Home » » Menparekraf: Nuzulul Quran Momentum Saling Peduli Saat Pandemi

Menparekraf: Nuzulul Quran Momentum Saling Peduli Saat Pandemi

Posted by Indonesia Mandiri on April 30, 2021

Peringatan Nuzulul Quran di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 
Jakarta (IndonesiaMandiri) – “Tentunya hari ini temanya meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam menjalankan amanah dan tugas sehari-hari. Sifat-sifat dasar Rasulullah SAW yang utama dapat bisa disingkat dengan FAST yakni fathonah yang artinya kecerdasan, kemudian amanah dapat dipercaya, shiddiq benar atau jujur dan terakhir adalah tabligh menyampaikan kebenaran dan tidak satupun kebenaran yang disembunyikan,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Dalam peringatan Nuzulul Quran (29/4).

Sandiaga mengajak masyarakat di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum memperkuat rasa kepedulian. Terutama di tengah pandemi seperti sekarang ini dengan terus memperkuat penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Saat peringatan Nuzulul Quran di Balairung Soesilo Soedarman, kantor Kemenparekraf/Baparekraf, Kamis (29/4), juga dihadiri Ustaz Habiburrahman El Shirazy. Nuzulul Quran merupakan malam turunnya Alquran ke muka bumi di bulan Ramadhan, dengana firman Allah melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.

Saat itu malaikat Jibril menurunkan wahyu pertama yakni surat Al-Alaq ayat kepada Nabi sedang bertafakur di Gua Hiro. “Ayat pertama tersebut sungguh indah dan luas maknanya, bahwa kita harus membaca persoalan di sekitar kita. Kita diperintahkan untuk membaca segalanya dengan syarat utamanya menyebut nama Tuhan. Membaca adalah lambang dari segala aktifitas yang dilakukan oleh semua manusia,” jelas Sandiaga.

Di lingkungan Kemenparekraf sendiri, tambah Sandiaga, memiliki konsep kerja atau budaya kerja “4 as” yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Dimana hal itu merefleksikan budaya kerja di tengah guncangan ekonomi, perlu sebuah perubahan inovasi adaptasi dan kolaborasi (ma/vh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala