Kini, Koantas Bima Terintegrasi Dengan Transjakarta

Bus Koantas Bima dengan tampilan barunya
Jakarta (IndonesiaMandiri) – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) secara resmi jalin kerjasama dengan Koperasi Angkutan Lintas Bis Madya (Koantas Bima). Angkutan bersejarah bagi transportasi publik berbasis bus dengan ciri khas warna hijau dan kuning tersebut, resmi sinergi dengan Transjakarta ke- dalam sistem Bus Rapid Transit (BRT) dengan wajah barunya.

Adapun peluncuran prototipe armada bus dengan tiga warna baru yakni oranye, putih serta perpaduan kuning dan biru, kini menjadi ciri khas Koantas Bima tersebut , berlangsung di Stasiun integrasi Tanah Abang, Jakarta Pusat (2/11), dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, . Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Direktur Kereta Api Indonesia Didiek Hartantyo serta Direktur Utama Transjakarta M. Yana Aditya.

"Alhamdulillah, hari ini kita semua bisa menghadirkan armada baru dari Koantas Bima yang kita ketahui bersama merupakan sejarah dan ikon transportasi publik berbasis bus di ibukota. Kini kami hadirkan kembali bus-bus tersebut dengan wajah baru yang tentunya lebih baik dari sisi layanan hingga fasilitas yang ditawarkan," ujar Betris, Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Transjakarta.

Keberhasilan kerjasama ini, lanjut Betris, seiring dengan cita-cita Pemprov DKI untuk menghadirkan layanan transportasi yang terintegrasi. Koantas Bima sendiri menjadi operator bus sedang kedua setelah Kopaja yang melayani masyarakat.

"Semua moda transportasi publik yang beroperasi di DKI Jakarta nantinya akan diintegrasikan di bawah payung Jak Lingko. Program ini merupakan gagasan besar dari Pemprov OKI Jakarta di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur Anies Baswedan yang membawa sistem transportasi kita hingga ke titik ini," papar Betris.

Pemprov DKI Jakarta terus tingkatkan layanan transportasi
Bus Koantas Bima yang bergabung dengan Transjakarta akan diberi atribut nama Mini trans, sebutan nama untuk semua bus sedang yang beroperasi di lingkup Transjakarta. Meski tidak menghilangkan warna khas, bus ini nantinya akan menyesuaikan dengan standar layanan Transjakarta. Serta, seiring dengan program Jakarta Langit Biru yang dicanangkan Pemprov DKI, perlahan semua bus Transjakarta akan beralih ke armada listrik.

Standar layanan bus Koantas Bima dilengkapi dengan Handgrip, kursi prioritas, CCTV. papan peta petunjuk layanan Transjakarta, hand sanitizer dan alat Tap On Bus (TOB). Bus ini memiliki kapasitas 17 untuk pelanggan duduk dan 13 berdiri (dh).

Lebih baru Lebih lama