Home » , » Naskah Legenda Asal Sulsel “La Galigo” Dibahas SATUPENA

Naskah Legenda Asal Sulsel “La Galigo” Dibahas SATUPENA

Posted by Berita Indonesia Mandiri on Desember 10, 2021

Salah satu bentu karya “La Galigo” yang memiliki arti penting bagi masyarakat Bugis
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Perkumpulan Penulis Indonesia, SATUPENA, akan mendiskusikan naskah legenda asal Sulawesi Selatan, “La Galigo”, dalam sebuah diskusi atau webinar. Ini adalah karya sastra terpanjang di dunia. “La Galigo” lebih panjang daripada epik India, Mahabarata dan Ramayana.

Diskusi akan dilangsungkan pada Webinar Obrolan Hati Pena #17, dengan nara sumber Prof. Dr. Nurhayati Rahman, Minggu, 12 Desember 2021, pukul 14.00-16.00 WIB. Sebagai pemandu diskusi adalah Amelia Fitriani dan Anick HT.

Kitab kuno berbentuk puisi ini berisi mitos penciptaan dari peradaban Bugis. Bahkan bagi sebagian masyarakat Bugis yang masih menganut agama lokal, yakni kepercayaan Tolotang, posisi “La Galigo” adalah kitab suci. “La Galigo” bak keindahan tersembunyi yang penuh misteri. Keindahan naskah kuno itulah yang ingin diungkapkan oleh Nurhayati Rahman kepada dunia.

Webinar ini mengundang pembicara ahli, Prof. Dr. Nurhayati Rahman
Seakan melawan arus, Nurhayati mendedikasikan dirinya untuk menghidupkan warisan budaya “La Galigo” di tengah memudarnya pengetahuan lokal perihal teks-teks kuno Bugis, dan juga rendahnya tingkat penguasaan masyarakat atas bahasa kuno dan aksara Lontara.

Silahkan mengikuti diskusi inilewat link zoom: https://s.id/hatipena17, livestreaming: Youtube Channel, Hati Pena TV, Facebook Channel: Perkumpulan Penulis Indonesia – Satupena. Dan, ada  sertifikat bagi peserta yang menyimaknya (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Berita Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »