Home » » Presiden Apresiasi Peran TNI Kawal PPKM Skala Mikro

Presiden Apresiasi Peran TNI Kawal PPKM Skala Mikro

Posted by Indonesia Mandiri on Mei 26, 2021

Personil TNI hingga pelosok daerah rutin sosialiasi protokol kesehatan hadapi pandemi
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Presiden Jokowi memberikan apresiasi sangat tinggi kepada prajurit TNI yang telah melaksanakan tugas sebagai pengawas protokol kesehatan, menjadi vaksinator dan juga tracer pasien Covid-19. Hal ini diutarakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat Rapat Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PPKM), dihadiri Kasad, Kasal dan Kasau serta seluruh jajaran TNI, di Gedung Persada Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (25/5).

Rapat ini berlangsung secara virtual dan tatap muka, diikuti oleh 232 peserta dari jajaran TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Panglima TNI mengatakan, selama kurang lebih satu tahun TNI telah melakukan operasi pendisiplinan protokol kesehatan serta operasi lainnya untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19

“Saya mengucapkan terima kasih atas semua upaya dan kerja keras yang telah dilakukan dalam pelaksanaan operasi penegakkan protokol kesehatan, mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai saat ini yaitu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro,” jelas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Meski demikian, Panglima TNI mengakui, tingkat kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan 3 M masih belum optimal. Selain itu tingginya mobilitas masyarakat, baik di dalam maupun antar daerah yang rawan menjadi penyebab penularan, apalagi bila menyebabkan kerumuman massa. “Dari data yang ada, kedisiplinan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sudah cukup baik. Namun bila mobilitas antar daerah masih tinggi, maka kecenderungan kenaikan kasus positif tetap ada,” tambahnya.

Panglima TNI saat rapat evaluasi PPKM Mikro dengan jajarannya
Situasi ini menjadi perhatian Presiden saat memimpin Ratas pada 24 Mei lalu. Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan PPKM Mikro dan melakukan langkah 3T secara cepat dan tepat.  “Untuk itu saya perintahkan kepada jajaran TNI agar melaksanakan koordinasi dengan Polri dan instansi samping terkait, khususnya Kemenhub dan Kemenkes, untuk melaksanakan penyekatan serta isolasi WNI maupun WNA yang datang dari luar negeri di titik-titik kedatangan luar negeri, terutama di Dumai dan Cilacap,” jelas Panglima TNI.

Selain itu, Panglima TNI juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk merubah strategi dalam pendisiplinan protokol kesehatan. Menurutnya, selama ini mungkin masyarakat merasa hanya sebagai obyek, menjadi sasaran operasi pendisiplinan.  “Kita ubah strategi komunikasi dan pendekatan sehingga masyarakat menjadi subyek, merasa disiplin protokol kesehatan itu sebagai kebutuhan perorangan,” sarannya.

Panglima TNI berharap agar data kepatuhan 3M di setiap Provinsi dipublikasikan ke media. Titik beratnya adalah daerah yang memiliki kepatuhan tinggi seperti Bali harus menjadi contoh bagi daerah lainnya. Hal ini terbukti bahwa peran serta TNI dalam mendukung PPKM dan penerapan kepatuhan 3M di seluruh Provinsi bisa meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk selalu mematuhi  protokol kesehatan, sehingga dapat menekan angka kenaikan Covid-19,” ungkapnya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

.