Home » » Kemenparekraf Sosialisasi RIPPARDA Di Balikpapan

Kemenparekraf Sosialisasi RIPPARDA Di Balikpapan

Posted by Indonesia Mandiri on Desember 15, 2020

Kemenparekraf berdayakan pembangunan pariwisata Kaltim
Balikpapan/Kaltim
 (IndonesiaMandiri) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) gelar kegiatan sosialisasi kebijakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) di Balikpapan, Kalimantan Timur, (14/12).

Kegiatan itu bertujuan memberikan arah kebijakan dalam membangun kepariwisataan yang dilandasi dengan kebijakan pembangunan kawasan di Kalimantan Timur/Kaltim. Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf Wawan Gunawan mengatakan, RIPPARDA  diperlukan guna menata kembali potensi pariwisata dan komponen penunjang, agar pengembangan daya tarik wisata yang akan datang dapat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan.

“Sehingga dalam pertemuan ini akan menerima masukan-masukan agar lebih sempurna termasuk adanya potensi daerah lain untuk menjadi obyek wisata tanpa mengubah kearifan lokal yang sudah ada," ujar Wawan.

Menurut Wawan, sosialisasi ini perlu diselenggarakan di beberapa Kabupaten lainnya di Kaltim guna mendorong pengembangan pariwisata secara berkesinambungan, khususnya yang masih dalam tahap penyusunan.

Sementara Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung Faisal Kasim menjelaskan, saat ini diperlukan sinergi dalam penyusunan RIPPARDA, misalnya dengan melibatkan seluruh stakeholder pariwisata. "Pembangunan kepariwisataan harus dibangun secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh stakeholder pariwisata," jelas Faisal, yang juga mengatakan, rencana induk pembangunan kepariwisataan di Kaltim berlaku selama 15-25 tahun. Namun, perlu ditinjau setiap lima tahun sekali untuk menyikapi perubahan yang terjadi.

Sementara itu Kadispar Kabupaten Berau, H. Masrani memaparkan, pengembangan wisata di Derawan, Kakaban, dan Maratua dengan standar kelas dunia adalah salah satu untuk membangun daya tarik wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara berwisata ke Kaltim. "Kami berharap semua pihak untuk membantu mempromosikan daya tarik wisata di Kaltim agar dapat mencapai standar kelas dunia. Salah satu yang perlu dilakukan adalah  menambah slot penerbangan ke Berau, mengingat Bandara Berau sudah memiliki runway dan fasilitas Bandara yang memadai," tambahnya (vh/dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala