Home » » PPKM Terus Berlaku Selama Pandemi Masih Ada

PPKM Terus Berlaku Selama Pandemi Masih Ada

Posted by Indonesia Mandiri on Agustus 24, 2021

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan diperluas
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Panjaitan dalam jumpa pers virtual (23/8) menyebut (mengutip yang sudah disampaikan Presiden dalam Pidato Kenegaraan beberapa waktu lalu), untuk periode penerapan PPKM Level 4, 3, dan 2 periode 24-30 Agustus 2021 wilayah Aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya dan Surabaya Raya mengalami penurunan dari Level 4 ke Level 3 pada minggu ini.

Sehingga kabupaten /kota yang masuk ke Level 3 bertambah menjadi sebanyak 67 kabupaten/kota. Untuk level 2 jumlahnya bertambah menjadi 10 kabupaten/kota. Khusus untuk wilayah Aglomerasi Bali, Malang Raya Solo Raya serta DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta), saat ini masih pada level 4.

“Tetapi kami perkirakan akan turun menjadi Level 3 pada beberapa minggu ke depan dengan perbaikan yang terus menerus dalam penanganan covid, terutama agar meningkatkan kesembuhan lebih cepat dan menekan laju kematian,” jelas Luhut.

Dalam evaluasi level PPKM diatas, Pemerintah kembali memasukkan data indikator kematian sebagai penilaian Asesmen Level sesuai acuan yang ditetapkan oleh WHO. Hal ini terjadi karena perbaikan data kematian di beberapa wilayah sudah lebih baik, dan kasus kematian yang sebelumnya tidak terlaporkan sudah banyak dilaporkan.

Namun, dalam beberapa hari kedepan akan kembali terjadi kenaikan tren kasus konfirmasi dan juga kasus kematian akibat tabungan kasus konfrimasi dan kematian yang dikeluarkan oleh beberapa Kabupaten/Kota.

Terkait angka kematian yang masih tinggi di beberapa wilayah ini, Presiden meminta secara khusus untuk segera dilakukan pengecekan dan intervensi di lapangan. Salah satu penyebab tingginya angka kematian adalah masih enggannya masyarakat melakukan isolasi terpusat (Isoter) sehingga terjadi perburukan ketika isolasi mandiri yang menyebabkan telatnya mereka dibawa ke fasilitas kesehatan.

Disampaikan juga, Pemerintah telah menerapkan uji coba protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sebagai sarana skrining untuk mengurangi penularan covid19 di tempat-tempat publik dan keramaian, seperti mall/pusat perbelanjaan, venue olahraga outdoor, dan pabrik-pabrik industri.

Secara keseluruhan total masyarakat yang melakukan skrining Aplikasi Peduli Lindungi mencapai 5,9 juta orang dimana 12.459 orang di antaranya tidak diperkenankan masuk/melakukan aktivitas oleh sistem. Sistem dan mekanisme ini penting agar kita bisa menekan laju penambahan kasus pada saat aktivitas masyarakat meningkat.

PPKM akan terus dilakukan selama pandemi masih ada 
Dalam pelaksanaan PPKM ke depan, Pemerintah akan melakukan uji coba protokol kesehatan pada pertandingan Sepak Bola Liga 1 yang akan dilakukan pada 27-29 Agustus 2021, di DKI Jakarta tanpa penonton dengan maksimal 3 pertandingan. Sama halnya dengan pusat perbelanjaan, mall dan industri, Protokol Kesehatan yang ketat akan diterapkan dan Penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi juga akan digunakan.

Terkait dengan pelaksanaan pembukaan liga 1 ini, “Saya minta para supporter untuk tidak datang ke stadiun atau melakukan aktivitas nonton bareng. Mari kita mendukung klub masing-masing dan menikmati jalannya pertandingan dari rumah saja,” jelas Luhut.

Pemerintah juga akan mendorong penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi bagi seluruh moda transportasi baik itu Kereta Api, Bis Umum, Kapal Api dan Penyebrangan yang saat ini baru digunakan di sektor penerbangan saja.

Intinya, “PPKM ini akan terus berlaku selama pandemi. Penentuan levelnya menyesuaikan kondisi masing-masing daerah dan berlaku setiap satu sampai dua minggu sekali berdasarkan rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Presiden setiap minggunya,” tegas Luhut (ma).

Foto: abri

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

.