lebih jauh sambil dilakukan proses investigasi”, ucap Direktur Utama PT Transportasi Jakarta M Yana Aditya saat jumpa pers di Jakarta (4/12).

Ini sebagai tindaklanjut penanganan insiden keselamatan yang melibatkan mitra operator Transjakarta terkait rentetan kecelakaan bis, dimana PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan berbagai tindakan preventif berupa pemberhentian sementara kepada dua operator yang mengalami kecelakaan sebanyak 229 unit armadanya.

Yana menegaskan mitra operator wajib melakukan pengecekan menyeluruh terhadap armada yang meliputi Brake, steering, engine, transmisi dll selama pemberhentian operasi sementara. Bukan hanya itu. Yana juga telah mewajibkan mitra operator untuk dapat memastikan pengecekan kesehatan fisik dan minta seluruh Pramudinya dan juga perbaikan SOP berkendara.

“Setelah melakukan hal tersebut maka Transjakarta akan memutuskan apakah unit dan pramudi dapat dioperasikan kembali”, tambahr Yana. Manajemen Transjakarta akan menggandeng KNKT sebagai salah satu pihak yang kompeten dalam hal berlalu lintas untuk dilakukan audit secara menyeluruh terkait aspek pembenahan SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Pimpinan Transjakarta saat jumpa pers
Peningkatan pengawasan operator secara berkala, sambung Yana, lebih menyeluruh ke bagian-bagian terkait dengan keselamatan, penambahan prosedur pengecekan kesehatan dan fungsi pengawasan pada saat bus beroperasi serta pemberian sanksi yang lebih tegas.

Yana memastikan, pemberhentian operasi sementara mitra operator Transjakarta tersebut sama sekali tidak berdampak terhadap layanan kepada masyarakat, “Kami sudah mempersiapkan antisipasi dengan pengaturan operasional bus dengan armada operator lain dan cadangan”, ungkapnya (ma).

Lebih baru Lebih lama