Home » » Kepada DPR RI, Bakamla RI Akui Kekuatannya Belum Ideal

Kepada DPR RI, Bakamla RI Akui Kekuatannya Belum Ideal

Posted by Indonesia Mandiri on September 14, 2021

Personil Bakamla saat menjalankan tugas menjaga perairan Indonesia
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksda TNI S. Irawan, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Ruang Rapat Komisi I, Lt.2 DPR-RI, Gedung Nusantara II, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat (13/9), memaparkan sejumlah programnya.

Kajsda TNI Irawan mengungkapkan, kondisi sarana prasarana Bakamla saat ini masih jauh dari ideal karena baru tersedia 10 kapal patroli berbagai jenis yang tentu belum mencukupi untuk mengamankan seluruh wilayah Indonesia. Selain kapal patroli, Bakamla juga membutuhkan pengamatan udara seperti pesawat dan drone.

Disebutkannya, pengamatan udara ini dibutuhkan untuk melakukan identifikasi terhadap setiap kontak permukaan dalam rangka mengoptimalkan penggunaan kapal patroli. Ini dibutuhkan untuk menerapkan strategi fleet in being atau armada siaga Bakamla dalam mengamankan wilayah prioritas yang telah ditentukan sebelumnya. Salah satunya di laut Natuna Utara, Kepulauan Riau. 

Sebagaimana diketahui, saat ini Indonesia masih memiliki overlapping claim ZEE (zona ekonomi eksklusif) dengan Vietnam. Sehingga kerap kapal-kapal ikan vietnam memasuki wilayah klaim unilateral ZEE Indonesia. 
Sestama Bakamla RI Laksda TNI S. Irawan
Disamping itu, Laksda TNI S. Irawan menyampaikan setidaknya empat poin dalam paparannya tentang roadmap penguatan Bakamla. Yaitu aspek legislasi, kebijakan dan strategi, sarana dan prasarana serta kebutuhan anggaran Bakamla dalam RDP dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto serta dihadiri anggota DPR dari sembilan Fraksi.

Kini, Bakamla tengah mendorong peranannya dalam menyinergikan patroli dan sistem informasi maritim sebagaimana diamanatkan dalam UU No.32 Tahun 2014 tentang Kelautan. Untuk mewujudkannya, Bakamla menyusun roadmap pengembangan kekuatan dan kemampuan Bakamla sebagai acuan kebijakan dan strategi penguatan kelembagaannya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

.