Home » » Tak Ada Kompromi Soal Narkoba, Prajurit TNI Wajib Menjauhi

Tak Ada Kompromi Soal Narkoba, Prajurit TNI Wajib Menjauhi

Posted by INDONESIA MANDIRI on Juli 30, 2020

Meski di tengah pandemi, sosialisasi tentang P4GN tetap dilakukan karena merupakan hal penting
Manokwari (IndonesiaMandiri) – Sosialisasi Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) adalah salah satu upaya satuan untuk memberikan pemahaman kepada para Prajurit TNI AD, khususnya warga Staf Intelijen Kodam (Sinteldam) XVIII/Kasuari, agar tidak sekali-kali mencoba-coba,  baik menggunakan apalagi turut serta dalam peredaran gelap Narkoba.
Karena Narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan, akan merusak kehidupan kita, dan membuat ketergantungan, yaitu kecanduan.
Hal ini diungkapkan Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Kav Urip Prihatman saat membuka acara Sosialisasi dan Tes Urine Program P4GN Sinteldam XVIII/Kasuari TW II/2020 di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat (29/7).
“Apabila sudah ketergantungan terhadap Narkoba, makan tetap hancur. Jadi sudah jelas bahwa apabila kita menggunakan apalagi mengedarkannya, hukumannya sudah jelas, kalau Prajurit TNI dipecat. Saya garis bawahi dipecat. Ada ST dari Panglima (Panglima TNI). Oleh karena itu, jauhi,” pesan Asintel.
Di masa pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya, Kodam XVIII/Kasuari terus memantau kesehatan prajuritnya. “Program P4GN TW II TA 2020 baru bisa dilaksanakan saat ini, yang semestinya pada akhir bulan Mei atau Juni. Namun karena Covid-19, program baru bisa kita laksanakan pada akhir Juli ini atau pada TW III. Staf intelijen telah merencanakan dan menyiapkannya sehingga sosialisasi P4GN bisa dilaksanakan dengan  tetap memperhatikan protokol kesehatan," terang Urip.
"Saya lihat, sejak masuk pendaftaran sudah melakukan protokol kesehatan. Saya lihat anggota menggunakan masker dan menjaga jarak," pujinya. Dirinya berharap, kegiatan ini berjalan lancar dan  harus bermanfaat, serta memberikan pengetahuan kepada anggota sekalian sehingga tahu tentang Narkoba berikut dampak dan efek negatif dari penyalahgunaan dan peredaran gelapnya.
Kegiatan juga diisi dengan penyuluhan oleh dokter RS J.A Dimara Kodam XVIII/Kasuari, Lettu Ckm (K) dr Grace Dio Margaretha, sekaligus dilakukan cek urine kepada 100 personel yang mengikuti kegiatan Sosialisasi Program P4GN. Intinya, tak ada kompromi soal narkoba, karena setiap prajurit TNI harus menjauhi (bp).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala