Home » » Teknologi Drone Dan "Bola Benih" Bantu Percepatan Reforestasi Mangrove

Teknologi Drone Dan "Bola Benih" Bantu Percepatan Reforestasi Mangrove

Posted by Indonesia Mandiri on Agustus 27, 2021

Terobosan baru pemulihan mangrove dengan Bolah Benih (seadball) bisa dipakai ke wilayah lain
Purwakarta/Jabar (IndonesiaMandiri) – Begitu banyaknya manfaat mangrove, khususnya bagi masyarakat pesisir dan kepulauan, seperti penahan ombak, badai, melindungi daratan dari erosi dan abrasi. Mangrove menjadi filter alami sungai dari polutan dan menjaga kelebihan sedimen mencapai laut.

Peran mangrove juga penting dalam menjaga biota laut dan berdampak besar pada ekonomi masyarakat sekitar. Keberadaan mangrove berdampak langsung bagi komunitas lokal. Hutan mangrove dapat menyerap karbon empat kali lebih banyak daripada hutan hujan (rainforest). Sebagian besar karbon ini disimpan dalam tanah di bawah pohon-pohon mangrove. Meski mangrove memiliki manfaat banyak, sedikitnya 35 persen hutan mangrove dunia telah hilang, rusak dalam kurun waktu 1980 – 2000.

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) terus mendorong rehabilitasi mangrove di Indonesia. Baru saja ada Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama Program CSR Rehabilitasi Mangrove, sebagai upaya mempercepat rehabilitasi mangrove menggunakan teknologi drone dan “Bola Benih”.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, mengawal kesiapan penerapan teknologi drone untuk penanaman mangrove, seperti saat peninjauan ke sejumlah lokasi di wilayah Jawa Barat (Jabar). Disini, benih mangrove diolah menjadi “seed balls” atau “bola benih” dan survei lokasi yang sedianya menjadi pilot project reforestasi mangrove dengan pemanfaatan drone.

"Pada kunjungan ini, kami mengunjungi beberapa lokasi di daerah Jawa Barat guna melihat kondisi dan kesiapan benih yang sudah ada serta meninjau lokasi untuk uji coba penanaman mangrove menggunakan drone," terang Plt. Asisten Deputi (Asdep) Pengelolaan Produk Kehutanan dan Jasa Lingkungan Kemenko Marves (27/8).

Menurut Peneliti Ahli Utama Pusat Litbang Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BLI/BSI KLHK) Prof. Maman Turjaman yang turut dalam kunjungan, syarat benih mangrove yang potensial untuk revegetasi mangrove dengan drone yaitu benih berukuran kecil di bawah 3 cm, dengan berat maksimal 15 gram, ketersediaannya melimpah, dan memiliki kesesuaian silvikultur.

Guna mempercepat reforestasi mangrove, tambah Prof Maman, penanaman benih dilakukan dengan menggunakan bola benih atau seed ball. Benih tersebut nantinya akan dibungkus menjadi bola yang akan ditembakkan dari drone. Seed ball sendiri merupakan bola-bola yang berisikan benih yang dibungkus dengan lumpur diambil dari kawasan mangrove serta ditambah bahan amelioran seperti charcoal, clay, dan kompos.

"Nanti prosesnya itu, drone akan menembakkan benih yang sudah dibungkus menjadi seed ball. Benih tersebut kemudian akan beradaptasi 1-2 tahun, kemudian anakan mangrove yang mampu beradaptasi akan tumbuh baik setelah masuk tahun ke-3," papar Prof. Maman.
Indonesia miliki banyak lahan mangrove yang bisa dioptimalkan 
Pembuatan Bola Benih tetap melibatkan masyarakat setempat, seperti Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Kelompok Tani Hutan (KTH). LMDH dan KTH, akan mengikuti pelatihan pada akhir September mendatang selama 1 hingga 2 hari. Kemudian baru bisa dilepas membuat seed ball sebanyak 30.000 - 50.000 seadball untuk diujicobakan pada sekitar 3 hektar lahan.

“Pelatihan ini akan melibatkan masyarakat sekitar, jadi ini akan menjadi ketrampilan tambahan anggota LMDH atau KTH. Kita yang akan memberikan pelatihan bermitra dengan rekan-rekan dari BPDAS Citarum-Ciliwung KLHK dan Perhutani," jelas Zainuddin.

Penggunaan drone dalam reforestasi mangrove ditujukan untuk menebar benih mangrove dari udara ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, terpencil, dan masih jarang penduduknya, sehingga sulit untuk diakses oleh manusia (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

.