Home » » Ekowisata Mangrove Bakal Jadi Alternatif

Ekowisata Mangrove Bakal Jadi Alternatif

Posted by Indonesia Mandiri on Januari 12, 2021

Ekosistem mangrove juga miliki fungsi sebagai kesehatan, disamping untuk ekowisata
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) siap mendukung pengelolaan ekosistem mangrove untuk  dikembangkan menjadi ekowisata.

Menparekraf/Kepala Baparekraf Sandiaga Uno mengatakan, "pada prinsipnya kami sangat mendukung. Kebetulan kami memiliki pengalaman mengembangkan wisata menanam bibit mangrove di Kepulauan Seribu dan di Jakarta Utara. Pengelolaan ekosistem mangrove ini bakal jadi salah satu destinasi wisata dengan minat khusus yang diminati oleh para milenial," saat Rapat Video Conference diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

Pengelolaan ekosistem Mangrove lahir sesuai arahan Presiden Jokowi untuk kelestarian lingkungan yang diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik di berbagai sektor, termasuk  parekraf. Gerakan tersebut kemudian dijalankan dengan sinergi aktif  lintas Kementerian/Lembaga di bawah koordinasi Kemenko Marves, termasuk Kemenparekraf/Baparekraf.

Sandiaga menggarisbawahi, ekosistem mangrove tak hanya dimanfaatkan untuk sektor pariwisata, namun juga bias untuk ekonomi kreatif, yakni dengan pembuatan makanan khas daerah seperti dodol, sirup, keripik, dan sebagainya.  Jadi, Sandiaga siap mengemas wisata mangrove dengan kekinian, yakni membuat spot instagramable dan menarik untuk dijadikan konten media sosial.

"Nantinya juga bisa dibuat beberapa spot yang instagramable dan juga bisa dibuat untuk Tik Tok. Jadi ini bisa dibuat Tik Tok konten yang nanti saya kerja samakan tentunya dengan Kemendes, Kemenkop UKM. Tentunya juga diperlukan langkah-langkah penyiapan seperti desain kekinian juga tidak melupakan kearifan lokal," jelas Sandiaga.

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan berharap, sinergi pelaksanaan pemulihan ekosistem mangrove dapat berjalan dengan lancar. Termasuk Kemenparekraf dapat membangun jalur wisata alam mangrove dan mengembangkan model eco-tourism berbasis mangrove.

Luhut menyarankan bagi para tour guide nantinya, tak hanya memiliki kemampuan menjelaskan wisata mangrove dari sisi lingkungannya saja, melainkan juga terkait manfaat kesehatan yang bisa didapat wisatawan.

"Pengalaman saya ketika meninjau di Brebes, Mangrove ini bukan hanya menarik di wisata lingkungannya, tapi juga dari kesehatannya, berjalan menyusuri Mangrove ini enak sekali udaranya sehingga baik untuk pernapasan. Nah ini juga bisa dijelaskan tour guide kepada wisatawan," ungkap Luhut (ag/ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala