Home » » MenikmatI Pesona Dunia Lewat Film Apik Dari Rumah

MenikmatI Pesona Dunia Lewat Film Apik Dari Rumah

Posted by Indonesia Mandiri on Agustus 14, 2021

Pesona destinasi wisata Indonesia ikut menjadi perhatian dunia
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Tak ada yang bisa menebak masa pandemi Covid-19 ini bakal berakhir cepat atau lambat. Itu sebabnya, banyak pihak mengatakan, bersiaplah untuk hidup berdampingan dengan pandemi dalam waktu cukup lama. Termasuk dalam hal ini bagi masyarakat yang gemar bepergian, di masa pandemi, tak lagi dapat leluasa mengunjungi sejumlah destinasi wisata.

Nah Agoda, salah satu startup e-commerce global berbasis di Singapura sekaligus platform perjalanan digital, punya solusi sempurna menawarkan hiburan bagi pelanggannya untuk tetap bersemangat meski dibatasi pergerakannya, seperti dari rumah saja. Dari rumah, misalnya, kita bias menikmati film pilihan, seperti ditawarkan Agoda, sebagai sarana hiburan mengobati pembatasan perjalanan kita saat ini.

Menurut survei dilakukan Agoda, 78% orang Indonesia sudah siap berwisata kembali setelah pandemi berakhir. Tujuh dari sepuluh destinasi impian yang paling sering dicari di 2020 memang masih didominasi destinasi domestik. Namun, keinginan wisatawan Indonesia untuk bepergian ke luar negeri mulai meningkat.

Agoda mencantumkan beberapa film dan serial TV yang akan membawa kita ke berbagai petualangan tanpa memandang usia. Dari perjalanan keluarga yang menghangatkan hati hingga petualangan romantis dengan pasangan dan road trip menegangkan bersama teman-teman hingga perjalanan dengan orang yang lebih tua. Pengalaman sinematik ini akan membantu Anda memuaskan keinginan berjalan-jalan tanpa meninggalkan sofa Anda yang nyaman.

Crash Landing on You (2019 — 2020)

Serial Korea yang terkenal ini punya semuanya, adalah kisah Romeo dan Juliet jaman modern dengan sentuhan khas Korea. Bermula dari kecelakaan paralayang, pewaris kaya Yoon Se-ri menemukan dirinya di Zona Demiliterisasi Korea Utara. Dia ditemukan oleh Ri Jeong-hyuk, seorang perwira tentara Korea Utara yang memutuskan untuk membantunya bersembunyi dan kembali ke Korea Selatan. Walaupun ada ketegangan politik di antara kedua negara, kedua orang ini saling mengenal dan jatuh cinta. 

Selain jalan ceritanya yang adiktif serta akting pemainnya yang kuat, sebagian besar daya tarik drama Korea ini terletak pada pemilihan lokasi yang sangat indah untuk menambah faktor romansanya, seperti hutan indah Taman Nasional Hallasan di Pulau Jeju, Hatan River Sky Bridge, jembatan gantung Panjang di Pocheon, Korsel menghadap pegunungan serta hutan yang eksotis.

Susah Sinyal (2017)

Film ini mengisahkan tentang Ellen, seorang ibu tunggal dan pengacara sibuk, dengan anak remaja perempuannya, Kiara yang hubungannya kurang baik. Kiara lebih dekat dengan neneknya yang dipanggil Oma. Kepergian Oma yang tiba-tiba membuat Kiara merasa sendiri dan sangat kesepian. Ellen berusaha untuk mengisi kekosongan itu, namun hal itu ternyata tidak mudah. Untuk mengurangi jarak di antara mereka, Ellen memutuskan untuk membawa anaknya berlibur ke lokasi eksotik nan cantik di Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Sayangnya, tempat mereka berlibur tidak memiliki sinyal internet yang baik. Ellen tidak bisa bekerja, dan Kiara tidak bisa online. Ini adalah situasi yang tidak nyaman untuk ibu dan anak tersebut. Namun dengan segala argumen dan perbedaan pendapat, sinyal internet yang terbatas tersebut ternyata malah bisa memperbaiki hubungan mereka.

Film drama komedi besutan Ernest Prakasa, mengajak kita melihat keindahan alam di Sumba Timur. Mulai dari Pantai Puru Kambera dengan pasir putih dan rindangnya pohon cemaranya, Bukit Tenau nan hijau membuat kita seakan berada di negeri dongeng, Air Terjun Tanggedu dikelilingi perbukitan cantik seperti Grand Canyon National Park di Amerika hingga Pantai Walaikiri dengan pohon-phon bakau kerdil yang tampak eksotis saat matahari terbenam.

Crazy Rich Asians (2018)

Film box office ini sempat membawa mata dunia ke Asia. Dengan latar social elite Singapura, perjalanan komikal ini mengangkat kisah hubungan anak seorang pengungsi Taiwan dengan anak lelaki keluarga kaya raya di Singapura. Didukung pemain papan atas seperti Constance Wu, Henry Golding, Michelle Yeoh dan Awkwafina yang sukses mencuri perhatian penonton, film ini mengisahkan ikatan yang menyatukan keluarga di Singapura dan sekitarnya.

Rachel yang baru saja bertunangan terbang dengan pesawat jet ke Singapura untuk menemui calon mertuanya. Cerita menjadi menarik saat terungkap latar belakang keluarga sang pacar, Nick, ternyata super kaya dengan gaya hidup budaya Asia yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Di sinilah petualangan Rachel dalam menjelajahi kehidupan glamor kaum jetset Asia dimulai.

Di film ini ditampilkan beberapa destinasi menarik di Singapura, mulai dari Raffles Hotel yang ikonik, pusat kuliner Newton Food Center hingga hutan buatan Supertree Grove yang mengesankan. Semuanya berada di bawah bayangan Marina Bay Sands yang menakjubkan.

Trinity, The Nekad Traveler (2017)

Meskipun travel bucket list Anda saat ini sulit diwujudkan, film Trinity, The Nekad Traveler, mungkin bisa menjadi penyemangat Anda untuk bepergian lagi setelah pandemi berakhir. Ini kisah wanita karir yang punya hobi melancong dan terobsesi memenuhi bucket list perjalanannya. Namun sebagai pekerja kantoran, ia harus pintar-pintar merayu bos dan mengatur cuti agar bisa melakukan perjalanan jauh.

Dari rumah saja di masa pandemi, kita bisa memilih sejumlah film menarik seperti disarankan Agoda
Mengambil lokasi syuting di 3 negara yaitu Maladewa, Filipina serta Indonesia, film ini sukses menularkan virus ingin jalan-jalan. Dari menikmati eksotisme pantai-pantai di NTT, jalan-jalan di antara perbukitan karst Rammang-Rammang di Sulawesi, mengeksplorasi benteng Baluarte de San Diego di Intramuros, Manila, hingga menikmati kemewahan resor mewah di Maldives.

 

Nomadland (2020)

Menyabet tiga Oscar di ajang penghargaan Academy Awards tahun ini, Nomadland bukanlah film perjalanan biasa. Film ini bercerita mengenai Fern, perempuan berusia 61 tahun dan kehidupannya sebagai nomad atau pengembara jaman modern, ketika mengembara di Amerika bagian barat untuk mencari pekerjaan.

Terinspirasi oleh buku non fiksi berjudul sama, Nomadland menggambarkan dunia warga Amerika lanjut usia yang hidup sebagai transien setelah resesi 2008. Mereka pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk melakukan pekerjaan musiman. Beberapa lokasi yang menonjol antara lain formasi batu besar di Badlands National Park di Dakota Selatan, ada pohon redwood,  sebagai salah satu benda hidup tertinggi di dunia.

Emily In Paris (2020)

Manjakan fantasi keliling dunia dengan serial komedi Emily in Paris.  Karakter Emily adalah eksekutif marketing berusia 20 tahunan dari Chicago mendapat pekerjaan di Paris. Dia harus beradaptasi di kota baru. Dia tidak bisa berbicara Perancis, merasa tak siap dengan tanggung jawab kerja barunya dan tidak tahu apapun mengenai budaya setempat, namun Emily berusaha sekuat tenaga untuk beradaptasi.

Film ini menawarkan pemandangan hebat kota Paris dan tur sederhana ke banyak spot ikonik di kota ini, seperti Palais Garnier, rumah opera besar abad 19, Pont Alexandre III mewah membentang sepanjang sungai Siene dan Rue de l'Abreuvoir yang disebut-sebut sebagai “jalan paling cantik di Paris” karena dihiasi dengan tanaman merambat dan arsitekturnya yang unik. .

Apapun jenis perjalanan yang Anda idamkan, baik liburan keluarga, perjalanan solo mencari jati diri, atau petualangan warga senior yang menginspirasi, Anda bisa beralih ke film untuk mengingat kembali kenangan perjalanan terbaik Anda dan mendapatkan inspirasi untuk perjalanan baru (dh).

Foto: istimewa

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

.