Home » » Indonesia Terima Bantuan Penanganan Covid-19 Dari Swasta

Indonesia Terima Bantuan Penanganan Covid-19 Dari Swasta

Posted by Indonesia Mandiri on Juli 31, 2021

Kemenko Marves mewakili Pemerintah Indonesia terima bantuan swasta
Bekasi/Jabar (IndonesiaMandiri) – Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Tranportasi Ayodhia Kalake dan Penasehat Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jona Widagdo hadiri Serah Terima Barang Donasi dari Hongkong CBL Limited, LX International, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park, PT Dexin Steel Indonesia dan TVS Motor Company kepada Indonesia melalui emenko Marves. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kamadjaja KLOG Park Cibitung, Bekasi, Jawa Barat (30/7). 

“Atas nama Pak Menko, kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi tinggi atas donasi yang telah diberikan,” ucap Ayodhia. 

Bantuan ini akan dapat menolong pasien yang sangat membutuhkan dan tersebar di berbagai lokasi. “Kebutuhan oksigen medis saat ini 5 kali lebih banyak dari saat keadaan normal,” jelasnya. 

Jona juga menyampaikan ucapan terima kasih dan merasa beruntung memiliki teman dari seluruh dunia untuk membantu menangani Covid-19 di Indonesia. "A friend in need is a friend indeed (teman sejati adalah teman yang tetap ada di samping kita saat sedang masa-masa susah),” kisahnya. 

Bantuan didistribusikan kepada rumah sakit dan klinik yang menjadi prioritas di seluruh wilayah Indonesia, terutama alat kesehatan oxygen concentrator. Alat ini diakui mampu menyelamatkan banyak nyawa, terlebih proses distribusi maupun penggunaannya dapat dilakukan lebih cepat dibanding tabung oksigen pada umumnya. 

Alat kesehatan ini pun akan didatangkan kembali minggu depan. Bersama Kementerian Kesehatan serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kemenko Marves akan membantu mendistribusikan. 

Bantuan oksigen konsentrator sangat membantu penanganan Covid
Laporan dari dinas kesehatan, fasilitas layanan kesehatan dan isoman di daerah yang memakai oxygen concentrator sangat baik dan sebagai alat krusial pertolongan dini saat saturasi pasien mulai turun.

Selain itu, Kemenko Marves berharap pada masa mendatang akan lebih banyak alat kesehatan dan obat-obatan yang diproduksi sendiri di Indonesia (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

.