Home » » Dana Hibah Pariwisata Diiperluas Sebagai Bagian Pemulihan Ekonomi Nasional

Dana Hibah Pariwisata Diiperluas Sebagai Bagian Pemulihan Ekonomi Nasional

Posted by Indonesia Mandiri on Februari 13, 2021

Penggunaan dana hibah pariwisata harus transparan dan dapat akuntabel
Bali
 (IndonesiaMandiri) – "Hari ini saya mendengar secara langsung masukan dari DPW PUTRI yang berharap di 2021 ini akan ada percepatan dari vaksinasi dan percepatan dari pemulihan kunjungan wisatawan. Dan Insya Allah DTW (Daya Tarik Wisata) juga akan mendapatkan bagian dari program dana hibah pariwisata ke depan," kata Menparekraf Sandiaga Uno usai audiensi dengan pengurus DPD PUTRI Bali, di Secret Garden Village, Bedugul, Bali (12/2).

Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (DPW-PUTRI) Bali sambut baik uoaya Pemerintah perluas Dana Hibah Pariwisata yang menjadi salah satu aspirasinya.

Sandiaga mengatakan, wacana peningkatan dan perluasan dana hibah pariwisata saat ini sedang dalam tahap pembahasan agar masuk program PEN 2021. Namun diingatkan, peningkatan dan perluasan dana hibah pariwisata nantinya harus diikuti dengan tata kelola yang baik.

"Transparansi, akuntabilitas, responsibility, independen and fairness. Karena yang membutuhkan ini adalah saudara-saudara kita, masyarakat yang tertimpa pandemi dan melambatnya ekonomi," terang Sandiaga.

Ini untuk menghindari kasus dugaan penyelewengan bantuan dana hibah pariwisata di Kabupaten Buleleng. Saat ini Kejaksaan Negeri Buleleng telah menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus tersebut.

"Jadi saya ingin menyampaikan para pelayan publik, teman-teman saya di sektor pemerintahan maupun seluruh stakeholder, mari kita junjung tinggi tata kelola yang baik dan kita pastikan program dana hibah pariwisata ini betul-betul dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan," ajak Sandiaga.

Dana hibah pariwisata melalui Kementerian Keuangan merupakan bagian dari program PEN), digagas pemerintah dalam upaya menghadapi dampak dari pandemi Covid-19.

Di 2020, jumlah anggaran yang disiapkan mencapai Rp 3,3 triliun, tujuan utamanya membantu pemerintah daerah serta industri hotel dan restoran yang sedang mengalami gangguan finansial serta pemulihan akibat pandemi (ag/ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

.