Home » » UNWTO Puji Penerapan Protokol CHSE Parekraf Di Indonesia

UNWTO Puji Penerapan Protokol CHSE Parekraf Di Indonesia

Posted by Indonesia Mandiri on Desember 10, 2020

Keseriusan Indonesia benahi sektor parekraf di masa pandemi dipuji dunia
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO, united nations world tourism organization) mengapresiasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia, yang memperbesar peluang bagi kebangkitan sektor pariwisata di tanah air.

Indonesia telah mengeluarkan panduan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) sebagai turunan dari protokol kesehatan/prokes, diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta kementerian/lembaga lain. Protokol ini juga mengadopsi peraturan yang dikeluarkan organisasi dunia seperti UNWTO.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyambut baik kerja sama dan dukungan dari UNWTO dalam membantu Indonesia mempersiapkan diri membuka pariwisata khususnya bagi pengunjung internasional.

Beberapa hari lalu (7-8/12), UNWTO bersama Kemenparekraf gelar seminar bertajuk "Capacity Building Workshop on Restarting International Tourism in Bali" di Bali, dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Giri Adnyani, serta lebih dari 30 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dan 150 peserta yang hadir secara daring.

Kemenparekraf fokus melaksanakan program Sertifikasi CHSE gratis bagi sektor pariwisata di 34 provinsi, sebagai standarisasi baru untuk meningkatkan kualitas pariwisata Indonesia. Artinya, pengembangan pariwisata harus memperhatikan dan membangun semua aspek pariwisata dan ekonomi kreatif.

Untuk itu kerja sama dan dukungan dari UNWTO akan membuat Indonesia lebih siap untuk pengembangan menuju quality tourism. "Dampak dari Quality Tourism ini akan sangat luar biasa, karena akan membuat wisatawan menjadi lebih betah di destinasi, jadi staying lebih lama, spending lebih banyak. Akhirnya, bukan saja jumlah wisatawan yang akan meningkat, tapi PDB dan devisa juga akan meningkat," papar Wishnutama.

Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar juga menyampaikan rasa terima kasih kepada UNWTO atas dukungan terhadap Indonesia selama krisis. "Untuk kepentingan tidak hanya pengunjung ke Bali, tetapi untuk semua pemangku kepentingan, termasuk pekerja pariwisata dan industri," terang Mahendra Siregar (vh/dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala