Home » » Banyak Potensi Ekraf Di Jakarta Miliki Keunggulan

Banyak Potensi Ekraf Di Jakarta Miliki Keunggulan

Posted by Indonesia Mandiri on September 04, 2021

Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif guna menumbuhkan semangat pelaku usaha
Jakarta (IndonesiaMandiri) – "Jakarta sebagai ibu kota merupakan melting point tempat budaya nusantara dan budaya kosmopolitan berinteraksi satu sama lain. Jadi kita bisa menggabungkan kuliner khas tempo dulu dari Eropa, Tiongkok, maupun Timur Tengah, yang menurut saya sangat berpotensi untuk lebih dikembangkan di masa depan," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

Menparekraf menghadiri workshop pengembangan "KaTa Kreatif Indonesia" di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (3/9). Ia menyebut,"DKI Jakarta, khususnya Jakarta Barat, memiliki keunikan daya tarik yang dapat menjadi potensi. Sehingga dapat terus dimaksimalkan untuk menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja."  

Dicontohkan Sandiaga, peninggalan kolonial Belanda seperti Batavia Lama (Oud Batavia), Museum Fatahillah atau Chinatown, menjadi aset penting pengembangan kepariwisataan dan ekonomi kreatif (parekraf)  yang dapat saling melengkapi satu sama lain. Deretan potensi tersebut, masih banyak peluang ataupun ide-ide kreatif untuk terus digali.

Kemenparekraf dampingi pelaku ekraf mulai dari pelatihan hingga akses permodalan
Di subsektor kuliner misalnya, banyak kuliner khas tempo dulu yang kuat akan story telling. Untuk itulah Kemenparekraf/Baparekraf menghadirkan rangkaian kegiatan workshop Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia sebagai salah satu cara menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengembangkan kreativitas. Serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya untuk mengembangkan potensi lokal.

Workshop ini mengundang narasumber yang kompeten di bidangnya. Sehingga diharapkan para pelaku ekraf bisa mendapat wawasan dalam mengembangkan usahanya. "Karenanya workshop ini kita lakukan dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan, juga memberikan akses terhadap permodalan serta pemasaran dan hal lainnya yang dibutuhkan pelaku ekonomi kreatif khususnya UMKM," jelas Sandiaga (dh/ra).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

.