Home » » Bakamla RI Perkuat Kehadiran Nelayan Di Laut Natuna Utara

Bakamla RI Perkuat Kehadiran Nelayan Di Laut Natuna Utara

Posted by Indonesia Mandiri on September 19, 2021

Kehadiran kekuatan Bakamla di perairan perbatasan negara
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Saat ini Bakamla tengah menyusun rencana aksi terkait menjaga perairan di perbatasan, salah satunya yang sedang marak jadi sorotan adalah di Laut Natuna Utara (LNU). Salah satunya adalah konsep pembentukan Nelayan Nasional Indonesia, bertujuan mendorong kehadiran pelaku ekonomi sekaligus mendukung kegiatan monitoring di wilayah penangkapan ikan di LNU.

Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita dalam keterengan tertulisnya (18/9). Karena di Laut Natuna Utara, memang banyak melintas kapal asing karena wilayah tersebut merupakan pintu masuk dari dan keluar lalu lintas kapal melalui Selat Sunda dan Selat Malaka.

Wisnu juga menjelaskan, kata “ribuan” yang pernah disampaikan oleh Sestama Bakamla Laksda TNI S. Irawan bermakna umum. Tidak dalam waktu yang berdekatan dan juga mencakup Laut China Selatan. “Laut Natuna Utara kan berbatasan langsung dengan Laut China Selatan,” tambah Wisnu.

Menurut Wisnu, Bakamla telah mengajukan rekomendasi kebijakan dan strategi menghadapi situasi di perbatasan termasuk di Laut China Selatan ke Kemenkopolhukam. Dalam rekomendasi Bakamla, untuk menghadapi situasi di wilayah perbatasan, diperlukan tidak saja kehadiran aparat, tetapi juga pelaku ekonomi termasuk nelayan dan kegiatan eksplorasi ESDM (energy sumner daya mineral) serta penelitian.

Bakamla giat membina nelayan agar dapat melaut dengan aman
Terpisah, kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia epada salah satu TV Swasta Nasional menegaskan, situasi di LNU tetap aman terkendali saat ini. Nelayan tidak perlu kawatir serta dapat tetap beraktivitas sebagaimana biasanya (bp).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Defense Equipment