Home » » Polri Gagas Aplikasi ASAP Digital Nasional Cegah Karhutla

Polri Gagas Aplikasi ASAP Digital Nasional Cegah Karhutla

Posted by Indonesia Mandiri on September 16, 2021

Menteri LHK Siti Nurbaya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit dan Mendagri Tito Karnavian
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Perkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dapat dukungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang baru meluncurkan Aplikasi ASAP Digital Nasional untuk memperkuat sistem deteksi dini indikasi kejadian karhutla secara digital untuk cakupan nasional.

Menteri LHK Siti Nurbaya apresiasi kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit beserja jajaran yang telah menggagas Aplikasi ASAP Digital Nasional. Upaya ini menunjukan keseriusan institusi Polri dalam kerjasama penanggulangan karhutla di Indonesia.

“Kami berharap dengan diluncurkanya Aplikasi ASAP Digital Nasional oleh Polri akan memperkuat sistem peringatan dan deteksi dini indikasi karhutla dalam kesatuan sistem yang bekerja di tingkat lapangan sekaligus di tingkat nasional,” ujar Siti dalam peluncuran aplikasi tersebut di Mabes Polri, Jakarta (15/9).

Aplikasi ini, tambah Siti, sangat penting mempercepat respon penanganan karhutla, khususnya penegakkan hukumnya sesuai Instruksi Presiden No. 3/2020 Tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan. “Kita tentu berharap aplikasi ini dapat digunakan bersama-sama, dan dapat diakses oleh semua para pemangku kepentingan dalam pengendalian karhutla secara nasional,” harap Menteri Siti.

"Kegiatan peluncuran Aplikasi ASAP Digital Nasional hari ini sebetulnya adalah mengintegrasikan seluruh potensi yang ada untuk menjadi satu kekuatan baru dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden untuk melakukan pencegahan secara dini dan penanggulangan karhutla," jelas Kapolri.

ASAP Digital Nasional merupakan upaya transformasi penanggulangan karhutla oleh Polri bekerjasama dengan lintas institusi terkait cara integrasi sistem penentuan karhutla dari beberapa aplikasi di Kementerian/Lembaga termasuk Sipongi milik KLHK dan aplikasi lain di 13 Polda, serta dilengkapi pemasangan CCTV pemantau karhutla pada tower-tower BTS PT. Telkom.

Berkat koordinasi yang baik, karhutla kini dapat diantisipasi lebih baik
Kamera CCTV ini menjadi salah satu keunggulan aplikasi ini karena bisa berotasi 360 derajat, melakukan zoom in mencapai 40x, mendeteksi kecepatan angin, kelembaban udara, dan lain sebagainya yang akan mampu memberikan data-data yang lebih akurat dan aktual untuk membantu deteksi dini karhutla. CCTV saat ini sudah terpasang di 10 Polda, dan akan ditambah 3 Polda pada provinsi rawan Karhutla.

 Koordinasi dan kerjasama lintas instansi pusat dan daerah, serta instansi penegak hukum telah menurunkan kejadian karhutla secara drastis. Data KLHK terbaru mencatat bahwa luas areal terbakar akibat karhutla telah menurun tajam di 2020, yaitu mencapai 82% sejak masa sulit karhutla tahun 2015 (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Defense Equipment