Home » » Dukung Gernas BBI, Menparekraf Beli 100 Topi Rea Khas Manggarai Barat

Dukung Gernas BBI, Menparekraf Beli 100 Topi Rea Khas Manggarai Barat

Posted by Indonesia Mandiri on Juni 19, 2021

Pemakaian produk dalam negeri dan UMKM didukung Perpres 12/2021
Jakarta (IndonesiaMandiri) – “Pak Bupati Ed (Edi Endi Bupati Kabupaten Manggarai Barat), saya kehabisan kopiah produk ekonomi kreatif khas Manggarai Barat, setiap saya pakai, selalu diminta orang terus. Laku sekali. Tolong dikirim lagi 100 buah nanti saya selesaikan pembayarannya,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno.

Menparekraf ikut hadir secara virtual dalam Puncak Acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kilau Digital Permata Flobamora, di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur/NTT (18/6). Sandiaga langsung belanjase online 100 topi rea atau kopiah khas Kabupaten Manggarai Barat, NTT, yang kerap dijadikan suvenir atau cinderamata khas Labuan Bajo.

Topi Rea sendiri terbuat dari daun pandan berduri, dengan melalui beberapa tahapan pengawetan, pelenturan, pewarnaan, dan penganyaman. Topi ini menjadi aksesoris busana adat yang bukan saja dikenakan oleh warga biasa pada saat acara tradisi dan ritual seperti pernikahan, kematian, dan acara adat lainnya. Tapi juga menjadi songkok yang banyak digunakan dalam acara-acara pemerintahan.

Penyelenggaraan acara puncak Gernas BBI Kilau Permata Digital Flobamora di Labuan Bajo digelar secara hybrid dengan tatap muka dalam jumlah terbatas serta virtual. Turut hadir secara langsung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati Manggarai Barat Edi Endi dan jajaran, Direktur Utama (Dirut) Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana Fatina, serta para pelaku UMKM dan berbagai stakeholder.

Sementara hadir secara virtual Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, hingga Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar.

Sandiaga mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika yang menjadi “movement manager” dalam acara ini. Rencananya Puncak Waringan akan dimaksimalkan potensinya oleh masyarakat Labuan Bajo dan sekitarnya, melalui kegiatan eperti workshop, show case, weekly creative event dan sebagainya. Creative hub ini juga akan dijadikan ikon destinasi wisata.

Gernas BBI terus digalakkan Pemerintah lintas kementerian/lembaga
"Mari kita rawat bersama. Selain itu, minat wisatawan ke Taman Nasional Komodo, kita juga dorong dari segi kuliner yaitu ikan kuah asam. Serta pengembangan desa adat, desa wisata terutama yang ada di sekitar Labuan Bajo dan NTT, bersama Flobamora kita maju bersama. Bangga buatan Indonesia-Bangga masakan Indonesia, Bangga Berwisata di Indonesia,” ajak Sandiaga.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan, ““Gernas BBI mengajak kita untuk menumbuhkan rasa bangga menggunakan produk anak bangsa, turut memajukan ekonomi lokal, konsumen diarahkan untuk memilih produk dalam negeri khususnya UMKM.”

Wapres Ma’ruf Amin menekankan, pemakaian produk dalam negeri dan UMKM didukung  Pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12/2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Komitmen Pemerintah untuk mengutamakan penggunaan produk lokal UMKM yaitu dengan adanya kewajiban alokasi 40 persen bagi UMKM dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Defense Equipment