Home » » Menparekraf Tinjau Perkembangan Sirkuit Mandalika

Menparekraf Tinjau Perkembangan Sirkuit Mandalika

Posted by Indonesia Mandiri on Mei 07, 2021

Sirkuit Mandalika memiliki keunikan tersendiri dibanding yang ada di dunia, yakni ada pesonan keindahan lautnya
Mandalika/NTB (IndonesiaMandiri) –  "Saya sudah berkeliling dan memastikan bahwa lapisan pertama (sirkuit) ini sudah menyambung (di lintasan) sepanjang 4,3 kilometer. Diharapkan untuk pelapisan tahap kedua dan selanjutnya ditargetkan selesai pada Juli. Dan akan kita siapkan penyelenggaraan world superbike yang direncanakan November 2021. Tapi sebelum itu akan ada juga pre race event yang sedang kita rancang," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga melakukan peninjauan lapangan pembangunan sirkuit Mandalika di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dilaporkan juga terkait pengadaan tanah Penlok-2 (penataan lokasi) yang merupakan bentuk dukungan Kemenparekraf/Baparekraf di dalam KEK Mandalika dan pendukungnya.

Menparekraf melihat langsung lintasan serta fitur-fitur yang akan menjadi kekhasan Mandalika, yang nantinya akan menjadi International Street Circuit pertama di dunia untuk MotoGP. Diantaranya sirkuit dengan gravel sirkuit terpanjang di dunia (187 meter) serta pemandangan pantai yang indah.

Dalam kesempatan itu Menparekraf juga melakukan peninjauan progres pengadaan tanah Penlok-2 di KEK Mandalika dan pendukungnya. Lokasi ini mulanya adalah tanah enclave, tanah milik masyarakat yang ada di sekitar kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Mandalika. Kemenparekraf telah membayar ganti untung terhadap warga pemilik lahan enclave.

"Pengadaan tanah Penlok 2 merupakan wujud dukungan Kemenparekraf terhadap upaya pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menjadi KEK Pariwisata, upaya mempercepat pembangunan Mandalika International Street Circuit, dan upaya memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB," papar Sandiaga.

Lahan Penlok 2 ini nantinya akan menjadi bagian dari Jalan Kawasan Khusus (JKK) yang akan digunakan sebagai lokasi seri balap kelas dunia MotoGP, World Superbike (WSBK). Serta akan dijadikan lokasi untuk pembangunan fasilitas penunjang penyelenggaraan seperti paddock, pit building, medical centre, dan bangunan penunjang lainnya.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang mendampingi Sandiaga mengapresiasi dukungan Kemenparekraf/Baparekraf dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB, khususnya KEK Mandalika.

"Kita lihat lahan sirkuit sudah tersambung. Diharapkan pada Juli sudah selesai dan World Superbike bisa kita laksanakan pada November tahun ini. Kita berdoa mudah-mudahan pandemi bisa kita kendalikan sehingga COVID-19 bisa melandai dan vaksinasi berjalan cukup baik," ungkap Zulkieflimansyah (ag/ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

.